Dokter Bedah Ungkap Kondisi Lengan Marc Marquez: Kekuatannya Kini Tinggal 50 Persen

Kecelakaan di MotoGP Indonesia mengubah kondisi Marc Marquez. Kekuatan lengan kanannya kini tinggal separuh.

Bola.com, Jakarta - Kondisi lengan kanan Marc Marquez masih menjadi persoalan setelah berbagai operasi yang dijalaninya.

Dokter bedah yang menangani Marquez, Samuel Antuna, menyebut kekuatan lengan kanan pembalap Ducati itu kini hanya sekitar 50 persen dibandingkan kondisi normal.

Antuna menjelaskan kondisi tersebut dalam wawancara dengan El Periodico.

Menurutnya, otot bisep menjadi bagian yang paling kehilangan kekuatan. Sementara itu, sejumlah otot lain di lengan kanan Marquez juga terdampak akibat operasi yang telah dijalaninya.

"Dia memiliki latissimus dorsi yang kuat, tetapi secara mekanis terganggu. Hal yang sama berlaku untuk teres major. Namun, masalah utamanya adalah dia kehilangan kekuatan pada bisep," ujar Antuna.

"Lengan itu sangat terbatas dalam hal kekuatan, terutama pada bisep. Saya memperkirakan kekuatannya hanya sekitar 50 persen dibandingkan kondisi normal," lanjutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kecelakaan di Indonesia

Masalah tersebut berkaitan dengan cedera yang dialami Marquez setelah mengalami kecelakaan pada MotoGP Indonesia tahun lalu.

Saat itu, pembalap Ducati tersebut terlibat tabrakan dengan Marco Bezzecchi hingga mengalami patah tulang bahu yang kompleks pada lengan kanannya.

Menurut Antuna, kondisi Marquez sebelum kecelakaan di Indonesia berbeda dengan sekarang.

"Sebelum kecelakaan di Indonesia, dia baik-baik saja. Dia bisa mengendarai motor, tidak merasakan sakit, dan tidak mengeluhkan apa pun. Kecelakaan itu mengubah segalanya," kata Antuna.

Dampak cedera tersebut masih terasa pada musim 2026.

Operasi Mei Lalu

Awal perjuangan Marquez dalam mempertahankan gelar MotoGP menjadi sulit setelah muncul masalah saraf akibat material logam dari operasi yang bergesekan dengan saraf ketika ia berkendara.

Gangguan saraf itu sempat membuat Marquez tiba-tiba kehilangan sensasi pada lengannya dan berkontribusi terhadap beberapa kecelakaan yang dialaminya.

Masalah tersebut kini telah teratasi setelah operasi pada Mei lalu.

Sejak menjalani operasi tersebut, Marquez telah memenangi empat balapan utama. Ia juga hanya tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen setelah terpaut 102 poin dari posisi teratas seusai seri Mugello.

Tak Sekuat Dulu

Meski begitu. kondisi fisiknya tidak lagi sekuat musim lalu. Marquez kini harus lebih berhati-hati sepanjang akhir pekan balapan untuk menjaga kekuatan lengan kanannya.

Antuna juga menjelaskan dampak tujuh operasi yang telah dijalani Marquez sepanjang kariernya. Menurutnya, pembalap asal Spanyol itu tidak kehilangan otot, tetapi beberapa bagian mengalami perubahan dan sedikit atrofi.

"Marc tidak kehilangan otot, tetapi trisep, latissimus dorsi, teres major, dan pectoralis major terdampak oleh berbagai operasi yang dijalaninya. Otot-otot tersebut sedikit mengalami atrofi dan perubahan. Itulah mengapa lengan kanannya tidak memiliki kekuatan yang sama dengan lengan kirinya," tutur Antuna.

 

Sumber: Crash

Video Populer

Foto Populer