Thibaut Courtois Ungkap Alasan Real Madrid Nyaris Terjebak dalam Laga Gila Kontra Inter Milan: Bisa Imbang 4-4

Real Madrid menang 2-1 atas Inter di Liga Champions 2026/2027. Courtois menyebut duel bisa berakhir 4–4 dan meminta tim lebih tenang.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 09 September 2026, 16:56 WIB
Pemain Inter Milan Lautaro Martinez berusaha menaklukkan kiper Real Madrid Thibaut Courtois dalam laga Liga Champions antara Real Madrid vs Inter Milan di Madrid, Spanyol, Selasa, 8 September 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid membuka perjalanan di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan 2-1 atas Inter Milan. Namun, hasil tersebut tidak menggambarkan sepenuhnya pertandingan sengit yang membuat Los Blancos harus bekerja keras hingga menit akhir.

Thibaut Courtois menjadi salah satu sosok penting dalam kemenangan tersebut. Kiper asal Belgia itu menilai pertandingan bisa saja berakhir dengan skor 4-4 jika melihat banyaknya peluang yang tercipta.

Advertisement

Inter Milan mampu memberikan tekanan serius meski Real Madrid sempat berada dalam posisi unggul. Courtois pun menilai timnya seharusnya bisa mengunci kemenangan lebih cepat setelah memanfaatkan sejumlah kesalahan lawan.

Menurut Courtois, persoalan Real Madrid bukan hanya terletak pada kemampuan bertahan. Los Blancos juga kehilangan kendali permainan sehingga Inter tetap memiliki ruang untuk memberikan tekanan.


Courtois Soroti Hilangnya Kendali Real Madrid

Pemain Real Madrid Vinicius Junior menggiring bola dikejar pemain Inter Milan Nicolo Barella dalam laga Liga Champions antara Real Madrid vs Inter Milan di Madrid, Spanyol, Selasa, 8 September 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)

Courtois mengakui Inter Milan memiliki kualitas yang membuat pertandingan berjalan terbuka. Tekanan yang diberikan Nerazzurri membuat Real Madrid tidak pernah benar-benar bisa bernapas lega hingga laga berakhir.

"Kami menghadapi lawan yang hebat, salah satu tim terbaik di Eropa. Pertandingan itu bisa saja berakhir dengan skor 4–4," kata Courtois dikutip dari Mundo Deportivo.

Real Madrid memang mampu memanfaatkan kesalahan Inter untuk mencetak gol. Namun, peluang untuk memastikan kemenangan lebih awal terbuang sehingga tekanan dari tim tamu terus berlanjut.

"Kami memanfaatkan kesalahan mereka dan seharusnya bisa mengunci kemenangan lebih awal; namun kami gagal melakukannya, sehingga kami terus berada di bawah tekanan hingga akhir laga," imbuh kiper asal Belgia.


Minta Madrid Lebih Tenang

Gelandang Real Madrid Inggris #05, Jude Bellingham, merayakan bersama rekan satu timnya Penyerang Real Madrid Prancis #10, Kylian Mbappe, dan penyerang Real Madrid Maroko #21, Brahim Diaz, setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Malaga CF di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 30 Agustus 2026. (Thomas COEX/AFP)

Courtois menilai penguasaan bola menjadi salah satu aspek yang harus segera diperbaiki Real Madrid. Baginya, kemampuan mengontrol tempo dapat membuat tim lebih tenang sekaligus mengurangi tekanan dari lawan.

"Terkadang kami kurang memiliki kendali, penguasaan bola, dan ketenangan," ucap mantan kiper Chelsea.

Real Madrid dinilai terlalu membiarkan pertandingan berkembang dalam tempo tinggi, terutama pada penghujung babak kedua. Situasi tersebut membuat laga semakin kacau dan membuka peluang bagi Inter untuk terus mengancam.

"Pertandingan menjadi terlalu kacau dan cepat temponya menjelang akhir babak kedua; itu adalah hal yang perlu kami perbaiki," tambahnya.

Meski mengakui masih ada kelemahan, Courtois tetap melihat kemenangan atas Inter sebagai hasil positif bagi Real Madrid. Tiga poin tersebut menjadi respons penting setelah Los Blancos sebelumnya kalah 0-1 dari Betis.

Berita Terkait