Bola.com, Jakarta - Bermain di kandang dan berpotensi menang tak lantas membuat Garudayaksa FC memandang remeh Persik Kediri. Tim berjulukan Spirit of Garuda tetap ekstra waspada, kendati bermain di depan pendukung setianya.
Garudayaksa FC akan menjamu Persik di kandang keramatnya, Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026) sore pukul 15.30 WIB.
Tuan rumah tengah dalam percaya diri tinggi menyusul hasil positif pada laga pertama pekan lalu. Bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, pasukan Milos Joksic mampu memaksa Java United FC bermain imbang 1-1.
Java United FC sempat unggul lebih dulu berkat gol Gustavo Franca pada menit ke-36. Garudayaksa FC berhasil menyamakan skor sekaligus terhindar dari kekalahan via aksi ciamik Septian David Maulana pada menit ke-64.
Sementara, Persik menenggak pil pahit di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur. Macan Putih takluk 0-1 dari Dewa United.
Pemain Andalan
Menjamu Persik yang tengah terluka, Spirit of Garuda kemungkinan besar masih menurunkan pilar-pilar kuncinya seperti Dominic Holek, Wahyu Prasetyo, Filip Stamenković, Ryo Matsumura, Septian David Maulana, Theo Numberi, Muhammad Sihran, dan Brian Rubio.
Meski berada di atas angin, Garudayaksa FC tak mau terlena. Biar bagaimana pun, Persik tetaplah tim yang kuat. Kendati datang dengan luka kekalahan, namun bukan tak mungkin pasukan Marcos Reina akan membuat kejutan.
Oleh karena itulah, Septian David Maulana mengingatkan semua koleganya untuk tetap fokus tak memandang remeh tim tamu.
Persik di Mata Septian David
Menurut Septian David Maulana, musim lalu Persik tak terlalu mengecewakan. Mereka tetap bertahan di kasta teratas Indonesia setelah finis di posisi ke-12 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.
"Persik memiliki materi pemain yang hampir rata-rata bagus semua. Apalagi musim ini menambah beberapa pemain yang baru. Jadi kita tak mengantisipasi satu atau dua pemain saja," kata Septian David Maulana.
Mantan pemain Malut United berusia 30 tahun menegaskan, Garudayaksa FC bertekad memenangkan laga dengan cara tak semaksimal mungkin.
"Yang pasti, dalam pertandingan nanti kami akan berusaha semaksimal mungkin," kata penyerang kelahiran Semarang, 2 September 1996.
Jika bisa meraup tiga angka, maka bisa dipastikan posisi Garudayaksa FC di klasemen sementara akan naik signifikan. Saat ini, tim promosi penuh kejutan bertengger di posisi ke-11 dengan torehan sebiji poin.