Melihat Potensi Pebulutangkis Putri di Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus, Yuni Kartika: Cukup Menjanjikan!

Setelah dua hari pelaksanaan Audisi Umum PB Djarum 2026, cukup banyak talenta menjanjikan, baik dari sektor putra maupun putri.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 10 September 2026, 22:45 WIB
Suasana Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 yang telah memasuki hari kedua, Kamis (10/9/2026). Para peserta masih menjalani fase screening untuk lolos ke babak selanjutnya hingga mendapatkan Super Tiket. (Bola.com/PB Djarum)

Bola.com, Kudus - Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus sudah melewati fase screening yang digelar pada dua hari pertama. Melihat bakat-bakat di sektor putri, legenda PB Djarum, Yuni Kartika, merasa cukup puas.

Fase screening Audisi Umum PB Djarum 2026 digelar pada Rabu dan Kamis, 9-10 September 2026. Setelah itu audisi bulutangkis di GOR Djarum, Jati, itu akan memasuki fase turnamen pada Jumat hingga Minggu, 11-13 September 2026.

Advertisement

Setelah dua hari pelaksanaan Audisi Umum PB Djarum 2026, cukup banyak talenta menjanjikan, baik dari sektor putra maupun putri.

Bahkan yang menarik, banyak perjuangan menarik diperlihatkan anak-anak putri dari berbagai daerah di Indonesia yang hadir di Kudus demi mendapatkan kesempatan bergabung bersama PB Djarum.

Hal itu juga dilihat langsung oleh legenda PB Djarum yang juga merupakan anggota tim pencari bakat Audisi Umum, Yuni Kartika.

 
 

Menjanjikan

Legenda PB Djarum yang juga salah satu anggota Tim Pencari Bakat Audisi Umum Bulutangkis 2026, Yuni Kartika. (Bola.com/PB Djarum)

Menurut Yuni, bakat-bakat putri yang muncul di Kudus kali ini memperlihatkan kualitas yang cukup menjanjikan.

"Secara jumlah, atlet putri memang lebih sedikit dibandingkan putra, dan itu membuat kami harus benar-benar pintar memperhatikan potensi yang dimiliki para atlet," ujar Yuni Kartika.

"Namun, walaupun jumlahnya sedikit, bukan berarti kualitasnya tidak baik. Kami melihat satu hal, untuk teknik dasar rata-rata relatif banyak yang sudah baik."

"Kemudian penyebaran asal peserta juga cukup merata dan kalau melihat potensi, cukup menggembirakan karena untuk usia paling bawah banyak yang menjanjikan."

"Selain permainan di atas lapangan, nantinya akan ada faktor-faktor lain yang akan bisa dinilai ketika fase karantina, seperti fisik mupun mental," lanjutnya.

Berita Terkait