Bola.com, Kudus - Pencarian bakat-bakat potensial dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus berlanjut ke Tahap Turnamen di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada Jumat (11/9/2026). Sebanyak 576 atlet yang telah lolos fase screening bersaing sengit guna memperebutkan Super Tiket.
Khusus di sektor putra, meningkatnya kualitas pebulutangkis muda membuat persaingan semakin ketat. Hal ini membuat Legenda PB Djarum sekaligus Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Aryono Miranat, cukup gembira melihat kualitas atlet-atlet muda yang mengikuti audisi umum tahun ini.
Aryono Minarat menekankan pentingnya aspek non-teknis di luar bakat dan skill sebagai salah satu komponen penilaian untuk bergabung dengan PB Djarum.
“Dari segi kualitas ada beberapa yang bagus. Selain dari Pulau Jawa, saya juga melihat ada yang dari Kalimantan itu juga bagus. Bagaimana cara dia merespon permainan, misal posisi jatuhnya bola di tengah atau di samping, pengembalian bolanya apakah tetap taktis atau seenaknya," ujar Aryono Minarat.
"Selain itu, attitude juga penting seperti bagaimana menyikapi hasil misalnya banting raket atau meledek lawan, dan lainnya. Semoga kami bisa memantau bibit dan talenta terbaik,” ucap pria yang dijuluki Coach Naga Air tersebut.
Jangan Berpuas Diri
Sementara itu, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra Audisi Umum PB Djarum 2026, Leonard Holvy de Pauw, menuturkan para peserta yang menang di Tahap Turnamen pada Jumat (11/9) tidak berpuas diri.
Ia mengingatkan bahwa tahapan turnamen hingga nanti meraih super tiket bukanlah akhir dari perjalanan. Perjuangan bergabung dengan PB Djarum masih sangat panjang.
“Penilaian sebenarnya ada pada saat karantina. Di sana kami bisa melihat kebiasaan mereka yang sebenarnya. Bagaimana mereka hidup di asrama, disiplin, makan dan mengatur waktu istirahat," ujar Holvy.
"Mungkin yang biasa latihan sehari sekali, nanti harus latihan sehari dua kali. Anak yang terbiasa dimanja nanti akan terlihat di karantina. Jadi kami bisa menilai mana yang siap dibina untuk jangka panjang, karena tugas kami bukan hanya meningkatkan kemampuan bermain, tetapi juga membentuk karakter dan integritas,” lanjutnya.
Tahapan Audisi
Tahapan Turnamen Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus masih akan berlanjut hingga hari keempat pada Sabtu (12/9/2026).
Pada hari terakhir Tahap Turnamen, akan diumumkan peserta yang berhak meraih Super Tiket dan meneruskan perjuangannya ke tahap karantina.
Untuk mengamankan Super Tiket, peserta putra wajib menembus babak semifinal. Sedangkan untuk pebulutangkis putri, Super Tiket akan diberikan bagi pebulutangkis muda yang sukses mencapai babak final.
Selain melalui jalur kemenangan di lapangan, peluang bergabung dengan PB Djarum masih terbuka melalui Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat yang diberikan kepada peserta dengan potensi menjanjikan guna diasah lebih lanjut, meskipun gagal lolos ke semifinal ataupun final pada Tahap Turnamen.
Super Tiket bukan akhir dari perjuangan bergabung dengan PB Djarum. Para peserta akan menjalani tahap karantina selama empat pekan di asrama PB Djarum.
Selama itu, mereka akan menjalani kehidupan sehari-hari sebagai atlet PB Djarum dan memperoleh penilaian atas kedisiplinan, teknik serta kualitas yang dimiliki sebelum akhirnya dinyatakan sebagai atlet binaan PB Djarum.