Cetak Hattrick Perdana untuk Fiorentina, Franco Mastantuono Pecahkan Rekor Lionel Messi yang Bertahan 19 Tahun

Franco Mastantuono menjadi bintang kemenangan Fiorentina saat mengalahkan Venezia dengan skor 4-2 pada lanjutan Serie A, Jumat (12/9/2026).

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 12 September 2026, 12:45 WIB
Pemain Fiorentina, Franco Mastantuono, merayakan gol keempat timnya dalam laga Serie A antara Venezia FC vs Fiorentina, Sabtu (12/9/2026) dini hari WIB. (Paola Garbuio/LaPresse)

Bola.com, Jakarta - Franco Mastantuono mencatatkan sejarah baru dalam kariernya. Winger pinjaman Real Madrid itu memecahkan rekor Lionel Messi sebagai pemain Argentina termuda yang mencetak hattrick di lima liga top Eropa.

Franco Mastantuono menjadi bintang kemenangan Fiorentina saat mengalahkan Venezia dengan skor 4-2 pada lanjutan Serie A, Jumat (12/9/2026).

Advertisement

Tiga golnya tidak hanya memastikan tiga poin pertama Fiorentina musim ini, tapi juga mengukir rekor istimewa.

Pada usia 19 tahun 28 hari, Mastantuono menjadi pemain Argentina termuda yang mencetak hattrick di Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, atau Ligue 1.

Ia bahkan lebih muda 231 hari dibandingkan Messi ketika megabintang Argentina tersebut mencetak hattrick pertamanya bersama Barcelona.

 
 

Mastantuono Lewati Rekor Messi

Begini ekspresi Lionel Messi saat cetak hattrick pertama di El Clasico 2007 lalu (LLUIS GENE / AFP)

Messi mencetak hattrick pertamanya untuk Barcelona ketika menghadapi Real Madrid pada 10 Maret 2007. Saat itu, La Pulga berusia 19 tahun 259 hari.

Kini, Mastantuono mengambil alih rekor tersebut setelah tampil gemilang bersama Fiorentina.

Tiga gol ke gawang Venezia menjadi gol-gol perdana Mastantuono untuk Fiorentina sejak bergabung dari Real Madrid dengan status pinjaman selama satu musim pada bulan lalu.

Menariknya, hanya dalam satu pertandingan, Mastantuono berhasil menyamai jumlah gol yang ia cetak dalam 35 penampilan bersama Real Madrid pada musim sebelumnya.

Performa itu menjadi jawaban sempurna setelah perjalanan Mastantuono di Madrid tidak berjalan sesuai harapan.


Cetak Dua Gol dalam 98 Detik

Franco Mastantuono, Fiorentina. (Dok. X @acffiorentina)

Mastantuono tampil luar biasa setelah Venezia lebih dulu membuka keunggulan. Akor Adams membawa Venezia unggul pada menit ke-22.

Penyerang tersebut menyelesaikan peluang dengan tendangan kaki kanan setelah menerima rangkaian umpan yang diawali gelandang Amerika Serikat, Gianluca Busio.

Namun, Fiorentina tidak membutuhkan waktu lama untuk bangkit.

Mastantuono mencetak dua gol hanya dalam waktu 1 menit 38 detik pada sekitar menit ke-30. Dua gol tersebut membalikkan keadaan sekaligus membawa Fiorentina unggul 2-1 hingga babak pertama berakhir.

Catatan itu juga membuat Mastantuono menjadi pemain termuda Fiorentina yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan.

Fiorentina kemudian memperbesar keunggulan melalui Mateo Pellegrino pada pertengahan babak kedua. Gol tersebut merupakan gol keduanya dalam dua pertandingan terakhir.

Mastantuono kemudian melengkapi hattricknya enam menit sebelum pertandingan berakhir.

Venezia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Antoine Hainaut pada penghujung laga. Namun, Fiorentina tetap mengamankan kemenangan 4-2.


Gol Perdana Langsung Antar Fiorentina Raih 3 Poin

Kemenangan tersebut menjadi sangat penting bagi Fiorentina. Sebelum pertandingan, La Viola belum meraih satu pun poin dari tiga pertandingan Serie A pertama.

Venezia juga mengalami situasi serupa sehingga kedua tim sama-sama memburu kemenangan perdana.

Tambahan tiga poin membuat Fiorentina naik ke posisi ke-15 klasemen sementara. Sebaliknya, Venezia tetap berada di dasar klasemen dengan nol poin setelah menelan empat kekalahan beruntun.

Bagi Mastantuono, pertandingan ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan dirinya setelah kesulitan mendapatkan kesempatan reguler bersama Real Madrid.

Hattrick itu menunjukkan pemain muda Argentina itu memiliki kemampuan untuk menjadi pembeda ketika mendapatkan ruang dan kepercayaan.


Dari River Plate, Real Madrid, hingga Pecahkan Rekor Messi

Pemain Real Madrid, Franco Mastantuono, melepaskan tembakan ke gawang Real Oviedo saat laga La Liga Spanyol di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Senin (25 Agustus 2025). (AP Photo/Miguel Oses)

Mastantuono memang sudah lama dipandang sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dari Argentina.

Ia melakukan debut di tim senior River Plate ketika baru berusia 16 tahun. Pada Juni 2025, ia juga mencatat sejarah sebagai pemain termuda yang pernah memperkuat Timnas Argentina.

Potensinya membuat Mastantuono menjadi salah satu pemain muda paling diburu klub-klub besar Eropa.

Real Madrid akhirnya memenangkan persaingan untuk mendapatkan tanda tangannya dan merekrutnya dari River Plate pada Juni 2025 dengan kontrak berdurasi enam tahun.

Paris Saint-Germain sebelumnya juga dikabarkan tertarik mendapatkan sang pemain. Namun, musim pertamanya di Madrid berjalan sulit.

Mastantuono kesulitan memberikan dampak besar di Santiago Bernabeu dan tidak mampu mendapatkan peran reguler seperti yang diharapkan.

Ia bahkan tidak masuk skuad Argentina untuk Piala Dunia. Kini, masa peminjaman di Fiorentina memberikan kesempatan baru bagi Mastantuono untuk membuktikan potensinya.

Dan jika hattrick ke gawang Venezia menjadi pertanda, pemain berusia 19 tahun itu telah memulai petualangan barunya dengan cara yang spektakuler — bahkan dengan memecahkan rekor yang sebelumnya menjadi milik Lionel Messi.

Sumber: ESPN


Persaingan di Serie A

Berita Terkait