Jose Mourinho Bikin Trent Alexander-Arnold Makin Terpinggirkan di Real Madrid

Bek kanan asal Inggris itu harus menerima kenyataan pahit ketika Jose Mourinho kembali tidak memasukkannya dalam starting XI Los Blancos saat menghadapi Rayo Vallecano.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 14 September 2026, 08:45 WIB
Pelatih Real Madrid asal Portugal, Jose Mourinho (kanan), berbicara dengan bek Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, selama pertandingan persahabatan pramusim antara Real Madrid dan ACF Fiorentina di Klagenfurt, Austria pada 1 Agustus 2026. (WOLFGANG JANNACH/APA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Nasib Trent Alexander-Arnold di Real Madrid kembali menjadi sorotan. Bek kanan asal Inggris itu harus menerima kenyataan pahit ketika Jose Mourinho kembali tidak memasukkannya dalam starting XI Los Blancos saat menghadapi Rayo Vallecano.

Lebih buruk lagi, Trent Alexander-Arnold bahkan tidak mendapatkan kesempatan bermain sedikit pun.

Advertisement

Mourinho hanya menggunakan empat pemain pengganti dan memilih tidak memasukkan mantan bintang Liverpool tersebut ke lapangan.

Situasi itu semakin menyakitkan karena Alexander-Arnold datang ke Santiago Bernabeu dengan ambisi besar setelah meninggalkan Liverpool.

Namun, sejauh musim ini berjalan, ia justru harus berjuang keras untuk mendapatkan tempat di tim utama.

 
 

Dumfries Lebih Dipercaya Mourinho

Pemain Inter Milan Carlos Augusto berebut bola dengan pemain Real Madrid Denzel Dumfries dalam laga Liga Champions antara Real Madrid vs Inter Milan di Madrid, Spanyol, Selasa, 8 September 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)

Alexander-Arnold sebelumnya merupakan salah satu pemain paling dicintai di Liverpool. Lulusan akademi The Reds itu berkembang jadi sosok penting dalam kesuksesan klub pada era Jurgen Klopp.

Namun, setelah kontraknya di Anfield berakhir, Alexander-Arnold memilih tantangan baru bersama Real Madrid.

Ia berharap bisa meraih trofi bergengsi, meningkatkan reputasi internasional, bahkan mengejar Ballon d'Or.

Musim pertamanya di Spanyol ternyata tidak berjalan sesuai harapan. Masalah kebugaran dan performa membuatnya kesulitan menunjukkan kualitas yang sebelumnya menjadi ciri khasnya di Liverpool.

Situasinya semakin rumit setelah Real Madrid mendatangkan Denzel Dumfries pada musim panas. Bek kanan asal Belanda tersebut langsung menjadi pesaing utama Alexander-Arnold.

Di bawah Mourinho, Dumfries sejauh ini lebih dipercaya. Alexander-Arnold baru satu kali menjadi starter di posisi bek kanan pada musim ini.


Sempat Dimainkan sebagai Gelandang, Kini Malah Dicadangkan

Pada pertandingan tengah pekan, Mourinho bahkan menggunakan Alexander-Arnold sebagai opsi darurat di lini tengah.

Harapan mendapatkan kesempatan lebih besar terbuka ketika Real Madrid kembali bermain di La Liga menghadapi Rayo Vallecano. Namun, Mourinho kembali memilih Dumfries sebagai bek kanan.

Yang membuat situasinya semakin mengecewakan, Alexander-Arnold ternyata sama sekali tidak dimainkan sepanjang pertandingan.

Mourinho hanya menggunakan empat pemain pengganti. Artinya, meski tersedia di bangku cadangan, Alexander-Arnold bukan pilihan Mourinho untuk mendapatkan menit bermain.

Bagi pemain yang datang dengan reputasi besar dari Liverpool, situasi tersebut tentu menjadi pukulan telak.


Usai Laga, Alexander-Arnold Malah Harus Jalani Latihan Kebugaran

Momen yang membuat situasi Trent Alexander-Arnold terasa semakin pahit terjadi setelah pertandingan berakhir.

Mourinho dan staf pelatih kemudian menginstruksikan Alexander-Arnold serta pemain-pemain lain yang tidak mendapatkan menit bermain untuk menjalani latihan kebugaran.

Rutinitas tersebut sebenarnya merupakan hal yang lazim dilakukan oleh tim sepak bola. Pemain yang tidak tampil perlu menjaga kondisi fisik agar tetap siap ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Namun, bagi Alexander-Arnold, situasi tersebut terasa berbeda. Ia datang ke Real Madrid dengan impian menjadi salah satu pemain terbaik dunia.

Kini, alih-alih bermain dalam pertandingan La Liga, ia harus menyelesaikan sesi kebugaran bersama para pemain yang tidak digunakan Mourinho.

Kondisi tersebut makin mempertegas bahwa posisi Alexander-Arnold di skuad utama Real Madrid belum aman.


Laga Kontra Elche Bisa Jadi Kesempatan

Meski demikian, perjalanan musim masih sangat panjang. Alexander-Arnold masih memiliki banyak kesempatan untuk mengubah situasinya.

Real Madrid dijadwalkan bertandang ke markas Elche pada pertandingan tengah pekan. Dengan Mourinho kemungkinan melakukan rotasi, laga itu bisa menjadi kesempatan bagi sang bek untuk kembali tampil.

Setelah itu, Real Madrid akan menghadapi pertandingan yang jauh lebih berat saat bertemu Atletico Madrid dalam derbi Madrid pada Minggu mendatang.

Rangkaian pertandingan itu kemudian diikuti jeda internasional sebelum Los Blancos memasuki periode padat dengan pertandingan di berbagai kompetisi.

Alexander-Arnold tentu berharap kesempatan tersebut bisa membantunya kembali masuk dalam pertimbangan Mourinho.

Untuk saat ini, persaingan dengan Dumfries menjadi tantangan terbesar. Jika ingin kembali menjadi pilihan utama, Alexander-Arnold harus menunjukkan dirinya masih memiliki kualitas yang membuat Real Madrid rela memboyongnya dari Liverpool.

Satu hal yang jelas, perjalanan Alexander-Arnold di Real Madrid sejauh ini belum sesuai dengan impian yang dibawanya dari Anfield.

Sumber: Liverpool.com

Berita Terkait