Pertemuan dengan Xavi Menjadi Sinyal Bahaya, Virgil van Dijk Terancam Pergi dari Liverpool?

Virgil van Dijk disebut telah melakukan pembicaraan dengan Xavi pada pertengahan pekan ketika Liverpool menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 14 September 2026, 10:00 WIB
Pemain Liverpool, Virgil van Dijk berhasil mecetak dua gol pada pertandingan melawan Aston Villa pada laga pekan 37 Premier League 2025/2026, Sabtu (16/5/2026) diini hari WIB. (AP Photo/David Davies)

Bola.com, Jakarta - Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mulai menghadapi persimpangan penting dalam kariernya. Bek asal Belanda itu telah bertemu langsung dengan pelatih anyar Timnas Belanda, Xavi Hernandez, untuk membahas masa depannya bersama De Oranje.

Virgil van Dijk kini telah mengoleksi 96 caps bersama Timnas Belanda. Namun, perubahan besar di tubuh federasi sepak bola Belanda membuat sang pemain perlu memastikan kembali perannya di tim nasional.

Advertisement

Pergantian pelatih jadi salah satu faktor utama. Ronald Koeman telah meninggalkan posisinya dan digantikan Xavi Hernandez setelah perjalanan Belanda di Piala Dunia berakhir pada babak 32 besar.

Situasi itu membuat Van Dijk ingin mendapatkan kejelasan mengenai rencana Xavi terhadap dirinya, terutama dengan target menuju Euro 2028.


Van Dijk Ingin Tahu Perannya di Timnas Belanda

Pemain Belanda, Virgil van Dijk, bereaksi dalam pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 melawan Jepang di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin (15/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Tony Guttierez)

Virgil van Dijk disebut telah melakukan pembicaraan dengan Xavi pada pertengahan pekan ketika Liverpool menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions.

Keduanya juga dikabarkan akan kembali bertemu dalam beberapa pekan mendatang.

Pertemuan itu menjadi penting bagi Van Dijk yang ingin mengetahui apakah dirinya masih masuk dalam rencana jangka panjang Xavi.

Bek berusia 35 tahun itu masih merasa mampu memberikan kontribusi besar untuk Timnas Belanda.

Namun, ia tidak ingin bertahan apabila perannya tidak lagi dianggap penting oleh pelatih anyar.

"Saya merasa masih bisa memberikan nilai dan menjadi sosok penting bagi tim," ujar Virgil van Dijk.

"Jika kami memiliki pandangan yang sama mengenai hal tersebut, maka kami memiliki dua tahun yang bagus ke depan menuju Euro 2028. Jika tidak, kita lihat saja nanti," lanjutnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa masa depan Van Dijk di level internasional sangat bergantung pada hasil pembicaraannya dengan Xavi.


Timnas Belanda Sudah Menanti Van Dijk

Bek timnas Belanda, Virgil van Dijk, mengontrol bola saat pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Maroko di Stadion Monterrey, Guadalupe, pada 29 Juni 2026. (Julio Cesar AGUILAR / AFP)

Virgil van Dijk sebenarnya masih berpeluang memainkan peran penting dalam proyek baru Timnas Belanda. De Oranje memiliki empat pertandingan pada jeda internasional berikutnya.

Belanda akan menghadapi Jerman dalam laga pembuka UEFA Nations League. Setelah itu, mereka dijadwalkan dua kali berhadapan dengan Serbia dan kemudian menghadapi Yunani.

Rangkaian pertandingan tersebut bisa menjadi kesempatan bagi Xavi untuk mulai membangun fondasi tim sekaligus menentukan pemain-pemain senior yang masih masuk dalam rencananya.

Van Dijk tentu berharap pengalamannya tetap mendapatkan tempat dalam proyek tersebut.

Apalagi, dirinya merupakan salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Belanda dengan 96 penampilan internasional.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Xavi. Jika keduanya memiliki visi yang sama, Van Dijk berpotensi melanjutkan kiprahnya bersama De Oranje hingga Euro 2028.


Masa Depan di Liverpool juga Belum Jelas

Menariknya, persoalan masa depan juga sedang menghampiri Van Dijk di level klub.

Kontrak sang kapten bersama Liverpool saat ini hanya tersisa satu tahun. Artinya, masa depannya di Anfield juga mulai menjadi perhatian.

Liverpool disebut belum terburu-buru membuka pembicaraan kontrak baru. Hierarki klub kabarnya berencana menunda pembahasan perpanjangan kontrak hingga tahun depan.

Situasi tersebut membuat Van Dijk berada dalam posisi yang cukup unik. Ia harus menentukan masa depannya bersama Timnas Belanda, sementara kelanjutan kariernya di Liverpool juga belum sepenuhnya pasti.

Van Dijk masih menjadi salah satu pemain penting The Reds, tetapi perubahan besar di Liverpool membuat masa depannya layak diperhatikan dalam beberapa bulan mendatang.


Liverpool Belum Menemukan Konsistensi

Di tengah ketidakpastian tersebut, Virgil van Dijk juga harus membantu Liverpool bangkit dari awal musim yang kurang meyakinkan di bawah Andoni Iraola.

The Reds baru meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan awal dan sudah tiga kali bermain imbang. Teranyar, Liverpool ditahan Fulham dengan skor 0-0.

Iraola mengakui timnya tidak tampil maksimal, terutama dari sisi ofensif. Jadwal padat setelah pertandingan besar juga disebut membuat para pemain kehilangan kesegaran.

"Saya pikir ada kekurangan kesegaran, itu jelas. Kami tidak bisa menyembunyikannya. Saya pikir ini merupakan jeda terburuk, sekitar 60 jam lebih antara pertandingan, setelah menjalani laga yang sangat besar sebelumnya," kata Iraola.

Menurutnya, kondisi seperti itu akan kembali terjadi sepanjang musim sehingga Liverpool harus mampu beradaptasi.

"Namun, ini akan terjadi lebih sering. Mungkin dengan satu hari tambahan, tapi terkadang situasinya akan sama sepanjang musim. Kami harus beradaptasi dengan keadaan ini," ujar Iraola.

Iraola juga menilai Liverpool membutuhkan momen spesial untuk memecah kebuntuan dalam pertandingan seperti melawan Fulham.

"Ini adalah jenis pertandingan yang terkadang harus dimenangkan lewat bola mati, tembakan dari luar kotak penalti, atau momen brilian dari pemain-pemain ofensif. Hari ini kami tidak mendapatkannya. Kami jelas tidak sebagus secara ofensif seperti pada hari-hari lainnya," tuturnya.

Dengan masa depan di Timnas Belanda dan Liverpool sama-sama belum sepenuhnya jelas, beberapa bulan ke depan bakal menjadi periode penting bagi Virgil van Dijk.

Sang kapten harus menentukan apakah perjalanan panjangnya bersama De Oranje dan The Reds masih akan berlanjut.

Sumber: Liverpool Echo

Berita Terkait