Michael Carrick Murka, Sindir Wasit soal Gol Kontroversial Erling Haaland saat MU Takluk dari Man City di Old Trafford

Gol tunggal Erling Haaland menjadi penentu kemenangan The Citizens. Namun, proses terjadinya gol itu memicu perdebatan karena Enzo Fernandez berada dalam posisi offside ketika berusaha menyambut umpan silang.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 14 September 2026, 06:15 WIB
Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Riverside Stadium, Middlesbrough (7/1/2023). Michael Carrick saat ini tengah membesut Middlesbrough sejak ditunjuk pada 24 Oktober 2022. Sebelumnya ia sempat menjadi caretaker Manchester United hanya dalam 3 laga, mulai 21 November 2021 hingga 2 Desember 2021. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Michael Carrick benar-benar kecewa dengan keputusan kontroversial yang membuat Manchester United (MU) harus menelan kekalahan 0-1 dari Manchester City dalam Derby Manchester di Old Trafford.

Gol tunggal Erling Haaland menjadi penentu kemenangan The Citizens. Namun, proses terjadinya gol itu memicu perdebatan karena Enzo Fernandez berada dalam posisi offside ketika berusaha menyambut umpan silang.

Advertisement

Fernandez memang tidak menyentuh bola. Namun, pergerakannya dianggap mengganggu Lisandro Martinez dan kiper MU, Senne Lammens.

Wasit Michael Oliver sempat menganulir gol tersebut karena offside. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, gol Haaland akhirnya disahkan.

Carrick tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya.

 
 

Carrick Tidak Habis Pikir Gol Haaland Disahkan

Striker Manchester City, Erling Haaland, merayakan golnya ke gawang Manchester United dalam lanjutan Premier League 2026/2027 di Old Trafford, Minggu (13/9/2026) malam WIB. (Paul ELLIS / AFP)

Carrick mengaku mendapatkan penjelasanFernandez tidak dianggap mengganggu permainan karena tidak menyentuh bola. Namun, alasan tersebut justru membuatnya semakin bingung.

"Pada saat itu saya belum melihatnya secara keseluruhan. Tetapi penjelasan yang saya dapat adalah dia tidak mengganggu permainan, jadi saya benar-benar tidak mengerti. Saya sungguh tidak mengerti," kata Carrick.

Menurutnya, Fernandez jelas melakukan pergerakan aktif di area berbahaya. Pemain Manchester City itu bahkan berusaha menjangkau bola hanya beberapa meter dari gawang.

Carrick menilai tindakan tersebut membuat Martinez harus bereaksi dan turut memengaruhi posisi Lammens.

"Saya tidak mengerti bagaimana mereka mencoba membantu wasit dengan menempatkan begitu banyak lapisan di belakang mereka, begitu banyak orang, begitu banyak pihak, begitu banyak layar, dan entah berapa banyak ruang kantor untuk mencoba menghasilkan keputusan yang tepat," ujar Carrick.


Enzo Fernandez Dinilai Mengganggu Martinez

Kontroversi utama terletak pada posisi Fernandez saat umpan silang dikirimkan ke kotak penalti Manchester United.

Fernandez berada dalam posisi offside ketika mencoba menjangkau bola. Meski gagal menyentuh bola, Carrick menilai gerakannya sudah cukup untuk memengaruhi pemain bertahan MU.

"Jika memang begitulah aturan ditafsirkan, bahwa Anda tidak mengganggu permainan karena Anda menjatuhkan diri ke arah bola enam meter dari gawang dan hampir menyentuhnya, yang kemudian membuat Licha harus bereaksi terhadapnya," kata Carrick.

Menurut Carrick, persoalan bukan sekadar apakah Fernandez menyentuh bola atau tidak. Pergerakannya dianggap membuat Martinez dan Lammens harus mengubah respons mereka terhadap situasi tersebut.

Ia juga mempertanyakan garis offside yang digunakan dalam proses pemeriksaan.

"Selain itu, garisnya juga sedikit meragukan ketika mereka pertama kali menarik garis. Ini mengkhawatirkan jika memang seperti itulah pertandingan dilihat oleh orang-orang yang bertugas menjadi pengadil," tegasnya.


Carrick Kritik Sistem yang Justru Bikin Bingung

Carrick juga mempertanyakan bagaimana sistem pengambilan keputusan dalam sepak bola modern bisa menghasilkan keputusan yang menurutnya sulit dipahami.

Dengan semakin banyaknya perangkat teknologi dan personel yang terlibat dalam proses pemeriksaan, Carrick justru berharap keputusan yang dihasilkan semakin jelas dan konsisten.

Namun, dalam kasus gol Haaland, ia merasa hal tersebut tidak terjadi.

Carrick mengaku belum melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan Michael Oliver mengenai keputusan tersebut. Ia bahkan tidak tahu harus meminta penjelasan tambahan kepada siapa.

"Saya tidak tahu bagaimana caranya. Saya tidak tahu harus ke mana. Sejujurnya, saya juga tidak tahu bagaimana mendapatkan penjelasan lain mengenai keputusan yang satu ini," ungkapnya.

Kekalahan tersebut tentu terasa semakin menyakitkan bagi MU karena terjadi di kandang sendiri dalam laga sarat gengsi.


Carrick Balas Sarkastis soal Wasit Minta Maaf

Carrick kemudian mendapat pertanyaan mengenai Pro Refs, pihak yang terkadang memberikan permintaan maaf setelah wasit melakukan kesalahan dalam sebuah pertandingan.

Responsnya justru terdengar sangat sarkastis. Ketika diberi tahu bahwa Pro Refs terkadang meminta maaf atas keputusan yang terbukti keliru, Carrick menjawab singkat:

"Ya, itu akan bagus. Ya, saya tidak sabar menunggu yang satu itu."

Jawaban tersebut memperlihatkan betapa frustrasinya Carrick terhadap keputusan yang membuat Manchester United kehilangan pertandingan.

Sementara di sisi lain, Manchester City berhasil membawa pulang kemenangan berkat gol Haaland.

Namun, bagi kubu MU, kontroversi mengenai posisi Fernandez dan proses pengesahan gol itu kemungkinan bakal terus menjadi bahan perdebatan setelah Derby Manchester berakhir.

Sumber: Manchester Evening News

 

Persaingan di Premier League

Berita Terkait