BRI Super League: Makan Konate Serukan Kebangkitan Isenmulang FC setelah 2 Kekalahan Beruntun, Lebih Fokus dan Kerja Keras!

Isenmulang Kalteng FC menelan dua kekalahan beruntun di awal BRI Super League 2026/2027.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 14 September 2026, 12:45 WIB
Makan Konate pada pertandingan Bali United versus Isenmulang Kalteng FC di BRI Super League 2026/27 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (12-9-2026). (Dok. ileague)

Bola.com, Jakarta - Dua laga dua kekalahan tak membuat semangat para pemain Isenmulang Kalteng FC patah. Tim kebanggaan warga Kalimantan Tengah itu tetap menatap BRI Super League 2026/2027 dengan optimistis.

Pada laga pertama, Isenmulang Kalteng FC kalah empat gol tanpa balas dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Lalu, di pekan kedua, pasukan Mundari Karya itu kembali kalah dengan telak, 1-4, kali ini dari Bali United.

Advertisement

Kekalahan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (12-9-2026) tersebut membuat tim berjuluk Laskar Tambun Bungai itu terdampar di dasar klasemen sementara tanpa sebiji poin pun.

Akan tetapi, dua kekalahan beruntun tak menyurutkan asa skuad Isenmulang Kalteng FC untuk terus memburu kemenangan di kasta teratas Indonesia.


Terkena Dampak Karhutla

Makan Konate, pemain Isenmulang Kalteng FC. (Dok. ileague.id)

Bertarung di panggung akbar memang tak mudah, terlebih bagi tim promosi.

Beban makin berat karena tim yang musim lalu bernama Adhyaksa FC ini, untuk sementara harus terusir dari kandangnya, Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, ekses dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Namun, jika tidak ada aral melintang, Isenmulang Kalteng FC kembali ke Stadion Tuah Pahoe saat menjamu Persebaya Surabaya pada 9 Oktober mendatang.

Pemain adalan yang juga kapten Isenmulang Kalteng FC, Makan Konate, mengakui rentetan hasil negatif membuat seluruh pemain kecewa.


Insyaalah Bisa Bangkit

Makan Konate, pemain Isengmulang Kalteng FC. (Dok. ileague,id)

Namun, itu tak lantas mematikan api semangat para pemain Laskar Tambun Bungai untuk terus berjuang menggapai kemenangan.

Menurut tukang gedor asal Mali yang kenyang asam garam di Liga Indonesia tersebut, tim pelatih sudah melakukan evaluasi dan semua pemain kembali percaya diri serta kian termotivasi.

"Kami kecewa hasilnya, tapi Insyaallah saya percaya sama teman-teman, Insyaallah kami bisa bangkit," kata Makan Konate.

"Ini baru dua pertandingan. Ada hal yang koreksi atau evaluasi. Insyaallah kami evaluasi buat step by step ya. Kami bisa fokus dan kerja keras di pertandingan berikutnya," ujar mantan pemain Persib, Persebaya, Persija, dan Barito Putra yang kini berusia 34 tahun itu.


Persaingan Terkini

Berita Terkait