Bola.com, Jakarta - Tekad Noraqilah Maisarah Ramdan untuk menjalani debut di Asian Games 2026 tidak goyah meski cedera pergelangan kaki kiri menghantamnya hanya beberapa hari sebelum kompetisi dimulai.
Noraqilah mengalami cedera saat menjalani latihan di Badminton Academy of Malaysia (ABM), Kamis (10/9/2026). Meski masih menjalani proses pemulihan, pebulutangkis putri Malaysia itu tetap berangkat ke Jepang pada Rabu (16/9/2026).
Noraqilah yang berpasangan dengan Low Zi Yu bahkan mengaku siap menahan rasa sakit demi kesempatan membela Malaysia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Saat ini, Noraqilah dan Zi Yu menempati peringkat ke-49 dunia. Pasangan muda tersebut juga dinilai memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu ganda putri papan atas dunia.
Noraqilah mengatakan kondisinya sudah jauh lebih baik dibandingkan saat pertama kali mengalami cedera. Namun, ia masih harus menjalani pemeriksaan lanjutan di Jepang untuk mengetahui apakah dirinya benar-benar siap bertanding.
"Saya merasa lebih baik dibandingkan hari pertama mengalami cedera. Tetapi saya masih belum tahu kondisi sebenarnya. Saya harus tiba di sana dulu dan melihat bagaimana perkembangannya," ujar Noraqilah di ABM.
Dalam beberapa hari terakhir, fokus Noraqilah sepenuhnya tertuju pada proses pemulihan. Ia juga sudah mulai kembali berlatih di lapangan, meski belum bisa bergerak secara leluasa.
"Beberapa hari terakhir saya fokus menjalani pemulihan. Saya juga sudah berlatih di lapangan, tetapi dengan pergerakan yang lebih sedikit," tuturnya.
Awalnya Sedih
Cedera tersebut sempat membuat Noraqilah kecewa. Apalagi, Asian Games 2026 akan menjadi pengalaman pertamanya tampil di pesta olahraga terbesar di Asia.
Namun, kondisi yang berangsur membaik membuatnya kembali berpikir positif.
"Awalnya saya sedikit sedih ketika cedera itu terjadi. Tetapi sekarang saya rasa baik-baik saja. Saya sudah bisa berjalan dengan normal," kata Noraqilah.
Noraqilah dan Zi Yu dijadwalkan memperkuat Malaysia pada nomor beregu yang mulai berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Minggu (20/9/2026).
Mereka menjadi pasangan pelapis bagi ganda putri nomor lima dunia, Pearly Tan/M. Thinaah.
Selain nomor beregu, Noraqilah/Zi Yu juga dijadwalkan tampil pada nomor individu yang berlangsung pada 25-29 September 2026.
Namun, peluang mereka tampil di nomor beregu masih belum pasti.
Zi Yu mengatakan keputusan tersebut akan bergantung pada kondisi Noraqilah serta strategi yang disiapkan pelatih ganda putri Malaysia, Rosman Razak.
"Keputusan akhirnya akan bergantung pada strategi tim pelatih nasional," ujar Zi Yu.
Tetap Ingin Bertanding
Noraqilah sebenarnya sudah mendapat opsi dari tim pelatih untuk tidak bermain apabila rasa sakit masih terasa.
Namun, ia belum menyerah. Noraqilah ingin terlebih dahulu menjalani pemeriksaan medis setibanya di Jepang sebelum mengambil keputusan.
"Pelatih mengatakan jika saya merasa tidak mampu, sebaiknya untuk sementara tidak bermain. Tetapi di saat yang sama, dia meminta saya pergi ke sana terlebih dahulu dan melihat apa kata dokter," ujar Noraqilah.
"Akan ada pemeriksaan lagi di sana."
Satu hal yang sudah pasti, Noraqilah sangat ingin merasakan atmosfer Asian Games.
"Tentu saja saya ingin bermain di Asian Games," tegasnya.
Jika Noraqilah belum cukup fit untuk turun pada nomor beregu, Malaysia masih memiliki alternatif. Pasangan ganda campuran Cheng Su Yin/Shevon Lai bisa dipertimbangkan untuk mengisi slot ganda kedua.