Sistem Pertandingan Bulutangkis di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Mirip dengan Thomas dan Uber Cup

Bulutangkis menjadi salah satu cabang olahraga andalan Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 17 September 2026, 08:45 WIB
Pebulu tangkis Indonesia, Jonatan Christie melakukan selebrasi usai mengalahkan Cho Geonyeop dari Korea Selatan dalam perempat final tunggal putra turnamen bulu tangkis Piala Thomas dan Uber di Chengdu, provinsi Sichuan, Tiongkok pada 3 Mei 2024. (WANG Zhao/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pesta olahraga bergengsi antarnegara Asia, Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, bakal kembali menyuguhkan tensi panas dari cabang olahraga bulutangkis.

Bulutangkis di Asian Games 2026 Aichi-Negoya akan digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang mulai 20 hingga 29 September 2026.

Advertisement

Salah satu sektor yang paling dinantikan tak lain adalah nomor beregu, baik putra maupun putr. Sektor itu kerap menghadirkan drama serta pertarungan sengit di atas lapangan.

Format pertandingan beregu bulutangkis di Asian Games 2026 Aichi terbilang sangat familier di telinga para pecinta tepok bulu Tanah Air. Regulasi yang digunakan membeberkan kemiripan yang begitu identik dengan kejuaraan beregu paling prestisius di dunia: Thomas Cup dan Uber Cup.


Format Best of 5

Logo Asian Games 2026

Setiap duel antarnegara bulutangkis Asian Games 2026 Aichi-Nagoya bakal menyajikan pertempuran maksimal 5 partai, yang terdiri dari kombinasi 3 nomor tunggal dan 2 nomor ganda.

Tim pertama yang berhasil mengamankan 3 poin kemenangan lebih dulu berhak melenggang ke babak berikutnya. Fokus tinggi pun diperlukan oleh setiap pemain yang diturunkan. 

Sementara itu sektor putra dan putri dipertandingkan secara terpisah. Untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya tidak melibatkan sektor ganda campuran di sektor beregu.

 


Estimasi Urutan Pertandingan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani berusaha mengembalikan kok ke arah wakil Kanda, Michelle Li dalam laga 16 besar Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (04/06/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
  • Partai 1: Tunggal Pertama (MS 1 / WS 1)
  • Partai 2: Ganda Pertama (MD 1 / WD 1)
  • Partai 3: Tunggal Kedua (MS 2 / WS 2)
  • Partai 4: Ganda Kedua (MD 2 / WD 2)
  • Partai 5: Tunggal Ketiga (MS 3 / WS 3)

Kedalaman Skuad Jadi Kunci

Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, berhasil menundukkan unggulan kelima asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, pada 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Kamis (20/8/2026). (PBSI)

Sama seperti gelaran Thomas dan Uber Cup, keberhasilan sebuah negara tidak bisa hanya mengandalkan satu atau dua pemain bintang. Kedalaman materi pemain di setiap lini baik tunggal maupun ganda menjadi syarat mutlak untuk membawa pulang medali emas di Asian Games 2026

Tim pelatih juga dituntut memutar otak dalam menentukan ranking order pemain. Strategi bongkar-pasang pasangan ganda dan penempatan tunggal bakal sangat menentukan nasib tim di atas lapangan.

Dengan format klasik nan menegangkan ini, kontingen bulutangkis Indonesia dipastikan harus menyiapkan kekuatan penuh demi mengamankan takhta tertinggi di Aichi-Nagoya 2026.

Berita Terkait