Enzo Maresca Soroti Kesalahan VAR di Derbi Manchester: Kami Masih Menunggu Permintaan Maaf

Enzo Maresca singgung kesalahan VAR dalam gol Erling Haaland, sebut Manchester City masih menunggu maaf.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 September 2026, 12:15 WIB
Enzo Maresca, pelatih Manchester City. (Dok. X @ManCity)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menilai kontroversi gol Erling Haaland seharusnya tidak menutupi penampilan impresif timnya saat menghadapi Manchester United.

Menurutnya, perhatian yang terlalu besar terhadap satu insiden membuat performa Man City dalam laga tersebut justru terabaikan.

Advertisement

Man City menang 1-0 atas MU di Old Trafford pada hari Minggu malam kemarin. Gol Haaland pada menit ke-60 menjadi penentu kemenangan setelah VAR menyatakan sang penyerang tidak berada dalam posisi offside.

Man City harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23 setelah Phil Foden mendapat kartu merah karena menendang Bruno Fernandes.

Kendati demikian, Man City mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.


Maresca Kecewa

Manchester City merayakan gol Erling Haaland saat melawan Manchester United. (AFP/Paul Ellis)

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan keempat secara beruntun bagi Man City di Premier League.

Namun, pembicaraan setelah pertandingan lebih banyak berpusat pada keputusan VAR terkait gol Haaland.

Maresca mengaku kecewa karena penampilan timnya selama sebagian besar pertandingan justru kalah mendapat sorotan akibat kontroversi tersebut.

"Berbicara tentang satu kejadian atau satu momen setelah pertandingan ketika kami bermain selama 70 hingga 75 menit dengan 10 pemain, menurut saya itu cukup buruk," ujar Maresca, dikutip dari BBC, menjelang pertandingan putaran ketiga Carabao Cup melawan Norwich City, Jumat (18-9-2026) dini hari WIB.

"Saya pikir penampilan kami luar biasa dan saya senang dengan performa tersebut," tambahnya.


VAR Akui Kesalahan

Erling Haaland dari Manchester City melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Manchester, Inggris, Minggu, 13 September 2026. (Peter Byrne/PA via AP)

Gol Haaland sempat dianulir wasit di lapangan karena dianggap offside. Namun, setelah dilakukan peninjauan VAR, penyerang asal Norwegia itu dinyatakan berada dalam posisi onside sehingga gol kemudian disahkan.

Tidak lama berselang, diketahui keputusan tersebut tetap mengandung kesalahan.

VAR tidak memperhitungkan posisi Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside dan dianggap mengganggu lawan ketika berusaha menyambut bola di area tengah.

Maresca menyebut kesalahan tersebut telah diakui oleh pihak terkait. Baginya, insiden seperti itu merupakan bagian dari sepak bola.

"Yang diketahui adalah telah terjadi kesalahan dan hanya itu. Terkadang keputusan menguntungkan Anda, terkadang merugikan Anda. Itulah sepak bola," kata pelatih asal Italia tersebut.


Ungkit Kejadian 2023

Pemain Manchester City Rodrigo menyeka wajahnya setelah Manchester United mencetak gol penyeimbang dalam derby Manchester Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu, 14 Januari 2023. MU menang 2-1 atas Manchester City. (AP Photo/Dave Thompson)

Maresca yang menggantikan Pep Guardiola pada musim panas juga mengungkit sejumlah keputusan VAR sebelumnya yang dianggap merugikan Man City.

Satu di antaranya terjadi ketika Man City kalah 1-2 dari MU pada Januari 2023.

"Tiga tahun lalu ketika saya berada di sini (sebagai asisten Guardiola), hal yang sama persis terjadi melawan United," ujar Maresca.

"Gol tersebut bukan gol yang sah dan tidak ada seorang pun yang meminta maaf. Kami masih menunggu permintaan maaf untuk kejadian tersebut," imbuhnya.


Howard Webb Jelaskan Kesalahan VAR

Gelandang Manchester City asal Argentina #17, Enzo Fernandezm menembak tetapi gagal mencetak gol selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 13 September 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Kepala badan wasit Premier League, Pro Ref, Howard Webb, sebelumnya mengakui bahwa VAR tidak memeriksa kemungkinan Enzo Fernandez berada dalam posisi offside sebelum Haaland mencetak gol kemenangan.

Webb menyampaikan penjelasan tersebut melalui program "Match Officials Mic'd Up".

Ia mengatakan dirinya kecewa terhadap hasil keputusan tersebut dan menyebut para perangkat pertandingan juga merasakan hal yang sama.

"Saya benar-benar kecewa dengan hasil ini. Kami semua begitu," kata Webb.

"Tidak ada yang lebih kecewa daripada para perangkat pertandingan itu sendiri. Mereka sangat bangga dengan pekerjaan yang mereka lakukan dan tentunya saat ini merasa terpukul karena gagal dalam situasi tersebut," ujarnya.

Menurut Webb, VAR terlalu terfokus pada posisi Haaland ketika melakukan pemeriksaan.

"VAR menjadi sangat fokus pada Haaland. Dia memastikan Haaland berada dalam posisi onside dan berpikir bahwa itu adalah gol yang sah," jelas Webb.

VAR kemudian tidak sepenuhnya mengevaluasi dampak posisi Fernandez terhadap jalannya permainan.

Menurut Webb, VAR memang memeriksa apakah Fernandez menyentuh bola karena hal tersebut dapat berkaitan dengan kemungkinan bola diteruskan kepada Haaland yang kemudian mencetak gol.

 

Sumber: BBC

Berita Terkait