Bola.com, Jakarta - Daud Yordan siap kembali naik ring lewat ajang "Back to Champion 2026" pada 10 Oktober 2026 di GOR Terpadu Pangsuma, Pontianak, Kalimantan Barat. Laga ini menjadi pijakan penting menuju rencana duel dengan Manny Pacquiao pada 2027. Ajang ini kembali menghadirkan ikon tinju Kalimantan Barat di hadapan publik sendiri.
Comeback petinju 39 tahun itu bukan sekadar pembuktian performa. Gelaran ini juga diharapkan memantik kembali denyut industri tinju profesional di Tanah Air. Penyelenggara menargetkan masyarakat Kalimantan Barat merasakan kepemilikan atas acara ini karena Daud Yordan adalah putra daerah yang membawa nama provinsi tersebut.
Daud Yordan Promotions (DYP) bertindak sebagai promotor dengan CEO Alex Kristian. DYP mengemas "Back to Champion 2026" sebagai sportainment yang memadukan elemen olahraga dan hiburan. Format tersebut dirancang untuk mengakselerasi keterlibatan publik di sekitar pertandingan.
Selain menyiapkan pertarungan, DYP menegaskan komitmen mengembangkan ekosistem tinju profesional Indonesia. Agenda ini ditujukan untuk menciptakan panggung berkelanjutan bagi para petinju Tanah Air. Keberlanjutan menjadi fokus utama agar roda kompetisi profesional terus bergerak.
Jalan Menuju Laga Impian Melawan Pacquiao
Daud Yordan menegaskan partai di Pontianak adalah platform untuk menunjukkan dirinya belum "habis" di dunia tinju. Statusnya sebagai anggota DPD RI periode 2024-2029 tidak mengurangi fokus pada persiapan. Ia menempatkan duel ini sebagai batu uji yang relevan di fase kariernya.
Pertarungan ini menjadi bagian integral dari program "Road to 2027". Inisiatif tersebut dirancang untuk membuka jalan bagi Daud Yordan agar dapat berhadapan dengan Manny Pacquiao pada 2027. Seluruh rangkaian diarahkan untuk mengamankan kesempatan menghadapi legenda tersebut.
Kemenangan yang meyakinkan di "Back to Champion 2026" dipandang sebagai syarat mutlak dan penting. Hasil tersebut diharapkan mengokohkan jalur menuju duel impian melawan legenda tinju Filipina itu. Target itu menjadi indikator kunci bagi kelanjutan agenda "Road to 2027".
Panggung untuk Bakat Muda dan Lawan dari Filipina
Selain partai utama Daud Yordan, "Back to Champion 2026" juga menampilkan deretan talenta muda Indonesia. Nama seperti Ongen Saknosiwi, Faisal Panjaitan, Jon Jon Jet, Hebi Marapu, dan Leonardo Yordan disiapkan untuk unjuk gigi.
Langkah ini sejalan dengan komitmen DYP memberikan panggung serta peluang karier jangka panjang bagi petinju profesional lainnya. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem tinju nasional. DYP menempatkan regenerasi sebagai bagian penting dari desain acara.
Terkait lawan Daud Yordan, CEO Daud Yordan Promotions, Alex Kristian, mengonfirmasi bahwa penantang berasal dari Filipina. Identitas spesifiknya masih dirahasiakan dan belum diumumkan resmi kepada publik. Informasi lebih lanjut akan disampaikan promotor pada waktunya.
Akses Tiket dan Antusiasme Masyarakat Kalimantan Barat
Penjualan tiket "Back to Champion 2026" disediakan melalui dua kanal bagi penonton yang ingin hadir langsung. Pemesanan daring tersedia lewat platform YesPlis. Opsi ini membuka akses digital untuk calon penonton di berbagai wilayah.
Selain itu, tiket juga dapat diperoleh secara luring di sejumlah kedai kopi resmi yang tersebar di wilayah Kalimantan Barat. Jalur ini memudahkan pembeli yang memilih transaksi langsung. Keduanya dihadirkan agar akses penonton makin luas.
Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah ditujukan agar masyarakat setempat merasakan kepemilikan atas acara ini. Dukungan langsung untuk Daud Yordan sebagai representasi daerah diharapkan hadir dari tribun. Atmosfer lokal menjadi energi tambahan bagi sang petinju.