Wonderkid MU Makin Dekat dengan Pintu Keluar Old Trafford: Barcelona Destinasi Favorit

Penyerang berusia 15 tahun itu telah mengajukan permintaan resmi untuk keluar dan membatalkan pendaftarannya agar bisa berstatus bebas transfer.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 19 September 2026, 09:45 WIB
Aksi wonderkid Manchester United JJ Gabriel (Instagram JJ Gabriel)

Bola.com, Jakarta - Wonderkid Manchester United (MU), JJ Gabriel, dilaporkan semakin dekat untuk meninggalkan Old Trafford.

Penyerang berusia 15 tahun itu telah mengajukan permintaan resmi untuk keluar dan membatalkan pendaftarannya agar bisa berstatus bebas transfer.

Advertisement

Saat ini, Gabriel bersama perwakilan dan keluarganya dikabarkan telah berada di Barcelona untuk menggelar pembicaraan terkait potensi kepindahan ke klub raksasa Catalan tersebut.

Keputusan mengejutkan ini diambil Gabriel tepat setelah ia tampil gemilang dalam ajang UEFA Youth League melawan Sabah FK.

Pada laga yang dimenangi United dengan skor 5-0 tersebut, Gabriel sukses mencetak hattrick.

Namun, seusai pertandingan, tim perwakilannya menyerahkan surat permohonan resmi kepada pihak klub untuk membatalkan pendaftarannya.

Sejak saat itu, pemain yang tidak dipanggil ke skuad muda Timnas Inggris pekan ini tercatat sudah tidak lagi mengikuti sesi latihan bersama Setan Merah.

Langkah Gabriel langsung memicu perburuan panas di pasar transfer. Selain Barcelona, jajaran klub elit Eropa seperti Real Madrid, Paris Saint-Germain (PSG), Bayern Munchen, hingga sejumlah klub Premier League turut memantau situasi sang striker muda.

Pihak manajemen MU sejatinya masih berharap bisa meyakinkan sang pemain untuk bertahan hingga kontraknya selesai di akhir musim, meski peluang tersebut kini kian menipis.

 
 

Celah Regulasi FIFA dan Pembatasan Usia

JJ Gabriel, pemain muda Manchester United. (Dok. manutd.com)

Kepindahan Gabriel ke klub luar Inggris berpotensi memanfaatkan celah atau loophole aturan FIFA.

Gabriel, yang akan genap berusia 16 tahun pada 6 Oktober mendatang, berpeluang pindah ke klub Eropa jika ia berhasil memperoleh paspor Uni Eropa melalui garis keturunan orang tuanya.

Meski demikian, setiap skema kepindahan yang melibatkan pemain di bawah umur tetap membutuhkan persetujuan resmi dari FIFA.

Situasi rumit ini membuat masa depan sang pemain berada di persimpangan jalan, antara menunggu ikatan profesional atau memaksakan kepindahan lebih awal ke luar negeri.


Tanggapan Michael Carrick dan Pandangan Pengamat

Pelatih kepala Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, tampak memperhatikan situasi usai pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 13 September 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Pelatih kepala MU, Michael Carrick, memberikan respons hati-hati saat ditanya mengenai situasi Gabriel.

Carrick menekankan pentingnya menjaga mentalitas dan ruang pribadi sang pemain muda dari sorotan media yang berlebihan.

Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah memastikan kondisi Gabriel tetap baik di tengah ketidakpastian proses transfer ini.

Sementara di sisi lain, pengamat sepak bola Sky Sports, Paul Merson, menilai kehilangan Gabriel akan menjadi pukulan telak bagi MU.

Merson berpandangan fenomena talenta muda yang ingin tampil di tim utama dengan cepat, seperti Max Dowman di Arsenal atau Rio Ngumoha di Liverpool, membuat pemain seperti Gabriel merasa siap bersaing di level teratas sejak usia 16 tahun.

Menurut Merson, kualitas luar biasa yang dimiliki Gabriel akan membuat klub mana pun di dunia bersaing ketat untuk mendapatkan jasanya.

Sumber: Sky Sports


Persaingan di Premier League

Berita Terkait