Arsenal Terbuka Pinjamkan Max Dowman, Akan Dievaluasi Setiap 6 Bulan

Arsenal membuka kans melepas wonderkid Max Dowman dengan status pinjaman jika sang pemain tidak mendapatkan menit bermain yang cukup di skuad utama.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 19 September 2026, 11:15 WIB
Pada masa injury time atau pada menit ke-90+7, giliran Max Dowman mencatat nama di papan skor sekaligus mengukir sejarah sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League. Tampak dalam foto, pemain Arsenal, Max Dowman (kiri) merayakan golnya selama pertandingan lanjutan Premier League musim 2025/2026 melawan Everton di Emirates Stadium, Inggris, Sabtu 14 Maret 2026 waktu setempat atau Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Kin Cheung)

Bola.com, Jakarta - Arsenal membuka kans melepas wonderkid Max Dowman dengan status pinjaman jika sang pemain tidak mendapatkan menit bermain yang cukup di skuad utama.

Dowman kembali mencuri perhatian setelah mencetak dua gol dalam penampilan perdananya musim ini saat Arsenal menang 4-2 atas Ipswich Town pada putaran Carabao Cup, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

Advertisement

Di usia baru 16 tahun, Dowman menjadi salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki Arsenal. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, ingin memastikan perkembangan sang pemain tetap berada di jalur yang tepat.

Arteta menginginkan Dowman terus berlatih dan terlibat bersama skuad utama Arsenal yang saat ini memiliki persaingan sangat ketat di hampir setiap posisi.

Namun, dalam konferensi pers, Jumat (18/9/2026), Arteta mengakui klub akan mengevaluasi situasi Dowman setiap enam bulan, termasuk kemungkinan meminjamkannya ke klub lain.

Manajer Luton Town yang juga mantan gelandang Arsenal, Jack Wilshere, bahkan dikabarkan telah berbicara dengan Arteta mengenai kemungkinan membawa Dowman ke klubnya dengan status pinjaman.

Dowman baru bisa menjalani transfer pinjaman setelah berusia 17 tahun pada 31 Desember 2026. Bursa transfer kemudian dibuka sehari berselang.

 


Serius Mempertahankan Dowman

Pemain Arsenal, Max Dowman, menggiring bola saat menghadapi Southampton pada perempat final Piala FA di St. Mary's Stadium, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Arteta menegaskan Arsenal sejak awal memang berencana mempertahankan Dowman dalam skuad utama. Alhasil, klub belum mempertimbangkan secara serius berbagai tawaran atau kemungkinan peminjaman.

"Kami sebenarnya belum benar-benar mendengarkan berbagai kemungkinan karena sejak awal sudah sangat jelas bahwa kami ingin Max berada di skuad. Kami ingin dia menjadi bagian dari pramusim dan kemudian melihat perkembangan situasinya," ujar Arteta.

"Kami akan mengevaluasi setiap enam bulan mengenai situasinya, apa yang terbaik untuknya, lalu mengambil keputusan yang tepat," imbuh manajer berkebangsaan Spanyol itu.

Menurut Arteta, keputusan tersebut akan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kebutuhan Dowman, kebutuhan tim, persaingan di skuad, jumlah menit bermain, serta kualitas menit bermain yang didapat sang pemain.

"Ini bergantung pada banyak faktor. Apa yang dia butuhkan, apa yang dibutuhkan tim, ketersediaan pemain di skuad, menit bermain yang dia dapatkan, serta kualitas dari menit-menit tersebut," tutur Arteta. 

"Kami harus terbuka terhadap semua kemungkinan. Namun, saat ini fokusnya adalah tetap di sini dan memberikan dampak bagi tim," imbuh pelatih berusia 44 tahun itu. 


Belajar dari Kasus Ethan Nwaneri

Tiga menit berselang, Arsenal menggandakan keunggulan atas PSV Eindhoven lewat gol Ethan Nwaneri pada menit ke-21. (JOHN THYS/AFP)

Arsenal sebelumnya sudah menerapkan strategi serupa kepada salah satu talenta mudanya, Ethan Nwaneri.

Nwaneri bergabung dengan Marseille melalui skema peminjaman pada Januari lalu ketika berusia 18 tahun. Arteta ketika itu mengatakan sang pemain perlu berenang bersama hiu untuk mendapatkan pengalaman di level yang lebih tinggi.

Setelah kembali dari Prancis, Nwaneri kembali dipinjamkan Arsenal. Kali ini ia bergabung dengan Borussia Dortmund untuk musim 2026/2027.

Arteta tidak menutup kemungkinan Dowman mengikuti jalur serupa, meski ia masih jauh lebih muda.

"Ada banyak kasus pemain seusianya yang dipinjamkan dan berhasil. Ada juga yang tidak," kata Arteta.

Dalam perjalanan kariernya sendiri, Arteta pernah meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Paris Saint-Germain ketika berusia 17 tahun.

"Kalau dalam kasus saya, saya berusia 17 tahun ketika pergi ke Paris. Itu tergantung atmosfer yang Anda temukan di sana dan seberapa besar pelatih percaya kepada Anda. Apakah Anda pergi hanya untuk menjadi bagian dari skuad atau benar-benar bermain," jelasnya.

"Juga tergantung negara mana yang dituju. Namun, sekarang dia berada di tempat yang bagus. Jadi, mari kita pertahankan dia di sini."

Sumber: ESPN

 


Yuk Tengok Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait