MotoGP Siap Tiru F1, Bakal Ada Kualifikasi Khusus Sprint Race Mulai 2027

MotoGP berpotensi melakukan perubahan besar pada format akhir pekan balapan mulai musim 2027.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 19 September 2026, 13:30 WIB
Pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin (tengah), pembalap Spanyol Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez (kanan), dan pembalap Spanyol BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, berkompetisi pada Grand Prix MotoGP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, di Misano Adriatico, Italia utara pada 13 September 2026. (Andreas SOLARO/AFP)

Bola.com, Jakarta - MotoGP berpotensi melakukan perubahan besar pada format akhir pekan balapan mulai musim 2027. Salah satu usulan yang tengah dibahas adalah menghadirkan sesi kualifikasi khusus untuk menentukan posisi start Sprint Race.

Jika terealisasi, format tersebut akan membuat MotoGP semakin mirip dengan Formula 1. Saat ini, posisi start untuk Sprint Race dan balapan utama ditentukan melalui satu sesi kualifikasi yang sama.

Advertisement

Menurut laporan Motorsport, Sabtu (19/9/2026), proposal mengenai kualifikasi terpisah untuk Sprint Race telah diajukan MotoGP kepada para pabrikan dan tim.

MotoGP mulai menggelar Sprint Race pada 2023. Namun, format yang digunakan berbeda dengan Formula 1.

MotoGP menggelar Sprint Race pada setiap seri dalam kalender, sedangkan Formula 1 hanya menerapkannya pada sejumlah Grand Prix tertentu.

Mulai 2027, F1 juga dijadwalkan meningkatkan jumlah Sprint Race menjadi 10 seri dalam satu musim. Angka tersebut masih lebih sedikit dibandingkan MotoGP yang saat ini menggelar Sprint Race di seluruh seri.

Dengan proposal terbaru ini, MotoGP berpotensi memiliki dua sesi kualifikasi berbeda dalam satu akhir pekan.

Kualifikasi pertama akan menentukan posisi start Sprint Race, sedangkan kualifikasi lainnya digunakan untuk menentukan grid balapan utama pada Minggu.

 


Format MotoGP Saat Ini

Pembalap Aprilia Racing asal Italia, Marco Bezzecchi (kanan) memimpin balapan pada Grand Prix MotoGP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, di Misano Adriatico, Italia utara pada 13 September 2026. (Andreas SOLARO/AFP)

Dalam format yang berlaku saat ini, rangkaian akhir pekan MotoGP dimulai pada Jumat.

Jumat:

  • FP1: 45 menit.
  • Practice: 60 menit, sekaligus menentukan 10 pembalap yang langsung lolos ke Q2.

Sabtu:

  • FP2: 30 menit.
  • Q1: 15 menit. Dua pembalap tercepat lolos ke Q2, sedangkan posisi start ke-13 hingga terakhir ditentukan.
  • Q2: 15 menit untuk menentukan 12 posisi teratas di grid.
  • Sprint Race: menempuh setengah jarak balapan utama.

Minggu:

  • Warm-up: 10 menit.
  • Grand Prix: balapan penuh.

 

 


Beban Pembalap Bisa Bertambah

MotoGP - Ilustrasi logo MotoGP. (Bola.com/Adreanus Titus)

Jika proposal kualifikasi khusus Sprint Race disetujui, beban pembalap dalam satu akhir pekan tentu berpotensi semakin berat.

Para pembalap MotoGP saat ini sudah menjalani jadwal padat yang tidak hanya berkaitan dengan aktivitas di lintasan, tetapi juga kewajiban sponsor dan agenda media.

Belum diketahui secara pasti seperti apa format baru tersebut jika benar-benar diterapkan. Proposal ini juga masih harus melewati proses ratifikasi resmi melalui Grand Prix Commission.

Artinya, rencana tersebut belum menjadi keputusan final.

MotoGP sebelumnya juga pernah mengalami perubahan rencana. Awal tahun ini, aturan penggunaan satu motor mulai musim depan sempat disebut bakal diterapkan, tetapi proposal tersebut akhirnya batal.

Satu hal yang masih menjadi tanda tanya adalah sejauh mana para pembalap telah dilibatkan dalam pembahasan mengenai rencana tersebut.

Sumber: Motosport

 

Berita Terkait