Virgil van Dijk Dikritik di Belanda, Jurnalis Ini Pasang Badan: Layak Dapat Lebih Banyak Respek

Jurnalis Belanda bela Virgil van Dijk, minta jangan terlalu mudah menyingkirkan sang kapten.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 September 2026, 21:15 WIB
Virgil van Dijk memecahkan kebuntuan dan membawa Belanda unggul 1-0 setelah tandukannya yang memaksimalkan umpan Ryan Gravenberch berhasil masuk gawang Jepang. (AP Photo/Julio Cortez)

Bola.com, Jakarta - Virgil van Dijk kembali mendapat pembelaan terkait kritik yang diterimanya di Belanda. Jurnalis Noa Vahle menilai kapten Liverpool tersebut tidak pantas mendapatkan kritik berlebihan di negara asalnya.

Vahle menyampaikan pandangannya dalam program "Nieuws van de Dag", yang kemudian diberitakan FC Update.

Advertisement

Ia secara khusus menyoroti keputusan pelatih baru Timnas Belanda, Xavi, yang kembali memasukkan Van Dijk dalam skuad untuk jeda internasional mendatang.

Sebelumnya, Xavi memang sempat berbicara langsung dengan Van Dijk mengenai masa depannya di Timnas Belanda.

Menurut laporan Sport Witness, komunikasi tersebut dilakukan, termasuk ketika Liverpool menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions.

Van Dijk akhirnya melanjutkan karier internasionalnya.


Paham Kenapa Masih di Timnas

Bek Belanda #04 Virgil van Dijk menyundul bola ke udara dalam pertandingan kualifikasi Grup G Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Lithuania di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Selasa (18-11-2025) dini hari WIB. (JOHN THYS/AFP)

Sebelumnya, pemain berusia 35 tahun itu belum memberikan kepastian mengenai masa depannya setelah Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dari Maroko pada babak 16 besar.

Hasil tersebut turut membuat Van Dijk mendapat kritik. Namun, Vahle menilai keputusan Xavi untuk kembali mengandalkannya bersama Nathan Ake, merupakan langkah yang masuk akal.

"Dia (Xavi) kembali memilih Nathan Ake dan Virgil van Dijk. Menurut saya, itu sangat masuk akal karena mereka sedang menuju periode transisi," kata Vahle, dikutip dari Sport Witness.

Ia juga mengingatkan bahwa Van Dijk telah menjadi kapten Timnas Belanda dalam waktu yang lama. Karena itu, menurut Vahle, tidak mudah begitu saja meninggalkan pemain yang selama ini memegang peran tersebut.

"Jika dalam pembicaraan itu dia mengatakan kepada Xavi bahwa masih ingin melanjutkan, menurut saya dia tentu layak mendapatkan kesempatan tersebut. Kritik tentu diperbolehkan, tetapi saya sepenuhnya memahami mengapa dia masih berada di skuad," ujar jurnalis yang juga presenter televisi tersebut.


Layak Dapat Lebih Banyak Respek

Pemain Belanda, Virgil van Dijk, tampak kecewa setelah ditaklukkan Jerman pada laga persahabatan di Stadion Deutsche Bank Park, Frankfurt, Rabu (27/3/2024). (AP Photo/Martin Meissner)

Dalam pembahasan yang sama, Thomas van Groningen menyoroti status Van Dijk di Liverpool. Bek tengah tersebut masih menjadi pemain yang tidak tergantikan di tim utama Liverpool.

Vahle sependapat dengan pandangan tersebut. Bahkan, ia menilai pencapaian dan kualitas Van Dijk membuat sang pemain layak mendapatkan penghormatan lebih besar dibandingkan yang diterimanya saat ini.

"Dia memiliki karier yang luar biasa dan telah menunjukkan kualitas yang luar biasa. Dia memenangkan banyak trofi di liga terbaik di dunia, Premier League," tutur Vahle.


Terlalu Cepat, Era Baru tanpa Van Dijk?

Reaksi kecewa bek Timnas Belanda, Virgil van Dijk setelah gagal memasukkan bola saat adu penalti menghadapi Argentina pada laga perempatfinal Piala Dunia 2022 di Lusail Stadium, Doha (9/12/2022). Virgil van Dijk yang telah membela Liverpool sejak paruh musim 2017/2018 kini dipercaya memegang ban kapten utama The Reds sepeninggal Jordan Henderson. Bersama Timnas Belanda ia juga masih dipercaya sebagai kapten utama sejak 2018 menggantikan Wesley Sneijder. (AFP/Alberto Pizzoli)

Menurutnya , status Van Dijk sebagai kapten Timnas Belanda juga patut diperhitungkan. Ia merasa publik terlalu cepat menganggap Belanda harus memasuki era baru tanpa kehadiran bintang Liverpool tersebut.

"Dia adalah kapten Timnas Belanda dan saya merasa dia layak mendapatkan lebih banyak respek. Apakah kita terlalu meremehkannya? Saya rasa orang-orang terlalu mudah berasumsi bahwa kita akan memasuki era baru dan melakukannya begitu saja tanpa Virgil," lanjut pembawa acara di Ziggo Sport dan SBS6 itu.

Vahle juga memahami jika penampilan Van Dijk bersama Timnas Belanda tetap mendapat kritik. Menurutnya, posisi sebagai kapten membuat ekspektasi terhadap sang pemain menjadi lebih tinggi.

"Terlepas dari kenyataan bahwa Anda tentu berhak mengkritik penampilannya untuk tim nasional, dia adalah kapten, jadi mungkin tuntutan terhadapnya memang lebih besar. Namun, saya sepenuhnya memahami mengapa dia masih berada di skuad," kata Vahle.

 

Sumber: Sport Witness

Berita Terkait