Komitmen untuk Timnas Inggris Diragukan, Cole Palmer Diminta Buka Suara

Cole Palmer sebelumnya kembali dipanggil Thomas Tuchel untuk menghadapi Spanyol, Republik Ceko, dan Kroasia.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 22 September 2026, 09:00 WIB
Gelandang Chelsea asal Inggris Cole Palmer (depan) berduel dengan gelandang Brighton asal Pantai Gading, Malick Yalcouye (belakang), dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea dan Brighton and Hove Albion di Stamford Bridge, London, pada Minggu (30/8/2026). (Adrian Dennis / AFP)

Bola.com, Jakarta - Cole Palmer kembali menjadi sorotan setelah memutuskan mundur dari skuad Timnas Inggris untuk UEFA Nations League. Keputusan bintang Chelsea itu membuat komitmennya bersama The Three Lions dipertanyakan.

Cole Palmer sebelumnya kembali dipanggil Thomas Tuchel untuk menghadapi Spanyol, Republik Ceko, dan Kroasia.

Advertisement

Pemanggilan itu menjadi yang pertama bagi pemain berusia 24 tahun itu sejak dirinya tidak masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.

Namun, Palmer kemudian menarik diri dari tim nasional meski bermain penuh selama 90 menit ketika Chelsea kalah 0-3 dari Brentford pada Jumat malam.

Palmer bukan satu-satunya pemain yang mundur. Declan Rice, Tino Livramento, Kobbie Mainoo, dan Marcus Rashford juga kembali ke klub masing-masing karena masalah cedera.

 
 

Adrian Durham Pertanyakan Komitmen Palmer

Joao Pedro dan Cole Palmer (dua pemain di kiri), merayakan gol ke gawang Fulham dalam laga pekan pertama Premier League 2026/2027. Chelsea menang 3-2 atas Fulham di Craven Cottage, Selasa (25/8/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Keputusan Palmer membuat presenter talkSPORT, Adrian Durham, mempertanyakan seberapa besar keinginan sang pemain untuk memperkuat Inggris.

Durham menyoroti minimnya penampilan Palmer bersama Timnas Inggris sejak Euro 2024. Palmer telah mengoleksi 14 caps dan baru mencetak dua gol untuk The Three Lions.

“Sekarang saya mulai mempertanyakan komitmen Cole Palmer terhadap Inggris,” ujar Durham dalam program Hawksbee & Jacobs.

“14 caps, dua gol. Dia baru bermain dalam satu pertandingan kualifikasi Piala Dunia sepanjang kariernya, dan dalam pertandingan itu dia tampil buruk saat tandang melawan Andorra pada Juni 2025.”

Durham juga membandingkan jumlah penampilan Palmer dengan total pertandingan Inggris setelah Euro 2024.

“Dia telah bermain lima kali untuk Inggris sejak Euro ketika mencetak gol di final. Inggris sudah memainkan 28 pertandingan sejak final Euro 2024 melawan Spanyol,” lanjutnya.


Palmer Diminta Beri Penjelasan

Phil Fode (kiri) dan Cole Palmer (tengah) dalam sebuah sesi latihan di Timnas Inggris menjelang laga Kualifikasi Euro 2024 kontra Malta dan Makedonia Utara bulan November 2023. (PAUL ELLIS / AFP)

Durham mengakui cedera bisa menjadi alasan yang sepenuhnya dapat dipahami apabila memang menjadi penyebab Palmer mundur dari skuad.

Namun, ia meminta sang pemain memberikan kejelasan mengenai situasinya.

“Saya bisa menerima jika seorang pemain tidak sepenuhnya fit. Saya mengerti itu. Jika memang dia mengalami cedera yang membuatnya tidak bisa bermain, saya benar-benar memahaminya,” kata Durham.

“Saya sangat bersimpati kepada pemain yang cedera. Tetapi mari saya ulangi statistik itu. Dia telah bermain dalam lima pertandingan Inggris sejak final Euro. Lima dari 28 pertandingan.”

Durham kemudian secara langsung meminta Palmer menjelaskan apakah dirinya memang masih ingin memperkuat Timnas Inggris.

“Saya mempertanyakan komitmennya kepada Inggris. Apakah dia benar-benar ingin bermain untuk Inggris?” ujar Durham.

“Jika tidak, katakan kepada dunia bahwa Anda tidak ingin bermain untuk Inggris.”


Palmer Dinilai Bisa Mengganggu Pemain Lain

Durham juga berpendapat ketidakpastian mengenai ketersediaan Palmer dapat memengaruhi peluang pemain lain yang sedang bersaing untuk mendapatkan tempat di posisi nomor 10.

Ia menyebut Morgan Gibbs-White dari Nottingham Forest dan Josh King dari Fulham sebagai pemain yang juga berharap mendapat kesempatan bersama Inggris.

“Kita semua sepakat Cole Palmer adalah pesepak bola yang sangat bagus. Tetapi selain golnya di final Euro, saya belum benar-benar melihat kualitas atau komitmen yang konsisten darinya,” ujar Durham.

“Jadi, mari kita dengar langsung dari Cole Palmer. Apakah Anda ingin bermain untuk Inggris atau tidak ingin bermain untuk Inggris?”

Palmer sebelumnya tidak masuk dalam skuad Tuchel untuk agenda Inggris di Amerika Utara pada musim panas. Ia menjadi salah satu nama besar yang tidak dipanggil bersama Phil Foden dan Harry Maguire.


Jamie O'Hara Minta Palmer Tetap Berangkat

Sementara itu, mantan gelandang Tottenham Hotspur Jamie O'Hara mengambil sikap berbeda.

Ia bahkan meminta Palmer mengabaikan larangan dari tim medis Chelsea jika kondisi fisiknya memungkinkan untuk membela Inggris.

O'Hara mengaku pernah mengalami situasi ketika staf medis meminta dirinya membatasi waktu bermain.

“Saya pernah mendapat staf medis yang mengatakan kepada saya, 'Tidak, kamu seharusnya hanya bermain 60 menit,'” ujar O'Hara.

“Bagaimana kalau tidak? Bagaimana kalau saya mengatakan, 'Saya yang menentukan masa depan saya. Saya yang bertanggung jawab atas karier sepak bola saya. Anda tidak bertanggung jawab atas karier saya, saya yang bertanggung jawab'.”

O'Hara kemudian membayangkan Palmer bersikap tegas setelah absen dari skuad Inggris dan kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia karena masalah kebugaran.

“Sekarang saya fit dan siap bermain, Thomas Tuchel memanggil saya, saya akan pergi. Jika Anda mengatakan saya tidak boleh pergi, saya tetap pergi,” katanya.

“Saya akan masuk mobil dan berkendara ke St George's Park karena saya ingin terlibat bersama Inggris.”

Perdebatan mengenai kondisi Palmer pun kembali mencuat. Di satu sisi, keputusan pemain untuk tidak memperkuat negara dapat berkaitan dengan kondisi fisik dan pertimbangan medis.

Sementara di sisi lain, kritik Durham dan O'Hara menunjukkan adanya tuntutan agar Cole Palmer memberikan kejelasan mengenai komitmennya terhadap Timnas Inggris.

Sumber: talkSPORT

Berita Terkait