Bola.com, Jakarta - Serie A membuat perubahan dalam penerapan aturan wasit dan VAR pada musim 2026/2027. Hasilnya mulai terlihat setelah lima giornata berjalan.
Para pengadil lapangan kini diminta lebih membiarkan pertandingan mengalir dan tidak mudah meniup peluit untuk pelanggaran-pelanggaran ringan.
Pendekatan tersebut diambil setelah sebelumnya muncul kritik dari pemain dan pelatih karena terlalu banyak pelanggaran ringan yang berujung tendangan bebas. Situasi itu dinilai membuat tempo pertandingan menjadi lebih lambat.
Daniele Orsato, salah satu petinggi dalam sistem perwasitan Italia, memaparkan sejumlah statistik yang menunjukkan dampak perubahan tersebut.
Lega Serie A, Asosiasi Wasit Italia, dan perwakilan 20 klub Serie A sebelumnya bertemu di pusat VAR Lissone, dekat Milan, untuk mengevaluasi lima pertandingan awal musim.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kesalahan wasit diakui. Namun, para pengadil juga mempertahankan pendekatan baru terkait penggunaan VAR.
VAR hanya diminta turun tangan ketika terjadi kesalahan yang jelas dan nyata atau ketika wasit tidak memiliki pandangan yang cukup terhadap sebuah insiden.
"Kami ingin memberikan kontribusi langsung untuk meningkatkan tontonan sepak bola," ujar Direktur Perwasitan Italia, Domenico Messina, seperti dikutip Football Italia, Rabu (23/9/2026).
"Kami bekerja untuk menghindari kesalahan, tetapi tidak akan mundur sedikit pun dari pendekatan yang telah kami ambil, terutama karena pendekatan ini juga didukung oleh semua pelatih yang hadir."
Waktu Bola Lebih Lama Mengalir
Data menunjukkan perubahan tersebut memberikan dampak cukup signifikan terhadap jalannya pertandingan Serie A.
Rata-rata waktu bola berada dalam permainan kini mencapai 59 menit 31 detik. Angka tersebut meningkat lebih dari lima setengah menit dibandingkan rata-rata dalam dua musim sebelumnya.
Jumlah pelanggaran juga mengalami penurunan.
Dalam setiap pertandingan, rata-rata hanya terjadi 22,6 pelanggaran, turun cukup signifikan dari angka sebelumnya yang mencapai 26,23 pelanggaran per laga.
Jumlah tersebut bahkan lebih rendah dibandingkan Premier League yang mencatat rata-rata 23,28 pelanggaran per pertandingan.
Penalti dan Kartu Juga Menurun
Perubahan pendekatan wasit juga terlihat dari jumlah penalti. Hingga lima giornata musim ini, baru dua penalti diberikan di Serie A.
Sebagai perbandingan, pada periode yang sama musim 2025/2026 sudah tercatat sembilan penalti. Musim 2024/2025 bahkan mencapai 14 penalti, sedangkan musim 2023/2024 mencatat 16 penalti.
Jumlah kartu kuning juga mengalami penurunan. Rata-rata kartu kuning turun dari 3,53 menjadi 3,03 kartu per pertandingan.
Sementara itu, baru ada dua kartu merah pada musim ini. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan enam kartu merah pada periode yang sama musim 2023/2024 dan 2024/2025, serta lima kartu merah pada musim lalu.
Perubahan paling mencolok terjadi dalam penggunaan VAR. Hingga sejauh ini, baru terjadi satu On-Field Review atau pemeriksaan langsung oleh wasit melalui monitor VAR.
Sebagai perbandingan, dalam tiga musim sebelumnya, jumlah On-Field Review pada periode yang sama mencapai enam hingga delapan kali.
Bikin Pertandingan Lebih Dinamis
Orsato menegaskan bahwa perubahan tersebut memang sengaja dilakukan untuk membuat pertandingan lebih dinamis.
"Tujuannya adalah membantu sepak bola dan tidak meniup peluit hanya karena kontak kecil," ujar Orsato.
Menurutnya, pedoman tersebut akan terus diterapkan sepanjang musim 2026/2027.
Dengan pendekatan tersebut, Serie A kini mencoba menghadirkan pertandingan dengan tempo lebih tinggi, lebih sedikit interupsi, dan memberikan ruang lebih besar bagi permainan untuk berkembang tanpa terlalu sering dihentikan peluit wasit.
Sumber: Football Italia