Virgil Van Dijk Bantah Ikut Campur Ubah Taktik Belanda saat Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, membantah keras tudingan ikut campur dalam perubahan taktik yang diterapkan mantan pelatih Ronald Koeman saat De Oranje tersingkir dari Piala Dunia 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 24 September 2026, 14:45 WIB
Pemain Belanda, Cody Gakpo, merayakan gol bersama Virgil van Dijk setelah mencetak gol ketiga timnya dalam pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 melawan Swedia di Houston, Minggu (21/6/2026). (AP Photo/Ashley Landis)

Bola.com, Jakarta - Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, membantah keras tudingan ikut campur dalam perubahan taktik yang diterapkan mantan pelatih Ronald Koeman saat De Oranje tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Van Dijk bahkan menyebut tudingan tersebut sebagai omong kosong belaka. Bek Liverpool itu melontarkan pernyataan tegas dalam konferensi pers bersama media Belanda.

Advertisement

Salah satu wartawan menyinggung kabar bahwa Van Dijk menjadi sosok yang mengusulkan perubahan formasi menjadi tiga bek atau menggunakan lima pemain di lini belakang saat menghadapi Maroko.

"Itu benar-benar omong kosong. Faktanya, kami memang gagal di Piala Dunia. Itulah kenyataan pahitnya," kata Van Dijk, seperti dikutip dari ESPN, Kamis (24/9/2026). 

Belanda tersingkir setelah kalah dari Maroko melalui adu penalti di babak 16 besar. Van Dijk mengakui performa timnya memang jauh dari harapan, tetapi ia menegaskan kegagalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama.

"Kami tidak menjalani Piala Dunia yang bagus. Ini bukan tentang saya. Anda tampil bersama sebagai sebuah tim," tutur pemain berusia 35 tahun tersebut.

 


Bantah Tudingan

Reaksi kecewa bek Timnas Belanda, Virgil van Dijk setelah gagal memasukkan bola saat adu penalti menghadapi Argentina pada laga perempatfinal Piala Dunia 2022 di Lusail Stadium, Doha (9/12/2022). Virgil van Dijk yang telah membela Liverpool sejak paruh musim 2017/2018 kini dipercaya memegang ban kapten utama The Reds sepeninggal Jordan Henderson. Bersama Timnas Belanda ia juga masih dipercaya sebagai kapten utama sejak 2018 menggantikan Wesley Sneijder. (AFP/Alberto Pizzoli)

Van Dijk juga membantah tudingan bahwa dirinya menjadi sosok yang menghancurkan sepak bola Belanda setelah turnamen tersebut. "Tuduhan bahwa saya menghancurkan sepak bola Belanda benar-benar tidak berdasar," tegasnya.

"Rencana itu dibuat oleh staf pelatih. Omong kosong terus disebarkan sehingga saya terlihat semakin buruk. Hal seperti itu terlalu sering terjadi."

Van Dijk mengaku bahkan sempat diberi tahu bahwa dirinya dianggap bertanggung jawab atas keputusan menggunakan lima pemain belakang, sekaligus dituding ikut menyebabkan kerusakan sepak bola Belanda bersama Koeman.

"Saya diberi tahu bahwa itu kesalahan saya karena kami bermain dengan lima pemain belakang, bahwa Ronald Koeman dan saya telah menghancurkan sepak bola Belanda," ungkapnya.

Padahal, menurut Van Dijk, strategi tersebut sempat berjalan cukup baik dalam pertandingan meski secara keseluruhan Belanda tampil kurang meyakinkan.

"Rencana itu berhasil selama 89 menit, meskipun pertandingan tersebut memang buruk. Kami hampir berhasil menembus pertahanan mereka," katanya.

"Gagasan bahwa saya menghancurkan sepak bola Belanda sama sekali tidak masuk akal. Saya tidak membuat keputusan itu."

 


Sempat Pertimbangkan Masa Depan di Timnas Belanda

Pemain Belanda, Virgil van Dijk, bereaksi dalam pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 melawan Jepang di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin (15/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Tony Guttierez)

Van Dijk juga mengungkapkan sempat mempertimbangkan masa depannya bersama Timnas Belanda setelah kekalahan dari Maroko.

Namun, pertemuan dengan pelatih baru Belanda, Xavi, membuatnya mantap untuk terus memperkuat De Oranje.

"Saya membutuhkan liburan bersama keluarga dan kemudian pertemuan penting dengan pelatih tim nasional. Setelah 10 detik, sudah jelas bahwa saya akan terus bermain untuk Belanda," ujar Van Dijk.

Menurut Van Dijk, Xavi memberikan kepercayaan dan apresiasi yang membuatnya kembali yakin untuk melanjutkan karier internasional.

"Apa yang dia katakan? Bahwa saya adalah Virgil van Dijk. Ini tentang kepercayaan, penghargaan, dan seberapa penting Anda bagi tim," katanya.

"Secara fisik tidak ada keraguan, baik sekarang maupun sebelumnya. Namun, Anda juga ingin merasa dihargai dan menikmati semuanya."

Jika dimainkan dalam seluruh empat pertandingan Belanda pada jeda internasional kali ini, Van Dijk berpeluang mencatat 100 caps bersama negaranya. Belanda dijadwalkan menghadapi Jerman, Yunani, serta Serbia dua kali di ajang Nations League.

Sumber: ESPN

Berita Terkait