Cristiano Ronaldo Dapat Perlakuan bak Presiden di Bandara Portugal, Pelatih Wales Sampai Bengong

Cristiano Ronaldo ternyata bukan sekadar megabintang sepak bola di Portugal.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 24 September 2026, 16:00 WIB
Ekspresi kapten Portugal Cristiano Ronaldo pada laga Piala Dunia 2026 melawan Republik Demokratik Kongo, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AFP/Alex Slitz)

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo ternyata bukan sekadar megabintang sepak bola di Portugal. Popularitas CR7 bahkan membuatnya mendapat perlakuan bak seorang kepala negara ketika berada di tanah kelahirannya.

Cerita tersebut diungkapkan pelatih Timnas Wales, Craig Bellamy, menjelang duel melawan Portugal pada ajang UEFA Nations League, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB.

Advertisement

Bellamy mengaku pernah menyaksikan langsung betapa besarnya pengaruh Ronaldo ketika masih bekerja sebagai asisten pelatih Burnley. Momen tersebut terjadi saat Burnley menjalani pramusim di Lisbon.

Saat itu, Bellamy dan rombongan Burnley tiba di bandara. Mereka awalnya heran karena melihat begitu banyak polisi dan sejumlah akses di bandara ditutup.

"Kami tiba di bandara dan polisi ada di mana-mana. Bandara seperti dalam kondisi lockdown," ujar Bellamy, seperti dikutip The Sun, Kamis (24/9/2026). 

"Kami berpikir, 'Ada apa ini?' Kami memang mendapat sedikit perlakuan VIP sebagai Burnley. Kami naik bus dan menggunakan penerbangan carter, tetapi tetap harus masuk melalui jalur tertentu," lanjutnya.

Bellamy dan rombongan kemudian harus menunggu sekitar 10-15 menit di dalam bus. Mereka mengira telah terjadi masalah keamanan.

Namun, sebuah mobil tiba-tiba datang.

"Mobil itu berhenti, lalu seseorang keluar, membuka bagasi, mengambil sebuah ransel. Orang lain keluar dan mengenakan ransel itu. Siapa dia? Ronaldo," cerita Bellamy.

 


Bandara Lisbon Ditutup

Pemain Portugal, Cristiano Ronaldo beraksi dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ashley Landis)

Ronaldo kemudian berjalan sendirian melewati bandara yang dipenuhi polisi. Bahkan, sejumlah petugas keamanan tampak meminta berfoto dengannya.

"Dia berjalan sendirian dengan polisi di mana-mana dan bandara Lisbon ditutup. Bahkan polisi pun mengambil foto dengannya! Tidak ada yang berani mengganggunya," ujar Bellamy.

"Itu adalah perjalanan paling keren yang pernah saya lihat selama satu menit," imbuhnya.

Bellamy mengaku seluruh rombongan Burnley yang berada di dalam bus hanya bisa terdiam melihat pemandangan tersebut.

"Kami semua berada di dalam bus dengan mulut menganga. Semua orang yang sebelumnya mengeluh langsung diam. Rasanya seperti perlakuan untuk seorang presiden," ungkapnya.

"Bagaimana mungkin Anda bisa menutup seluruh bandara?" kata Bellamy.

 


Bukan Sekadar Superstar

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, melambaikan tangan ke fans setelah pertandingan Grup K Piala Dunia 2026 kontra Kolombia di Miami Stadium, Minggu (28/6/2026) pagi WIB. (AFP/Chandan Khanna)

Mantan pemain Liverpool, Manchester City, dan West Ham itu bahkan bercanda bahwa dirinya tidak mungkin mendapat perlakuan serupa.

"Saya bahkan tidak akan bisa membawa komputer melewati pemeriksaan bea cukai di bandara Cardiff!" ujarnya.

"Lalu saya berpikir, 'Apa yang baru saja saya lihat?' Saya menceritakan kisah ini karena begitulah besarnya sosok ini," lanjut Bellamy.

"Rasanya seperti, 'Wow'. Saya sangat senang bisa melihat momen tersebut karena dia benar-benar lebih dari sekadar superstar."

Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, masih menjadi bagian penting Timnas Portugal. Ia bahkan dipastikan tampil dalam laga melawan Wales di Lisbon.

Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi turnamen terakhir Ronaldo bersama Portugal. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda dirinya akan pensiun dari sepak bola internasional seperti rivalnya, Lionel Messi.

Laga melawan Wales juga memiliki nilai spesial karena digelar di Sporting CP, klub yang menjadi awal perjalanan Ronaldo sebelum meroket ke panggung sepak bola dunia.

 


Menikmati Kesempatan Lawan Portugal

Hasil tersebut membuat mereka harus kembali absen di Piala Dunia 2026. Padahal, mereka mampu tampil di Piala Dunia edisi sebelumnya setelah 15 tahun absen di turnamen sepak bola tertinggi antar bangsa empat tahunan tersebut. (AFP/Darren Staples)

Wales harus menghadapi Portugal yang diperkuat sejumlah pemain bintang. Selain Ronaldo, ada Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Ruben Dias, serta trio Paris Saint-Germain yang menjuarai Liga Champions, Nuno Mendes, Vitinha, dan Joao Neves.

Bellamy justru meminta anak asuhnya menikmati kesempatan tersebut.

"Kami harus bersemangat, tetapi jangan terlalu bersemangat. Kami bekerja sangat keras untuk bisa tampil di League A," tuturnya.

"Anda ingin berada dalam momen-momen seperti ini dalam sepak bola. Ketika karier bermain Anda berakhir, Anda tidak akan mengingat pertandingan tandang melawan Bury—kecuali Anda dihajar!" katanya berseloroh.

"Inilah momen-momen yang akan Anda ingat dan terus melekat dalam hidup," tegas Bellamy.

Sumber: The Sun

Berita Terkait