Bola.com, Nagoya - Cole Palmer berpeluang tidak lagi memperkuat Timnas Inggris selama Thomas Tuchel menjadi pelatih.
Mantan kepala pencari bakat Manchester United, Mick Brown, menilai keputusan Palmer mundur dari skuad Inggris bisa menjadi kesempatan yang terlewatkan untuk kembali meyakinkan Tuchel.
Palmer sebenarnya kembali mendapat panggilan untuk empat pertandingan UEFA Nations League pada jeda internasional September dan Oktober ini.
Sebelumnya, Tuchel tidak memasukkan gelandang serang Chelsea itu ke skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Namun, Palmer memilih mundur dari tim karena alasan pengelolaan beban kerja. Sejak Tuchel mulai menangani Inggris pada awal 2025, pemain berusia 24 tahun itu baru tiga kali tampil untuk The Three Lions.
Keputusan tersebut mendapat sorotan dari Tuchel. Pelatih asal Jerman itu menyebut Palmer kembali kehilangan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya secara langsung di pemusatan latihan.
"Dia melewatkan terlalu banyak kesempatan. Saya tidak menyalahkannya, itu hanya fakta," ujar Tuchel.
Pendapat Tuchel
Tuchel juga mengatakan Palmer terlalu sering absen dari pemusatan latihan karena cedera. Menurutnya, pemain harus berada di dalam skuad agar bisa mendapatkan kesempatan untuk membuktikan diri di hadapannya.
Tuchel memahami Palmer bermain dalam kondisi tidak nyaman dan kesakitan. Karena situasi tersebut, Palmer memilih mundur setelah menginformasikan kondisinya kepada Timnas Inggris dan Chelsea.
Meski begitu, Tuchel menegaskan Inggris tidak ingin menjadikan jeda internasional sekadar periode untuk mengatur beban pemain.
Ia ingin menciptakan lingkungan kompetitif yang membuat para pemain senang berkumpul dan bermain bersama.
"Kami fokus kepada pemain yang benar-benar ingin bermain untuk Inggris," tegas Tuchel.
Berdampak Besar
Brown melihat keputusan Palmer tersebut bisa berdampak besar terhadap masa depannya bersama Timnas Inggris.
Ia bahkan menilai ada kemungkinan Palmer telah memainkan pertandingan terakhirnya untuk Inggris di bawah Tuchel.
"Ada kemungkinan nyata Palmer telah memainkan pertandingan terakhirnya untuk Inggris di bawah Thomas Tuchel," kata Brown kepada Football Insider.
Brown merujuk pada komentar Tuchel mengenai Palmer yang terlalu sering melewatkan pemusatan latihan, baik karena cedera maupun pengelolaan beban kerja.
"Saya tidak yakin Tuchel sejak awal merupakan penggemar terbesar Palmer. Namun, semua orang meminta agar dia dipanggil. Ketika akhirnya mendapat kesempatan, Palmer justru mundur," ujar Brown.
Kehilangan Kesempatan
Menurut Brown, Tuchel memiliki pilihan lain di posisi Palmer. Sejumlah pemain disebut telah menunjukkan kepada sang pelatih bahwa mereka dapat dipercaya dan diandalkan ketika membela Inggris.
"Jika dia tidak mengambil kesempatan itu, mengapa Tuchel harus terus memberikannya? Apakah dia ingin bermain untuk Inggris atau tidak?" kata Brown.
Brown pun menilai Palmer tampaknya telah kehilangan kesempatannya untuk kembali mendapatkan kepercayaan Tuchel.
Ia juga mengaku tidak mengetahui bagaimana perasaan Palmer mengenai situasi tersebut.
Sumber: Football365