BRI Super League: Tiga Pekan Jeda FIFA Matchday, PSS Cari Formula Terbaik di Lini Tengah

Jeda FIFA Matchday menjadi kesempatan bagi PSS Sleman untuk berbenah. Salah satu sektor yang jadi perhatian jajaran tim pelatih adalah lini tengah.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 29 September 2026, 14:45 WIB
Dukungan penuh suporter saat PSS Sleman menghadapi Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12-9-2026). (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Sleman - Jeda FIFA Matchday menjadi kesempatan bagi PSS Sleman untuk berbenah. Salah satu sektor yang jadi perhatian jajaran tim pelatih adalah lini tengah.

Super Elang Jawa memang punya sejumlah opsi gelandang. Namun, dalam tiga laga awal BRI Super League 2026/2027, pelatih PSS Pieter Huistra sempat menempatkan pemain bertahan di sektor tengah.

Advertisement

Cleberson Souza dimainkan sebagai gelandang saat bersua Madura United pada pekan kedua. Sementara Christophe Nduwarugira mengisi sektor tersebut kontra Dewa United di pekan ketiga.

Eksperimen itu dilakukan untuk memberikan keseimbangan sekaligus perlindungan tambahan ketika Super Elang Jawa berada dalam fase bertahan.

"Kami menempatkan Chris atau Cleberson di lini tengah membantu tim mendapatkan keseimbangan dalam bertahan. Namun, ketika tim sudah lebih stabil kemungkinan tidak lagi membutuhkan tambahan pemain bertahan di posisi tersebut," ujar Huistra.

 


Kembali Andalkan Gelandang Murni

Pelatih anyar PSS Sleman, Pieter Huistra. (dok. PSS Sleman)

Huistra mengatakan persegeran peran kedua pemain tersebut bukan komposisi yang ingin dipertahankan untuk jangka panjang. Ia berharap lini tengah diisi sosok dengan karakter natural sebagai gelandang.

"Pada akhirnya kami ingin memainkan para gelandang murni di lini tengah. Komposisinya bisa Dion bersama Moussa, Dion bersama Dyar, Moussa bersama Dyar, atau Arda. Mereka memiliki karakter sebagai gelandang dan itu yang menjadi tujuan kami," katanya.

PSS sebenarnya punya cukup banyak opsi di sektor tengah. Selain Dominikus Dion, Moussa Bagayoko, Isfandyar Abdillah, dan Ferrel Arda, terdapat Kim Kurniawan, Hiromu Tanaka, hingga Markus Madjar.

Kehadiran Frederic Injai juga dinantikan. Gelandang asal Prancis itu masih menjalani pemulihan cedera dan diperkirakan comeback pada Oktober atau November mendatang.

"Tentu saja, jika Frederic sudah kembali kehadirannya juga akan sangat membantu tim," ucap Pieter Huistra.

 


Waktu Evaluasi Sebelum Hadapi PSM

PSS Sleman menggelar latihan jelang kompetisi musim 2026/2027. (Dok. ileague.id)

Utak-atik lini tengah merupakan bagian dari evaluasi PSS setelah mengawali kompetisi dengan hasil buruk. Laskar Sembada gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun.

PSS kalah 1-2 dari Bali United, Madura United (1-3), dan Dewa United (1-2). Hasil itu membuat mereka berada di posisi ke-15 klasemen sementara BRI Super League tanpa mengoleksi poin.

Jeda FIFA Matchday selama tiga pekan memberikan waktu bagi Pieter Huistra dan tim pelatih untuk mengevaluasi permainan plus menemukan formula yang lebih pas.

PSS akan bertanding lagi pada 11 Oktober 2026. Tim Elang Jawa ditantang PSM Makassar dalam pekan keempat BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Berita Terkait