Marc Marquez Dibayangi Rekor Buruk Jelang MotoGP Mandalika 2026: 4 Kali Gagal Finis di Indonesia

Marc Marquez datang ke MotoGP Mandalika 2026 dengan modal sempurna dari Jepang, tetapi memiliki satu catatan yang belum pernah terpecahkan di Sirkuit Mandalika.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 06 Oktober 2026, 19:30 WIB
Pembalap Ducati, Marc Maruqez memacu motornya saat sesi Warm Up menjelang race MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (5/10/2025). (AFP/Sonny Tumbaleka)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez menghadapi MotoGP Mandalika 2026 dengan momentum positif sekaligus catatan buruk yang masih membayangi.

Pembalap Ducati Lenovo tersebut belum pernah menyelesaikan balapan utama MotoGP Indonesia sejak Mandalika masuk kalender pada 2022.

Advertisement

Marc akan kembali mengaspal di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026.

Kedatangannya kali ini terasa lebih penting karena ia tengah berada dalam persaingan ketat memperebutkan gelar juara dunia MotoGP bersama Jorge Martin.

Setelah menyapu bersih Sprint Race dan balapan utama MotoGP Jepang di Motegi, Marc kini mengoleksi 331 poin.

Ia hanya terpaut dua angka dari Jorge Martin yang masih memimpin klasemen dengan 333 poin.


Empat Kunjungan, Empat Kali Gagal Menyelesaikan Grand Prix

GP Jerez 2020. Marc Marquez mengalami kecelakaan saat balapan utama di GP Jerez 2020 (26/7/2020). Ia tercecer di posisi 19 dan berusaha keras untuk comeback. Ia mengalami kecelakaan di tikungan ketiga yang menyebabkan ia terpental dan menghantam aspal dengan keras. (MotoGP.com)

Marc Marquez pertama kali tampil di Mandalika pada 2022 bersama Repsol Honda. Namun, ia bahkan tidak sempat mengambil start balapan utama.

Marc mengalami kecelakaan highside di Tikungan 7 ketika menjalani sesi pemanasan pada Minggu pagi.

Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan didiagnosis mengalami gegar otak. Setelah kembali ke sirkuit, tim medis menyatakan Marc tidak fit untuk mengikuti balapan.

Pada 2023, situasinya berbeda. Marc berhasil mengambil start Grand Prix, tetapi kembali gagal mencapai garis finis setelah mengalami kecelakaan saat balapan. Sehari sebelumnya, ia juga terjatuh pada lap pertama Sprint Race.

Setahun kemudian, Marc sebenarnya menunjukkan potensi yang lebih menjanjikan. Setelah start dari posisi ke-12, ia mampu bangkit dan finis ketiga pada Sprint Race 2024.

Namun, keberuntungan kembali tidak berpihak kepadanya pada balapan utama. Saat berada di posisi ketujuh, Ducati miliknya mengalami kerusakan mesin hingga terbakar dan memaksanya mengakhiri balapan.


Insiden dengan Bezzecchi pada 2025

Marc Marquez terjatuh di MotoGP Mandalika 2025, Minggu (5-10-2025). (Dok. motogp.com)

Catatan buruk tersebut berlanjut pada kunjungan Marc pada 2025. Saat itu, ia datang ke Mandalika sebagai juara dunia yang baru saja mengunci gelar di Jepang.

Balapan Marc berakhir bahkan sebelum menyelesaikan satu lap. Marco Bezzecchi yang berusaha melakukan manuver menabrak bagian belakang motor Marc. Keduanya terjatuh dan Marc mengalami cedera pada bahu kanannya.

Cedera tersebut kemudian membuat Marc harus absen pada sisa balapan musim 2025.

Dengan demikian, empat kunjungan Marc ke Mandalika menghasilkan tiga kali DNF dan satu kali DNS pada balapan utama MotoGP Indonesia.

Namun, catatan tersebut tidak berarti Marc selalu kesulitan di lintasan Mandalika. Pada 2024, ia mampu finis ketiga dalam Sprint Race.


Berbekal Modal Sempurna dari Jepang

Pembalap Ducati Lenovo Team asal Spanyol, Marc Marquez, memimpin di depan pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin, dalam balapan MotoGP Grand Prix Jepang di Mobility Resort Motegi, Motegi, Prefektur Tochigi, pada 4 Oktober 2026. (Toshifumi KITAMURA/AFP)

Marc kini kembali ke Mandalika dalam situasi yang berbeda. Ia baru saja meraih kemenangan ganda di MotoGP Jepang dengan menjadi pemenang Sprint dan Grand Prix.

Tambahan 37 poin dari Motegi memang belum cukup untuk mengambil alih puncak klasemen. Namun, jaraknya dengan Martin kini hanya dua poin, membuat persaingan gelar semakin ketat menjelang seri ke-17 musim ini.

MotoGP Mandalika pun menjadi kesempatan bagi Marc untuk memperbaiki catatan tersebut sekaligus menjaga momentum dalam perburuan gelar juara dunia.

Balapan utama MotoGP Indonesia 2026 akan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober.

Jika mampu mencapai garis finis, Marc bukan hanya berpeluang mendapatkan poin penting dalam persaingan dengan Martin, tetapi juga akhirnya mengakhiri catatan tanpa finis di Grand Prix Mandalika.

Sumber: Grande Premio

Berita Terkait