Gary Lineker Sayangkan Akhir Karier Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal: Seharusnya Seindah Messi

Gary Lineker menyoroti akhir karier Cristiano Ronaldo. Layak dapat perpisahan seperti Lionel Messi.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 Oktober 2026, 16:30 WIB
Superstar Argentina Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dari Portugal. Piala Dunia 2022 Qatar kemungkinan menjadi kesempatan terakhir untuk Mesis dan Ronaldo untuk memenangkan turnamen empat tahunan itu. (Adrian DENNIS, Roman KRUCHININ / AFP)

Bola.com, Jakarta - Gary Lineker menyayangkan akhir perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal yang kini diwarnai perselisihan.

Mantan striker Timnas Inggris itu menilai Ronaldo seharusnya mendapatkan perpisahan seindah Lionel Messi ketika mengakhiri kiprahnya bersama Argentina.

Advertisement

Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, membuat pernyataan panjang pada Selasa untuk menjelaskan kepergiannya secara mendadak dari pemusatan latihan Portugal, pekan lalu.

Dalam pernyataan tersebut, ia menuding pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, tidak memenuhi sejumlah janji.

Situasi itu sangat berbeda dengan yang dialami Messi. Pemain berusia 39 tahun tersebut menjalani pertandingan terakhirnya bersama Argentina dengan suasana penuh penghormatan.


Gambaran Perpisahan Ronaldo

CR7 juga gagal mencatatkan gol, assist, maupun kreasi peluang dan dribel sukses. Tiga tembakan yang dilepaskannya nihil hasil, dengan dua tendangan pada menit ke-68 dan ke-73 melenceng ke kanan. (Lars Baron/Getty Images/AFP)

Messi mencetak satu gol dan memberikan dua assist ketika Argentina menang 3-0 atas Benin dalam laga persahabatan di Stadion Monumental, Rabu (7-10-2026) pagi WIB.

Setelah pertandingan yang disebut sebagai penampilan terakhirnya dengan seragam biru putih itu, Messi mendapat sambutan emosional dari publik Buenos Aires.

Bagi Lineker, momen tersebut seharusnya juga menjadi gambaran yang layak diterima Ronaldo. Kapten Timnas Portugal itu merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya dengan koleksi 146 gol.

"Saya rasa ini sedikit menyedihkan karena dia sudah melakukan begitu banyak hal hebat. Pada akhirnya, lima atau 10 tahun lagi, tidak akan ada yang mengingat kontroversi ini. Kita hanya akan mengingat betapa hebatnya dia," kata Lineker kepada wartawan dalam konferensi industri olahraga Leaders Week di Stamford Bridge.

"Namun, jika melihat perpisahan Messi, itu begitu indah. Saya rasa Cristiano juga pantas mendapatkan hal yang sama," lanjutnya, dikutip dari Reuters.


Objek Perdebatan

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sama-sama bernasib apes. Kedua megabintang itu sama-sama tersingkir di Liga Champions klub masing-masing.

Ronaldo dan Messi memang telah lama dibandingkan dalam perdebatan mengenai siapa pemain terbaik di antara keduanya.

Messi mengoleksi delapan Ballon d'Or, sedangkan Ronaldo memiliki lima. Namun, keduanya tidak masuk daftar favorit untuk meraih Ballon d'Or 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Lineker juga memberikan pujian tinggi kepada Harry Kane.

Kapten Timnas Inggris itu menyamai rekor penampilan internasional Inggris dengan 125 pertandingan ketika menghadapi Republik Ceko, Rabu dini hari WIB kemarin.

Jumlah tersebut membuat Kane sejajar dengan mantan kiper Inggris, Peter Shilton.

Kane juga makin mempertegas statusnya sebagai pencetak gol terbanyak Inggris setelah menambah satu gol dalam kemenangan 3-0 tersebut sehingga koleksinya menjadi 91 gol.


Pujian buat Kane

Gelandang Inggris #11, Anthony Gordon (Kiri), merayakan gol pembuka bersama rekan satu timnya, striker Inggris #09, Harry Kane, dan gelandang Inggris #21, Eberechi Eze, selama pertandingan Grup A3 UEFA Nations League antara Republik Ceko dan Inggris di Fortuna Arena di Praha pada 30 September 2026. (Joe Klamar/AFP)

Lineker yang mencetak 48 gol untuk Inggris menilai Kane layak masuk pembicaraan mengenai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris.

Ia bahkan menyandingkan Kane dengan nama-nama besar seperti Bobby Charlton dan Bobby Moore.

"Saya rasa dia memang harus masuk pembicaraan itu. Mungkin bersama Bobby Charlton dan bahkan Bobby Moore. Lihat saja rekornya, dia luar biasa," ujar Lineker.

Menurut Lineker, kemampuan Kane tidak terbatas sebagai pencetak gol.

Ia menilai penyerang Bayern Munchen tersebut memiliki permainan yang lebih lengkap karena mampu turun menjemput bola, mengirim umpan, serta mencetak gol dengan berbagai cara.

"Dia bukan hanya pencetak gol, bukan sekadar pemain yang berada di kotak penalti seperti saya. Dia jauh lebih dari itu. Dia bisa turun ke belakang, mengirim umpan ke berbagai arah, mencetak berbagai jenis gol dengan kedua kaki maupun kepalanya. Dia punya semuanya," tambah Lineker.

 

Sumber: Reuters

Berita Terkait