Hydroplus Soccer League 2026/2027 Segera Dimulai, 110 Tim U-15 dan U-18 dari 5 Kota Siap Bersaing

Rencananya musim ini liga sepak bola putri ini akan digelar secara bergelombang di lima kota mulai pertengahan Oktober 2026. Kelima kota tersebut adalah Jakarta, Bandung, Surabaya, Kudus, dan Surakarta (Solo).

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 09 Oktober 2026, 14:15 WIB
Goal Aksis (jersey merah) unggul tipis 1-0 atas Scorpion FC (jersey biru) dalam lanjutan fase grup B U-15 Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada Rabu (8/7/2026). (Bola.com/Hydroplus)

Bola.com, Jakarta - Berkembangnya antusiasme remaja putri bermain sepak bola membuat Hydroplus Soccer League musim 2026/2027 semakin menarik. Bakal ada 110 tim yang bersaing di liga sepak bola putri U-15 dan U-18 pada musim ini.

Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan Hydroplus kembali menyelenggarakan liga sepakbola putri bertajuk Hydroplus Soccer League. Persaingan menuju gelar juara bakal makin kompetitif dengan kehadiran 110 tim, baik dari U-15 maupun U-18.

Advertisement

Rencananya musim ini liga sepak bola putri ini akan digelar secara bergelombang di lima kota mulai pertengahan Oktober 2026. Kelima kota tersebut adalah Jakarta, Bandung, Surabaya, Kudus, dan Surakarta (Solo).

Penyelenggaraan musim kedua Hydroplus Soccer League ini tak lepas dari kesuksesan musim 2025/2026 yang merupakan musim perdana. Saat itu jumlah keterlibatan remaja putri mencapai 1.723 orang.

Bahkan ketika Srikandi Merdeka Cup berlangsung pada Agustus 2026, mayoritas dari skuad Garuda Pertiwi dan Putri Indonesia yang tampil datang dari para pemain yang berkompetisi di Hydroplus Soccer League.

Bahkan, jebolan Hydroplus Soccer League yang tergabung di skuad Garuda Pertiwi sukses meraih posisi runner-up di turnamen yang melibatkan delapan tim dan tujuh negara Asia tersebut.

Melangkah lebih jauh lagi, ada 21 pemain jebolan Hydroplus Soccer League yang kini tergabung dalam 23 punggawa Timnas Putri di Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri 2027.

 

Mempertahankan Struktur Kompetisi dalam Ekosistem Sepak Bola Putri

Putri Tangsel City (jersey putih-pink) menahan imbang Arema FC Women (jersey merah) 1-1 dalam laga terakhir fase Grup B U-18 Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026). (Bola.com/Hydroplus)

Program Director Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatakan berlanjutnya Hydroplus Soccer League ini semakin memperkuat komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola putri yang berkesinambungan.

Dengan adanya pertandingan yang bergulir secara rutin setiap pekan diharapkan dapat menjadi ajang bagi pesepak bola putri mengembangkan kemampuan sekaligus menapaki jenjang karier menuju level profesional.

“Kehadiran Hydroplus Soccer League melengkapi piramida pembinaan sepak bola putri di Tanah Air yang digagas Djarum Foundation. Pada lapisan paling dasar, kami memiliki MilkLife Soccer Challenge untuk U-8, KU-10 dan KU-12, lalu Hydroplus Soccer League di kategori usia U-15 dan U-18," ujar Teddy Tjahjono.

"Dua kompetisi ini dapat mengantarkan pesepak bola putri menapaki jenjang yang lebih tinggi seperti Indonesia Women's League yang pada akhirnya akan membantu mereka menggapai mimpi menjadi pemain Timnas Indonesia Putri. Sementara di sisi lain, ini akan memperkukuh ekosistem sepak bola putri di Tanah Air,” lanjutnya.

Sementara itu, Group Brand Head Hydroplus, Yose Moriza, mengatakan, kembali digelarnya Hydroplus Soccer League merupakan bentuk komitmen mendukung kukuhnya ekosistem sepak bola melalui kompetisi rutin dan terstruktur guna mengasah kemampuan para pesepak bola putri muda Indonesia.

“Kami percaya talenta besar lahir dari kesempatan yang besar pula. Melalui Hydroplus Soccer League musim kedua ini, kami ingin memberikan panggung bagi para pesepak bola putri muda untuk bertanding, berkembang, dan menunjukkan potensinya," ujar Yose.

"Jadi nanti akan terbentuk ekosistem pembinaan yang bisa menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih besar bagi diri mereka dan sepak bola putri Indonesia,” lanjutnya.


Menambah Kota Penyelenggara, Ada Regulasi Baru

Arema FC Women (jersey biru) sukses meredam perlawanan Putri Surakarta (jersey merah) di partai penyisihan fase Grup A U-15 Hydroplus Soccer Challenge All-Stars 2025/2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, Minggu (5/7/2026). (Bola.com/Hydroplus)

Sesuai komitmen yang diungkapkan Teddy Tjahjono sejak bergulirnya Hydroplus Soccer League All-Stars di Kudus, Jawa Tengah, pada Juli 2026, musim ini kompetisi akan makin berkembang dengan hadirnya satu tambahan kota penyelenggara, yaitu Surakarta.

Tingginya antusiasme peserta di wilayah Jawa Tengah membuat Teddy merasa perlu adanya dua kota penyelenggara, selain Kudus yang sudah menjadi salah satu penyelenggara pada musim pertama.

"Hal ini bertujuan untuk menjangkau tim-tim yang bermarkas di area selatan Pulau Jawa, seperti Yogyakarta," penjelasan Teddy. 

Selain itu, demi meningkatkan iklim yang lebih kompetitif dan profesional, Hydroplus Soccer League musim ini juga menerapkan sejumlah regulasi baru, di antaranya ikatan kesepakatan antara tim dan orang tua tentang proses rekrutmen pemain dan benefit yang diterima selama membela tim tersebut di Hydroplus Soccer League.

Selain itu, layaknya liga profesional, kompetisi ini juga menyediakan jendela transfer pemain di awal dan di pertengahan musim.

“Langkah ini kami susun agar jalannya kompetisi semakin profesional dan para pesepak bola putri juga mulai memiliki gambaran tentang bagaimana industri sepak bola yang sebenarnya. Jadi kami berharap, tidak hanya piawai di lapangan hijau, tetapi mereka juga mulai memahami regulasi dan aturan-aturan dalam dunia sepak bola,” tandas Teddy.


Inspirasi dari Nafeeza

Duel Garuda Pertiwi vs Thailand di final Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino, Minggu (23/8/2026) malam WIB. Thailand menjadi juara setelah menang 1-0 atas Garuda Pertiwi. Tampak dalam foto, Nafeeza Ayasha Nori (10), tengah berusaha merebut bola dari pemain Thailand. (Bola.com/Nirmatuloh Efendi)

Bergulirnya Hydroplus Soccer League musim kedua ini mendapat apresiasi dari para pesepak bola putri. Salah satunya Nafeeza Ayasha Nori.

Mengikuti Hydroplus Soccer League sejak musim perdana, dara kelahiran 29 Maret 2011 ini kini mulai meretas impian membela Timnas Indonesia di panggung internasional.

Nafeeza tergabung dalam Timnas Putri di Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri 2027 yang baru saja mengalahkan Bahrain dan Arab Saudi di Singapura.

“Dengan adanya Hydroplus Soccer League, jelas saya bisa mendapat pengalaman bertanding dan belajar menghadapi persaingan yang ketat untuk mengembangkan kemampuan bermain saya," ujar Nafeeza.

"Dan yang terpenting menurut saya, liga ini juga memiliki peran dalam perjalanan saya menuju tim nasional sekarang ini,” ucap Nafeeza.

Pada musim kedua, Nafeeza akan bergabung dengan Akademi Persib Bandung U-18. Ia berharap, dapat menorehkan prestasi lebih tinggi lagi dibanding musim perdana.

“Berkaca dari pengalaman musim lalu, saya menjadi lebih termotivasi lagi untuk berkembang dan meningkatkan performa terbaik, karena di Hydroplus Soccer League aku juga belajar menghadapi lawan dari berbagai daerah,” tegasnya.

 


Jadwal dan Jumlah Peserta Hydroplus Soccer League 2026/2027

Regional Jakarta (Bergulir mulai 10 Oktober 2026)

U-15: 18 tim

U-18: 10 tim

Regional Bandung (Bergulir mulai 17 Oktober 2026)

U15: 17 tim

U18: 9 tim

Regional Surabaya (Bergulir mulai 18 Oktober 2026)

U15: 13 tim

U18: 6 tim

Regional Kudus (Bergulir mulai 25 Oktober 2026)

U15: 15 tim

U18: 9 tim

Regional Surakarta (Bergulir mulai 25 Oktober 2026)

U15: 13 tim

Berita Terkait