Bola.com, Jakarta - Liverpool harus menelan pil pahit setelah menderita kekalahan perdana di bawah asuhan manajer baru Andoni Iraola.
Bertanding di Stadion Anfield Minggu (11/10/2026), The Reds takluk di tangan Manchester City yang tampil begitu dominan hingga mengakhiri laga dengan skor meyakinkan.
Krisis cedera yang melanda skuad membuat Iraola terpaksa menurunkan formasi lini serang darurat dengan memasang para pemain muda seperti Victor Munoz dan Lewis Koumas.
Di tengah keterbatasan tersebut, Liverpool sempat mendominasi jalannya pertandingan sebelum petaka datang pada babak kedua.
Gelandang andalan Liverpool, Ryan Gravenberch, diganjar kartu merah kontroversial pada menit ke-62.
Kehilangan satu pemain membuat pertahanan Liverpool runtuh, hingga berujung pada gol kemenangan dari Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki.
Kartu Merah Mengubah Pertandingan
Sorotan publik setelah pertandingan banyak tertuju pada performa rekrutan anyar berharga mahal seperti Florian Wirtz dan Bradley Barcola.
Namun, analisis mendalam menunjukkan masalah terbesar Liverpool justru dari penampilan inkonsisten gelandang senior asal Argentina, Alexis Mac Allister.
Padahal, pada 60 menit pertama sebelum kartu merah terjadi, Mac Allister sempat menunjukkan kontribusi positif dalam mendistribusikan bola.
Ia tercatat mampu melepaskan umpan-umpan terobosan akurat yang membantu Liverpool keluar dari tekanan lini tengah Manchester City.
Namun, situasi berubah drastis ketika Liverpool harus bermain dengan 10 orang dan kehilangan kendali permainan.
Sebagai pemain yang lebih berpengalaman dan pemenang Piala Dunia, Mac Allister justru gagal mengambil alih kepemimpinan untuk membimbing pemain muda seperti Trey Nyoni di lapangan.
Kecewa Atas Hilangnya Intensitas Bermain Mac Allister
Alih-alih memperkuat lini tengah dan melindungi lini pertahanan dari gempuran lawan, gelandang berusia 27 tahun itu justru minim kontribusi defensif.
Tercatat statistik ia hanya melakukan satu tekel sukses dan kalah dalam sebagian besar duel perebutan bola di area tengah.
Pelatih Andoni Iraola tentu dibuat kecewa berat dengan hilangnya intensitas bermain Mac Allister di sepertiga akhir laga.
Manajer Liverpool tersebut kini dihadapkan pada evaluasi serius menjelang pertandingan penting berikutnya di Liga Inggris maupun Liga Champions.
Dengan absennya beberapa pemain kunci akibat cedera dan akumulasi kartu, posisi Mac Allister memang masih akan dibutuhkan dalam waktu dekat.
Namun demikian, tuntutan untuk tampil lebih disiplin dan bertenaga di luar penguasaan bola jika ia ingin mempertahankan tempat utamanya di skuad utama Liverpool musim ini.
Sumber: Give Me Sport