Hector Souto Tak Risau Hadapi Brasil di Futsal Nations Cup 2026: Ingin Timnas Indonesia Petik Pengalaman Berharga

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menganggap duel melawan Brasil di Futsal Nations Cup 2026 sebagai tantangan yang cukup besar.

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 13 Oktober 2026, 20:00 WIB
Kepala Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto mengenai persiapan Timnas Futsal Indonesia dalam event Futsal Nations Cup 2026. (Dok. FFI)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, tak gentar menghadapi Brasil di ajang Futsal Nations Cup 2026.

Meski menyadari perbedaan kualitas kedua tim, pelatih asal Spanyol itu menegaskan hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatiannya.

Advertisement

Bagi Souto, kesempatan menghadapi tim-tim kuat dunia justru menjadi bagian penting dari proses perkembangan Timnas Futsal Indonesia.

Ia ingin para pemain mendapatkan pengalaman berharga yang bisa menjadi bekal untuk menghadapi tantangan lebih besar pada masa mendatang.

Souto juga berharap perjuangan skuad Garuda bisa memberikan inspirasi bagi perkembangan futsal di Tanah Air, mulai dari para pemain dan pelatih hingga para pendukung tim nasional.

"Menghadapi Brasil merupakan tantangan besar. Kami semua tahu bagaimana situasi sepak bola dan futsal di dunia. Jadi, kami tahu apa yang akan kami hadapi," ujar Souto.

"Namun, saya tidak terlalu khawatir dengan hasil pertandingan. Hal yang lebih saya khawatirkan adalah apakah kami bisa memberikan inspirasi bagi generasi-generasi mendatang di Indonesia," lanjutnya.


Investasi untuk Masa Depan Futsal Indonesia

Kepala Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto melatih para pemain Timnas Futsal Indonesia dalam event Futsal Nations Cup 2026. (Dok. FFI)

Souto menegaskan musim 2026/2027 menjadi periode penting bagi Timnas Futsal Indonesia untuk mengembangkan kemampuan dengan menghadapi lawan-lawan yang memiliki kualitas di atas mereka.

Menurutnya, pertandingan melawan tim kuat merupakan kesempatan untuk mengukur kemampuan pemain sekaligus mempelajari berbagai aspek permainan yang mungkin belum banyak mereka temui sebelumnya.

"Musim 2026/2027 ini merupakan periode ketika kami akan berinvestasi dengan menghadapi lawan-lawan yang jelas lebih kuat daripada kami. Sebagai pelatih kepala, saya tidak terlalu mengkhawatirkan hasilnya," tuturnya.

"Saya juga tidak takut menghadapi kondisi lapangan yang berbeda dan berbagai tantangan lainnya," imbuh Souto.

Baginya, pengalaman menghadapi pemain-pemain terbaik dunia akan membantu meningkatkan pemahaman taktik, mental bertanding, serta kesiapan para pemain Indonesia ketika berhadapan dengan lawan yang memiliki level permainan lebih tinggi.


Brasil dan Tanjung Verde Jadi Ujian Berat

Kepala Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto melatih para pemain Timnas Futsal Indonesia dalam event Futsal Nations Cup 2026. (Dok. FFI)

Souto menjelaskan tidak hanya Brasil, Tanjung Verde juga menjadi salah satu lawan yang berat karna memiliki sejumlah pemain yang berkompetisi di Liga Placard Portugal.

Kompetisi itu dikenal sebagai salah satu liga futsal yang memiliki persaingan ketat, sehingga para pemainnya dapat memberikan ujian berharga bagi skuad Garuda.

"Hal yang paling saya inginkan adalah agar para pemain kami bisa merasakan sendiri bagaimana menghadapi para pemain terbaik di dunia, bukan hanya dari Brasil," kata Souto.

"Tanjung Verde juga membawa banyak pemain yang bermain di Liga Placard Portugal, salah satu liga terbaik di Portugal," lanjutnya.

Ia juga berharap pengalaman yang diperoleh dari Futsal Nations Cup 2026 tidak hanya bermanfaat bagi skuad saat ini, tetapi juga menjadi modal bagi perkembangan futsal Indonesia dalam jangka panjang.

"Kami berada di sini untuk mendapatkan pengalaman dan mempersiapkan para pemain agar mampu menghadapi situasi yang sulit, terlebih setelah menempuh perjalanan panjang," ujarnya.

"Melalui pengalaman seperti ini, kami bisa memperoleh banyak pengetahuan untuk masa depan, bukan hanya untuk tim kami saat ini, tetapi juga untuk generasi berikutnya," pungkas Souto.

Berita Terkait