Liga Champions: Man City Kalah dari PSG, Enzo Maresca Ungkap Pengakuan Mengejutkan Luis Enrique

Enzo Maresca ungkap pengakuan mengejutkan Luis Enrique usai Man City kalah dari PSG.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 15 Oktober 2026, 09:00 WIB
Pelatih kepala Paris Saint-Germain asal Spanyol, Luis Enrique (kiri), dan manajer Manchester City asal Italia, Enzo Maresca (kanan), berpelukan di pinggir lapangan saat peluit akhir pertandingan League Phase UEFA Champions League antara Manchester City dan Paris Saint Germain di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 15 Oktober 2026. PSG memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 4-2. (FRANCK FIFE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, mengungkapkan pengakuan Luis Enrique setelah Paris Saint-Germain (PSG) menaklukkan timnya dengan skor 4-2 dalam pertandingan Liga Champions di Etihad Stadium, Kamis dini hari WIB.

Maresca menilai Man City pantas memperoleh hasil lebih baik setelah memperlihatkan peningkatan permainan pada babak kedua.

Advertisement

Menurutnya, banyaknya peluang yang diciptakan tim tuan rumah membuat hasil imbang layak dipertimbangkan.

Menariknya, Maresca mengaku mendapatkan pengakuan serupa dari pelatih PSG tersebut seusai pertandingan.

"Luis cukup jujur pada akhir pertandingan. Dia mengatakan, 'Hari ini kami cukup beruntung'," ujar Maresca kepada TNT, dilansir Metro.

Kendati mengakui keunggulan PSG, Maresca menyayangkan dua gol yang bersarang di gawang timnya dalam waktu berdekatan. Situasi tersebut membuat Man City kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama.

"Kami memulai pertandingan dengan cukup baik sampai gol pertama tercipta. Namun, kami kebobolan gol kedua satu menit kemudian dan itu mungkin memengaruhi kondisi tim. Kami kesulitan pada babak pertama," katanya.

 

 Ingin tahu klasemen terkini Liga Inggris? Cek di sini ya


Lakukan Perubahan

Selebrasi pemain PSG saat mengalahkan Manchester City di Liga Champions (AFP)

Maresca menilai performa anak asuhnya berubah signifikan setelah jeda. Ia melakukan tiga pergantian pemain sekaligus dengan memasukkan Matheus Nunes, Iliman Ndiaye, dan Ayyoub Bouaddi.

"Pada babak kedua, permainan kami jauh, jauh, jauh lebih baik. Saya bahkan merasa kami pantas mendapatkan sesuatu yang lebih," lanjut pelatih asal Italia tersebut.

Ia menjelaskan perubahan dilakukan pada pola pressing dan permainan saat menguasai bola.

Menurut Maresca, Man City sempat kehilangan keseimbangan setelah kebobolan dua gol dalam waktu singkat, tetapi mampu memperbaiki penampilan setelah turun minum.


Man City Bangkit pada Babak Kedua

Aksi pemain PSG Desire Doue menjebol gawang Manchester City di laga Liga Champions (AFP)

PSG tampil dominan pada paruh pertama dan unggul tiga gol sebelum pertandingan memasuki menit ke-33.

Desire Doue, Ousmane Dembele, dan Vitinha bergantian mencatatkan nama di papan skor untuk membawa tim tamu berada di atas angin.

Man City baru memberikan perlawanan lebih kuat setelah turun minum. Erling Haaland mencetak dua gol yang memangkas jarak dan membuka peluang bagi tuan rumah untuk menipiskan ketertinggalan.

Namun, PSG berhasil mempertahankan keunggulan setelah Maghnes Akliouche mencetak gol keempat. Tim tamu juga selamat dari ancaman ketika Ferran Torres gagal memanfaatkan hadiah penalti.

Secara keseluruhan, Man City melepaskan 27 tembakan, sementara PSG mencatatkan 15 percobaan.

Meski demikian, tim asuhan Luis Enrique tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.

 

Sumber: Metro


Persaingan Terkini

Berita Terkait