Bola.com, Jakarta - Arsenal mendapat kabar positif jelang lawatan ke The City Ground untuk menghadapi Nottingham Forest pada Minggu dalam lanjutan Premier League. Gelandang asal Spanyol Martin Zubimendi diperkirakan sudah bisa kembali tersedia untuk pertandingan tersebut.
Zubimendi absen ketika Arsenal menang 3-0 atas Lille pada laga Grup Liga Champions di Emirates Stadium, Rabu (14/10) dini hari. Ia mengalami cedera pergelangan kaki saat menjalani sesi latihan setelah pertandingan melawan Leeds United.
Ketidakhadiran pemain berusia 27 tahun itu tidak menghentikan tren bagus Arsenal di Eropa. Kemenangan atas Lille membuat The Gunners memperpanjang catatan kemenangan beruntun mereka di fase liga kompetisi tersebut menjadi 14 pertandingan.
Berikut perkembangan terakhir soal kondisi Zubimendi menjelang lawatan ke Nottingham Forest.
Cedera Dinilai Tidak Serius
Berita mengenai kemungkinan kembalinya Zubimendi disampaikan langsung oleh manajer Arsenal, Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa masalah yang dialami sang gelandang tidak termasuk kategori parah.
Arteta memberi sinyal positif soal durasi absen pemain berusia 27 tahun tersebut, sambil menekankan keputusan kapan Zubimendi dapat bermain kembali tetap tergantung pada respons fisiknya terhadap rasa sakit.
“Zubi, saya memperkirakan dia hanya akan absen selama beberapa hari,” ujar Arteta, dikutip dari Evening Standard.
Pemeriksaan Lapangan Jadi Penentu Ketersediaan
Meskipun Arteta menyebut cederanya tidak parah, ia enggan menjamin Zubimendi langsung bisa tampil melawan Nottingham Forest, apalagi sebagai starter sejak menit pertama.
Arsenal berharap sang gelandang pulih cepat dan bisa kembali masuk daftar pemain yang tersedia. Namun, Arteta menekankan bahwa performa dan rasa nyaman Zubimendi saat kembali berlatih di lapangan akan menjadi faktor krusial sebelum mengambil keputusan akhir.
“Kami harus melihat bagaimana kondisinya ketika kembali menginjakkan kaki di lapangan, termasuk bagaimana dia mengatasi rasa sakit dan sedikit ketidaknyamanan yang mungkin masih dirasakannya,” lanjutnya.
Sumber: London Evening Standard