Antonio Conte Beri Lampu Hijau Tangani Manchester United, Siap Gantikan Michael Carrick

Antonio Conte dilaporkan membuka peluang untuk menjadi pelatih Manchester United jika klub memutuskan berpisah dengan Michael Carrick.

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 16 Oktober 2026, 18:45 WIB
Pelatih Napoli Antonio Conte serius menghadapi mantan klubnya Juventus (AP0

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) dikabarkan mendapat sinyal positif dari Antonio Conte yang disebut terbuka menggantikan Michael Carrick sebagai pelatih di Old Trafford.

Menurut laporan talkSPORT, Jumat (16/10/2026), perwakilan Conte telah menghubungi pihak Manchester United. Dia menyampaikan ketertarikan pelatih asal Italia tersebut terhadap posisi yang berpotensi kosong jika MU memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Carrick.

Advertisement

Di sisi lain, Conte bukan satu-satunya nama yang dikaitkan dengan kursi pelatih Manchester United. Fabian Hurzeler, yang menangani Brighton & Hove Albion, disebut sebagai salah satu kandidat utama jika Setan Merah memutuskan mengganti Carrick.

Situasi Carrick memang tengah menjadi sorotan. Manchester United menelan empat kekalahan dalam sembilan pertandingan pertama musim 2026–2027. Hasil tersebut membuat tekanan terhadap sang pelatih semakin besar, terutama menjelang pertandingan penting melawan Leeds United.

Kekalahan dari Leeds disebut berpotensi memperburuk situasi Carrick. Meski demikian, belum ada kepastian bahwa Manchester United akan melakukan pergantian pelatih.


Rekam Jejak Conte Cukup Apik

Pelatih Napoli, Antonio Conte saat laga Liga Champions melawan Benfica, 11 Desember 2025. Ia menuntut menang di laga Napoli vs Milan di Piala Super Italia. (AP Photo/Armando Franca)

Pengalaman Antonio Conte di Premier League membuat namanya menarik untuk dipertimbangkan Manchester United. Pelatih berusia 57 tahun itu pernah menangani Chelsea dan Tottenham Hotspur, sehingga sudah memahami tuntutan kompetisi sepak bola Inggris.

Saat memimpin Chelsea pada Juli 2016 hingga Juli 2018, Conte berhasil mempersembahkan gelar Premier League dan Piala FA. Ia kemudian kembali berkarier di Inggris bersama Tottenham Hotspur pada November 2021 hingga Maret 2023.

Jika nantinya bergabung dengan Manchester United, Conte akan menjalani periode ketiganya sebagai pelatih di Premier League.

Pengalamannya menangani klub-klub besar serta reputasinya dalam menerapkan standar tinggi bisa menjadi pertimbangan bagi manajemen Setan Merah.

 


Conte Ingin Menangani Klub yang Haus Gelar

Antonio Conte kesal dengan kekalahan Chelsea dari AS Roma. (AFP / ALBERTO PIZZOLI)

Dalam wawancara dengan The Athletic, Conte sebelumnya mengungkapkan ambisinya untuk menangani klub besar yang ingin kembali bersaing memperebutkan gelar.

Menurutnya, klub dengan sejarah panjang dan koleksi trofi yang banyak harus memiliki ambisi untuk kembali berada di puncak. Ia juga menilai tekanan untuk menang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pekerjaan di klub besar.

“Jika Anda bergabung dengan klub yang memiliki sejarah besar dan dipenuhi trofi serta gelar, Anda harus menghormati sejarah itu dengan berambisi membawa klub kembali bersaing,” ujar Conte.

Ia mengakui bahwa hanya satu tim yang bisa menjadi juara setiap musim. Namun, menurutnya, seorang pelatih harus mampu menanamkan keyakinan untuk menang kepada para pemain, suporter, dan jajaran direksi.

“Anda harus menumbuhkan semangat dan harapan bahwa kita bisa menang. Sebab, sejarah hanya bisa ditorehkan melalui kemenangan,” lanjutnya.

Sumber : Sport Mole

 

Berita Terkait