Bola.com, Jakarta - Lionel Messi kembali mendapat penghormatan istimewa menjelang akhir perjalanan karier internasionalnya bersama Timnas Argentina. Kali ini, nama megabintang berjuluk La Pulga tersebut diabadikan sebagai nama spesies tanaman baru yang ditemukan di Pegunungan Andes, Peru.
Seperti dikutip dari Sport Illustrated, Minggu (18/10/2026), tanaman tersebut diberi nama Salvia messii. Penghormatan ini terbilang unik karena nama Messi kini tidak hanya melekat pada dunia sepak bola, tetapi juga menjadi bagian dari dunia botani.
Penamaan tanaman itu terinspirasi dari warna bunganya yang menyerupai seragam Timnas Argentina, yakni biru muda dan putih. Selain itu, penemuan spesies tersebut bertepatan dengan momen menjelang perpisahan Messi dari sepak bola internasional.
Spesies baru tersebut ditemukan di kawasan Pegunungan Andes, Peru, dan langsung dikategorikan sebagai tanaman yang terancam punah.
Penelitian mengenai tanaman ini dilakukan oleh Paul Gonzales dari Museum Sejarah Alam Universitas Nasional San Marcos, bersama peneliti Argentina Rolando Uria serta ahli biologi Jean Capcha-Ramos dari Huarango Nature.
Nama Salvia messii disusun berdasarkan aturan tata nama botani internasional. Dalam bahasa Latin, nama tersebut bermakna tanaman milik Messi.
Tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi sekitar 1,5 meter. Ukurannya memang tidak jauh berbeda dari Lionel Messi yang memiliki tinggi sekitar 170 cm.
Bukan Penghormatan Pertama untuk Messi
Penghormatan melalui penamaan spesies tanaman ini menambah daftar panjang apresiasi yang diterima Messi sepanjang kariernya.
Sebelumnya, nama pemain berusia 39 tahun tersebut telah diabadikan pada sejumlah fasilitas dan produk, termasuk tribun di stadion Inter Miami serta bagian tribun di markas klub masa kecilnya, Newell's Old Boys.
Messi juga baru saja menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Buenos Aires menjelang pertandingan perpisahannya bersama Timnas Argentina.
Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan kariernya di dunia olahraga, perannya dalam memperkenalkan identitas Argentina di panggung internasional, serta kontribusi sosial melalui Leo Messi Foundation, UNICEF, dan berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.
Messi bukan satu-satunya pesepak bola yang namanya diabadikan sebagai nama spesies baru menjelang Piala Dunia 2026. Peneliti asal Spanyol, Jesus Ortea, sebelumnya menamai sejenis moluska laut Aldisa vozinhai, terinspirasi dari kiper andalan Timnas Cape Verde, Vozinha.
Ortea juga pernah mengabadikan nama mantan kiper Timnas Kosta Rika dan Real Madrid, Keylor Navas, pada spesies siput laut.
Masih Memburu Prestasi
Meski terus menerima penghormatan di luar lapangan, Messi masih memiliki sejumlah target bersama Inter Miami.
Kapten Timnas Argentina itu memburu gelar MVP MLS untuk ketiga kalinya secara beruntun, sekaligus berpeluang mempertahankan gelar pencetak gol terbanyak atau MLS Golden Boot.
Selain pencapaian individu, Messi juga berambisi membawa Inter Miami mempertahankan gelar juara MLS Cup. Babak playoff MLS dijadwalkan mulai bergulir pada 18 November.
Sumber: Sport Illustrated