Polisi Prancis Minta PSG Vs Barcelona Ditunda, Pemerintah Tegaskan Laga Tetap Berlangsung

PSG Vs Barcelona terancam ditunda akibat kerusuhan di Paris, pemerintah Prancis beri kepastian.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Oktober 2026, 07:45 WIB
Logo Liga Champions. (KERSTIN JOENSSON/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pertandingan Paris Saint-Germain (PSG) melawan Barcelona pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027 sempat terancam ditunda menyusul kerusuhan di Paris, Prancis.

Kekhawatiran terhadap situasi keamanan di ibu kota Prancis itu memunculkan desakan agar duel dua kandidat juara Eropa tersebut dijadwalkan ulang.

Advertisement

Kerusuhan selama akhir pekan berujung pada penangkapan lebih dari 1.800 orang setelah demonstran terlibat bentrokan dengan aparat keamanan.

Pada Senin, otoritas setempat memberlakukan jam malam terbatas di sejumlah wilayah Paris menyusul kekerasan di jalanan yang disebut sebagai satu di antara yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

 


Khawatir Kerusuhan Lanjutan

Sejumlah demonstran berdiri di depan sepeda yang terbakar saat aksi menentang kenaikan biaya hidup sekaligus menyuarakan tuntutan mahasiswa di Paris, Prancis, Sabtu (17/10/2026). (AP Photo/Thibault Camus)

Menurut media Prancis, AlertesInfos, seorang perwakilan serikat polisi Prancis meminta pertandingan PSG kontra Barcelona ditunda karena khawatir terjadi kerusuhan lanjutan.

Protes yang berlangsung sejak September itu dilaporkan makin diwarnai kekerasan hingga mendorong pemerintah turun tangan.

PSG dijadwalkan menjamu Barcelona di Parc des Princes pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu (21-10-2026) pukul 02.00 WIB. Pertandingan tersebut juga menjadi laga kandang pertama PSG di Paris dalam sembilan hari terakhir.

Kedua tim sama-sama mengawali Liga Champions musim ini dengan hasil sempurna. PSG asuhan Luis Enrique memimpin klasemen setelah mengalahkan Slovan Bratislava 6-1 dan Manchester City 4-2.

Sementara itu, Barcelona besutan Hansi Flick menempati posisi kedua berkat kemenangan atas Feyenoord dengan skor 5-1 dan Galatasaray 4-1.

 


Pastikan Pertandingan Tetap Berlangsung

Sebuah mobil terbakar di Lapangan République saat aksi demonstrasi menentang kenaikan biaya hidup dan menyuarakan keluhan mahasiswa di Paris, Prancis, Sabtu (17/10/2026). (AP Photo/Thibault Camus)

Di tengah desakan penundaan, Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, memastikan pertandingan PSG melawan Barcelona tetap digelar sesuai jadwal.

Menurut Onze Mondial, pemerintah juga tidak memiliki rencana menunda pertandingan Liga Champions lainnya.

"Pelaksanaan pertandingan tidak diragukan," kata Nunez, dilansir Give Me Sport.

Pelatih PSG, Luis Enrique, turut berharap pertandingan berjalan lancar. Ia menegaskan fokusnya menjelang pertandingan adalah sepak bola dan bukan persoalan di luar lapangan.

"Saya bukan orang yang seharusnya membicarakan hal tersebut. Saya di sini untuk berbicara tentang sepak bola. Tentu saja, kami tidak menyukai kekerasan seperti ini, tetapi begitulah masyarakat berkembang. Saya hanya bisa fokus pada sepak bola. Saya berharap pertandingan berjalan lancar," ujar Enrique dalam konferensi pers menjelang laga.

 


Bukan Kali Pertama

Pemain Inggris Jarell Quansah berebut bola dengan pemain Meksiko Johan Vasquez selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Meksiko dan Inggris di Mexico City, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Eduardo Verdugo)

Usulan penundaan pertandingan akibat persoalan keamanan bukan kali pertama muncul tahun ini.

Menjelang duel babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Inggris, FIFA dilaporkan sempat mempertimbangkan perubahan waktu kick-off karena kondisi cuaca dan kepadatan massa setelah perayaan suporter Meksiko di jalanan Mexico City.

Dalam insiden tersebut, empat penggemar dilaporkan meninggal dunia.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait