Bola.com, Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, membacakan hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI, khususnya mengenai pelanggaran Kode Disiplin PSSI 2025 dalam laga Persita Tangerang kontra Persija Jakarta.
Ferry mengatakan suporter Persija, The Jakmania, mendapatkan larangan tur tandang selama setengah musim di BRI Super League 2026/2027.
Selain itu, The Jakmania mendapatkan denda Rp60 juta akibat menyalakan petasan dan suar.
Sementara, panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persita Tangerang dikenai denda Rp40 juta. Suporter tim berjuluk Pendekar Cisadane itu juga tidak diperbolehkan away ke Jakarta pada putaran kedua.
Penjelasan Ferry Paulus
Keributan antarpenonton memang pecah saat jeda turun minum partai Persita kontra Persija dalam pekan kelima di Banten International Stadium (BIS), Serang,akhir pekan lalu.
"Ada momen yang sangat disayangkan, pertandingan berjalan dengan lancar dan baik, tapi terhenti di babak kedua karena keributan sepele masalah spanduk, tapi merembet dan terjadi berulang-ulang," ujar Ferry dalam konferensi pers di Kantor I.League, Jakarta Selatan, Rabu (21-10-2026).
"Dari hasil sidang komdis yang rasanya cukup alot karena memakan waktu dua hari, keputusan panpel persita diputuskan pelanggaran sebesar denda Rp40 juta."
"Satu di antara yang menjadi titik poin dan sangat penting bahwa persita dalam hal ini sebagai tuan rumah, selain sanksi, suporter Persita dilarang away ke Persija," jelasnya.
Keterangan Lanjutan
Dalam hukuman Komdis yang dituturkan Ferry, tidak ada keputusan tentang pengurangan poin terhadap Persija, meski isunya berembus kencang di media sosial.
"Khusus Persija dilarang away selama setengah musim, memang jumlah laga enam, tapi selama setengah musim dilarang di BRI Super League," ucap Ferry.
"Selain itu Persija didenda Rp30 juta. Hal lain penyalaan petasan tiga kali dan satu flare sehingga suporter Persija diharuskan membayar denda Rp60 juta," kata Ferry.