Bola.com, Jakarta - Calvin Verdonk mendapat sorotan setelah Lille menelan kekalahan 2-4 dari Galatasaray pada matchday ketiga League Phase Liga Champions 2026/2027 di Decathlon Arena – Stade Pierre-Mauroy, Rabu (21-10-2026) malam WIB.
Kendati bermain penuh selama 90 menit, bek Timnas Indonesia itu hanya mendapat nilai 4 dari media lokal Prancis, Le Petit Lillois.
Verdonk dipercaya tampil sejak menit pertama di posisi bek kiri, menggantikan Romain Perraud. Ia melengkapi barisan pertahanan Lille bersama Alexsandro, Nathan Ngoy, dan Maxima Goffi.
Dalam ulasannya, Le Petit Lillois menilai Verdonk tampil agresif, tetapi terkadang berlebihan ketika menjalankan tugasnya.
Ia juga dinilai cukup tegas dalam bertahan, meski gagal mengantisipasi pergerakan Roland Sallai menjelang akhir babak pertama.
"Tampil menggantikan Romain Perraud, Calvin Verdonk bermain agresif, bahkan terlalu agresif. Ia cukup lugas dalam bertahan, tapi ia berhasil dikelabui oleh Roland Sallai dalam proses terciptanya gol penyeimbang Galatasaray tepat sebelum babak pertama berakhir," tulis Le Petit Lillois.
Verdonk Jadi Starter, Lille Tetap Terpuruk
Pertandingan melawan Galatasaray menjadi momen penting bagi Verdonk karena untuk pertama kalinya ia dipercaya sebagai starter di Liga Champions.
Pemain berusia 29 tahun itu juga menyelesaikan pertandingan tanpa digantikan.
Namun, Lille gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Dua gol Soriba Diaoune tak cukup untuk menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan.
Galatasaray mencetak empat gol melalui Yunus Akgun, Aleksey Batrakov, gol bunuh diri kiper Berke Ozer, dan Victor Osimhen.
Hasil tersebut membuat Lille belum mengoleksi poin setelah menelan tiga kekalahan beruntun di League Phase. Mereka pun makin terpuruk di papan bawah klasemen.
Pemain dengan Nilai Tertinggi
Le Petit Lillois memberikan penilaian rendah kepada sebagian besar pemain Lille.
Di antara 11 pemain yang tampil sebagai starter, hanya Soriba Diaoune yang memperoleh nilai tertinggi, yakni 6,5, setelah memborong dua gol tuan rumah.
Sementara itu, Verdonk mendapat nilai 4, sama seperti Maxima Goffi, Nathan Ngoy, dan Nabil Bentaleb.
Bek tengah, Alexsandro, memperoleh nilai terendah, meski mencatatkan assist, setelah kesulitan menghadapi serangan Galatasaray yang dipimpin Victor Osimhen.
Di sisi lain, data FotMob memberikan Verdonk rating 6,0. Ia mencatatkan 64 sentuhan bola, menciptakan dua peluang, dan membukukan akurasi umpan sebesar 82 persen.
Dalam aspek bertahan, Verdonk melakukan dua tekel, satu sapuan, dua intersepsi, serta tujuh kali ball recoveries. Ia juga memenangkan tiga dari tujuh duel yang dijalaninya dan mencatatkan lima aksi bertahan.
Sumber: Le Petit Lillois