Roy Keane Punya Jagoan untuk Gantikan Carrick di MU: Diego Simeone, Dia Bisa Bikin Kekacauan!

Roy Keane ingin Diego Simeone melatih MU, posisi Michael Carrick makin terancam.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 Oktober 2026, 19:30 WIB
Tokoh lainnya adalah Roy Keane. Menurutnya, Liga Super Eropa hanya bergantung kepada uang dan keserakahan dan berharap FIFA dapat menghentikannya. (AFP/Nick Potts/Pool)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United makin disorot setelah timnya dibantai Como 1-4 pada pertandingan Liga Champions, Rabu (21-10-2026).

Di tengah tekanan tersebut, nama Diego Simeone kembali mencuat sebagai sosok yang diinginkan Roy Keane untuk menangani Setan Merah.

Advertisement

MU tak berdaya menghadapi Como di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Nico Paz mencetak dua gol, sedangkan Anastasios Douvikas dan Jacobo Ramon masing-masing menyumbang satu gol.

Joshua Zirkzee hanya mampu memperkecil ketertinggalan pada pengujung laga.

Hasil itu memperpanjang catatan buruk MU di kompetisi Eropa setelah sebelumnya kalah dari Atletico Madrid. Setan Merah juga baru meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan liga yang telah dijalani.


Roy Keane Pilih Diego Simeone

Arsenal datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka belum terkalahkan di Liga Champions musim 2025/2026 dan berpeluang mencetak rekor baru klub. Hasil imbang di leg pertama sejatinya cukup menguntungkan Arsenal. Mereka hanya perlu menghindari kekalahan untuk membuka jalan ke final. (AFP/Glyn Kirk)

Roy Keane dikenal sebagai satu di antara mantan kapten MU yang vokal menyampaikan pendapat mengenai klub yang membesarkan namanya itu.

Ia menghabiskan 12 tahun di Old Trafford setelah bergabung dari Nottingham Forest pada 1993 dan meraih tujuh gelar liga.

Setelah meninggalkan MU pada 2005 akibat perselisihan dengan Sir Alex Ferguson, posisi Keane di lini tengah kemudian diisi Carrick.

Namun, hubungan keduanya sebagai sesama mantan gelandang tidak membuat Keane selalu memberikan penilaian positif terhadap kiprah Carrick sebagai manajer.

Carrick mengambil alih MU dari Ruben Amorim pada Januari 2026. Kini, setelah serangkaian hasil mengecewakan, posisinya mulai dipertanyakan.

Jika MU memutuskan mengganti Carrick, Keane diketahui pernah menyebut sosok yang ingin dilihatnya memimpin Setan Merah.

Pilihannya adalah Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid yang telah menangani klub Spanyol tersebut selama 15 tahun.


Kekacauan yang Bagus

Rinciannya, pria 56 tahun itu tercatat telah memainkan 18 pertandingan bersama Catania, 45 pertandingan bersama River Plate, 47 pertandingan bersama San Lorenzo, 61 pertandingan bersama Estudiantes, 48 pertandingan bersama Racing Club, dan sisanya bareng Atletico Madrid. (AP Photo/Manu Fernandez)

Dalam wawancara bersama Gary Neville di program "The Overlap pada 2025", Keane secara terbuka menyampaikan keinginannya melihat Simeone melatih MU.

"Saya sudah mengatakan ini selama bertahun-tahun. Saya ingin melihat Diego Simeone dari Atletico Madrid menangani mereka. Saya ingin dia datang ke sana," ujar Keane.

Ia menilai karakter Simeone akan membawa perubahan besar di Old Trafford.

"Saya pikir dia akan menciptakan kekacauan, tetapi kekacauan yang bagus! Saya membayangkan dia datang ke sana dan berkata, 'Beginilah cara melakukan sesuatu.' Tidak ada jaminan, tetapi saya ingin melihat kepribadiannya di sana, mengingat rekam jejaknya," lanjutnya.

Simeone telah mempersembahkan dua gelar La Liga dan membawa Atletico Madrid mencapai dua final Liga Champions.

Namun, mendatangkan pelatih asal Argentina itu bukan perkara mudah karena ia termasuk satu di antara manajer dengan bayaran tertinggi di dunia.


Carrick Terancam Kehilangan Pekerjaan

Pelatih asal Inggris untuk Manchester United, Michael Carrick, menunjukkan reaksi setelah mengalami kekalahan dalam pertandingan Liga Champions UEFA—laga ketiga League Phase—antara Como 1907 dan Manchester United di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia bagian utara, pada 21 Oktober 2026. (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Tekanan terhadap Carrick makin besar setelah kekalahan telak dari Como.

Hingga kini, MU belum memastikan apakah pelatih berusia 45 tahun tersebut masih akan memimpin tim saat menghadapi Bournemouth dalam lanjutan Premier League pada Minggu.

Koresponden senior talkSPORT, Alex Crook, bahkan meragukan Carrick bisa bertahan setelah kekalahan tersebut.

Saat Como mencetak gol keempat, Crook menyampaikan komentarnya ketika bertugas sebagai komentator pertandingan.

"Saya tidak yakin Carrick akan bertahan setelah ini. Skor 4-0," kata Crook, dilansir Give Me Sport.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait