Sassuolo dalam Tren Minor Tanpa Jay Idzes, Alberto Aquilani Butuh Pemimpin di Barisan Pertahanan

Sassuolo dalam laju kurang memuaskan di tengah persaingan Serie A 2026/2027.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 23 Oktober 2026, 07:30 WIB
Keunggulan tim tamu diawali gol bunuh diri Tarik Muharemovic pada babak pertama. Fabio Miretti dan Jonathan David kemudian memastikan kemenangan lewat dua gol tambahan selepas jeda. (AFP/Marco Bertorello)

Bola.com, Jakarta - Sassuolo dalam laju kurang memuaskan di tengah persaingan Serie A 2026/2027. Memasuki pekan ketujuh, tim berjulukan Neroverdi ini masih terpaku di posisi ke-13 dengan delapan poin.

Sassuolo kesulitan meraih kemenangan setidaknya dalam tiga laga terakhir mereka. Setelah berhasil mengandaskan Juventus 3-2 pada pekan ke-4, pasukan Alberto Aquilani kemudian kalah 1-2 dari Monza, imbang 1-1 melawan AC Milan, dan terkini keok 2-4 dari Frosinone.

Advertisement

Menariknya, tiga laga dengan poin minor tersebut, Sassuolo tidak diperkuat Jay Idzes, palang pintu pertahanan asal Indonesia. Kapten Timnas Indonesia itu diketahui masih menepi untuk pemulihan cedera otot paha kirinya.

Satu poin dari tiga laga tanpa Jay Idzes, berbanding terbalik dengan statistik ketiga bek berusia 26 tahun itu bermain. Sassuolo meraih tujuh poin ketika eks bek Venezia itu bermain.


Pemain Berkualitas

Christian Pulisic (kiri) berduel dengan Jay Idzes di laga AC Milan vs Sassuolo di pekan ke-15 Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (14/12/2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Jay Idzes bermain selama 261 menit musim ini atau dalam tiga pertandingan. Ia sempat absen di pekan pertama saat Sassuolo kalah 1-2 dari Atalanta.

Kemudian Jay bermain di pekan berikutnya. Sassuolo tak pernah kalah ketika diperkuat Jay Idzes, dengan hasil mengalahkan Torino (2-1), imbang 2-2 versus Bologna, dan mengalahkan Juventus (3-2).

Rangkaian hasil positif Sassuolo dinilai tidak lepas dari adanya peran Jay Idzes. Kemudian ketika ia absen, sangat mempengaruhi kualitas pertahanan Neroverdi.

"Jay Idzes tampak menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar performa pribadi. Kemampuan membaca permainan, jiwa kepemimpinan, kecakapan dalam mengoordinasi lini pertahanan, serta kepercayaan diri saat menguasai bola," demikian ulasan Sassuolo News.

"Kualitas-kualitas ini sangat berharga bagi tim asuhan Aquilani, yang menerapkan pola permainan membangun serangan dari belakang. Pendekatan yang mau tidak mau mengandung risiko tertentu," lanjut tulisan tersebut.

 


Menantikan Pemimpin Lini Pertahanan

Bek Sassuolo, Jay Idzes, berebut bola dengan penyerang Denmark Napoli nomor 19, Rasmus Højlund, dalam pertandingan Serie A Italia antara Napoli dan Sassuolo di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli, pada 17 Januari 2026. (Carlo Hermann / AFP)

Jay Idzes masih belum bisa tampil karena dalam proses pemulihan cedera hamstringnya. Diagnosis menunjukkan adanya cedera tingkat sedang pada otot quadriceps kaki kiri.

Bek berusia 26 tahun itu diprediksi masih akan melewatkan empat pertandingan ke depan. Selain melawan Como, Jay Idzes juga bakal absen menghadapi Lazio, Fiorentina, dan AS Roma.

Kemungkinan Jay Idzes bisa merumput lagi ketika Sassuolo berhadapan dengan Genoa pada tanggal 22 November mendatang. Atau masih satu bulan lagi. Selanjutnya, Sassuolo dijadwalkan melawat ke markas tim kuat Como 1907 pada pekan ke-8 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (24/10/2026) malam WIB.

"Target saat ini adalah mengembalikannya secepat mungkin, tentu saja tanpa terburu-buru. Pertandingan berikutnya adalah laga tandang yang sulit melawan Como, di mana Aquilani kembali ditantang untuk menemukan keseimbangan terbaik di lini pertahanannya," lanjut artikel tersebut.

"Situasi ini bukan berarti Sassuolo bergantung sepenuhnya pada Jay Idzes. Tetapi sering kali, justru saat seorang pemain absen, disadari betapa penting perannya. Absennya Bang Jay memberikan dampak mendasar terhadap keseimbangan permainan Neroverdi," tandas Sassuolo News.

Sumber: Sassuolo News

Berita Terkait