Bola.com, Jakarta - Juventus kehilangan kesempatan meraih kemenangan di kandang sendiri setelah bermain imbang 2-2 melawan Rennes pada matchday ketiga fase liga Liga Europa 2026-2027. Hasil ini terasa mengecewakan bagi Bianconeri karena mereka sempat memimpin lebih dulu, tetapi gagal mengendalikan permainan setelah Rennes meningkatkan tekanan.
Gol cepat Zeki Celik pada menit kelima sempat memberikan keuntungan bagi tuan rumah. Namun, Musa Al-Taamari menyamakan kedudukan pada menit ke-15, sebelum Boulaye Dia membawa Rennes unggul melalui tendangan penalti menjelang akhir babak pertama.
Juventus terhindar dari kekalahan berkat penalti Nick Woltemade pada menit ke-67. Mereka bahkan sempat merayakan gol Jhon Lucumi pada menit ke-88, tetapi keputusan VAR membatalkannya karena offside. Di balik hasil tersebut, ada empat pemain Juventus yang penampilannya belum memenuhi harapan.
Vicario dan Gatti Jadi Titik Lemah di Pertahanan
Guglielmo Vicario tidak menjalani pertandingan yang mudah di bawah mistar gawang. Kiper asal Italia itu mencatatkan tiga penyelamatan, tetapi tetap gagal menghentikan dua gol Rennes pada babak pertama, termasuk penalti Boulaye Dia.
Masalah Vicario bukan hanya jumlah gol yang bersarang di gawangnya. Ketika Rennes mendominasi permainan sebelum turun minum, ia juga kurang menunjukkan kendali yang dibutuhkan untuk menenangkan barisan pertahanan Juventus.
Federico Gatti kesulitan mengantisipasi pergerakan Al-Taamari dan Dia sepanjang pertandingan. Bek tengah Juventus itu terlihat tidak nyaman menghadapi variasi serangan Rennes dan menerima kartu kuning pada menit ke-20.
Luciano Spalletti kemudian menarik Gatti sekitar menit ke-60 untuk meningkatkan mobilitas lini belakang. Pergantian tersebut menjadi indikasi bahwa Juventus membutuhkan pendekatan berbeda guna meredam pergerakan pemain depan lawan.
Kelly dan Kolo Muani Gagal Memberi Dampak Besar
Lloyd Kelly dimainkan di sisi kiri dalam formasi tiga bek Juventus. Ia mampu membantu tim mengalirkan bola dari lini belakang, tetapi melakukan kesalahan posisi dalam proses terciptanya gol pertama Rennes.
Kekurangan tersebut membuat kontribusinya tidak sepenuhnya positif meski memiliki peran dalam membangun serangan. Kelly akhirnya digantikan pada menit ke-80 saat Juventus mengubah strategi untuk mengejar kemenangan.
Di lini depan, Randal Kolo Muani tidak banyak memberikan ancaman kepada pertahanan Rennes. Penyerang asal Prancis itu kesulitan menemukan celah di antara lima pemain belakang lawan sehingga pergerakannya jarang menghasilkan peluang berbahaya.
Situasi tersebut berlanjut pada babak kedua ketika kontribusinya semakin sulit terlihat. Spalletti kemudian memasukkan Jeremie Boga pada menit ke-81 untuk memberikan variasi baru dalam serangan Juventus.
Hasil 2-2 ini menjadi bahan evaluasi bagi Juventus, terutama dalam menjaga kestabilan pertahanan dan meningkatkan daya gedor. Jika ingin meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya, Bianconeri perlu mengurangi kesalahan individu sekaligus memaksimalkan peluang yang tercipta.
Sumber: GOAL