Kyle Walker Akui Kasus Man City Tak Terlihat Bagus, Gelar Terancam Dicabut, Tato Ikut Jadi Taruhan

Kyle Walker buka Suara soal 114 pelanggaran Man City, situasinya tidak terlihat bagus,

Bola.com, Jakarta - Mantan bek Manchester City, Kyle Walker, mengakui kasus dugaan pelanggaran aturan finansial yang menjerat mantan klubnya menjadi persoalan yang sulit diabaikan.

Ia juga mengkhawatirkan kemungkinan pencabutan gelar juara yang pernah diraih The Citizens, termasuk prestasi empat kali beruntun menjuarai Premier League.

Man City dinyatakan bersalah oleh panel independen atas 114 pelanggaran aturan finansial Premier League. Klub yang kini memimpin klasemen itu mengajukan banding dan tetap membantah melakukan pelanggaran.

Satu di antara tuduhan dalam kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penggelembungan pendapatan melalui kesepakatan sponsor yang disebut sebagai transaksi fiktif.

Jika sanksi dijatuhkan, Man City berpotensi menerima denda besar hingga pengurangan poin yang bisa membuat mereka terdegradasi ke Championship.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kemungkinan Terburuk

Laporan Mail juga menyebut pengurangan poin tambahan bisa saja diberlakukan, bahkan berpotensi membuat Man City menjalani musim kedua di kasta kedua.

Kendati English Football League (EFL) tidak wajib menerapkan hukuman tersebut, laporan yang beredar menyebut mereka akan melakukan hal tersebut.

Sanksi lain yang mungkin dijatuhkan mencakup larangan melakukan transfer dan pencabutan gelar yang diraih Man City selama periode pelanggaran yang dipersoalkan.

Walker pernah menghabiskan delapan musim di Etihad Stadium dan meraih 17 trofi utama, termasuk enam gelar Premier League.

Kini, bek Burnley itu turut menghadapi kemungkinan kehilangan pengakuan atas prestasi yang pernah dirayakannya bersama Man City.

Tak Bisa Diabaikan

Satu di antara kenangan tersebut terukir dalam bentuk tato di kakinya. Walker memiliki tulisan "four in a row" untuk memperingati keberhasilan Man City menjuarai Premier League selama empat musim berturut-turut.

Dalam wawancara dengan talkSPORT, Walker membenarkan tato tersebut memang ada.

Presenter Andy Goldstein kemudian melontarkan pertanyaan apakah ia sudah menyiapkan jasa penghapus tato jika medali juaranya dicabut.

"Sepertinya saya memang harus menghapus bagian itu! Saya akan berusaha mempertahankannya, tetapi mudah-mudahan gelar-gelar kami tidak dicabut," ujar Walker.

Walker juga mengakui kasus finansial Man City menjadi persoalan yang hampir selalu muncul ketika para pemain dimintai komentar dalam wawancara.

"Ini seperti persoalan besar di ruangan yang tidak bisa diabaikan. Kami mungkin akan terus ditanya tentang hal ini saat menjalani wawancara atau kesempatan lainnya. Situasinya memang tidak terlihat bagus," kata Walker.

Tak Terlalu Bagus

Ia tidak menampik Man City telah dinyatakan bersalah, meski proses banding masih berjalan. Namun, Walker menegaskan para pemain selama ini hanya berusaha memberikan penampilan terbaik di lapangan.

"Jangan menutup-nutupi fakta mereka telah dinyatakan bersalah, tetapi sekarang mereka sedang menjalani proses banding. Sebagai pemain, yang bisa saya katakan adalah kami hanya turun ke lapangan dan memberikan yang terbaik sebagai sebuah tim," ujarnya.

Walker menyatakan akan terus membela rekan-rekannya karena menilai pencapaian Man City selama periode tersebut sangat luar biasa dan mungkin tidak akan terulang.

"Dari sudut pandang orang luar, situasinya memang tidak terlihat bagus dan kami harus menghadapi kenyataan itu," tambahnya.

Hingga proses banding selesai, belum ada kepastian kapan Man City akan menerima keputusan akhir mengenai hukuman atas kasus finansial tersebut.

 

Sumber: Mirror

Video Populer

Foto Populer