Bola.com, Jakarta - Dalam empat musim terakhir, pencetak gol terbanyak BRI Super League selalu didominasi penyerang Amerika Latin. Mulai musim ini, dominasi itu terancam diruntuhkan striker Eropa.
Matheus Pato dari Brasil pada musim 2022/2023, David Da Silva dari Brasil pada 2023/2024 dan 2025/2026, serta Alex Martins dari Brasil pada 2024/2025 menunjukkan betapa berbahayanya striker Amerika Latin di BRI Super League.
Namun, melihat awal musim BRI Super League 2026/2027 meski baru berjalan enam pekan, penyerang Eropa yang justru mematikan di depan gawang lawan.
Tiga dari lima pemain yang berada dalam persaingan top scorer sementara BRI Super League berasal dari Eropa.
Saling Salip Alexander Jeremejeff dengan Dimitar Mitkov
Pemain paling berbahaya di depan gawang lawan, untuk saat ini dipegang oleh ujung tombak Persija Jakarta asal Swedia, Alexander Jeremejeff.
Pesepak bola yang sebelumnya berkarier di Liga Yunani bersama PAOK FC itu berhasil mengemas enam gol dari enam penampilannya.
Jeremejeff ditempel ketat oleh bomber Madura United berkebangsaan Bulgaria, Dimitar Mitkov, yang mendulang lima gol dari lima pertandingannya.
Efisiensi Aleksa Andrejic
Sementara itu, tiga pemain tercatat mencetak empat gol, satu di antaranya ialah Aleksa Andrejic, striker Persita Tangerang berkewarganegaraan Serbia.
Andrejic punya catatan yang efisien. Ia hanya sekali menjadi starter dari lima laga Persita pada musim ini. Dia juga hanya 96 menit berada di lapangan.
Penyerang Amerika Latin tersubur di BRI Super League sejauh ini ialah Denilson Junior dari Dewa United yang mengoleksi empat gol, tapi tumpul dalam tiga partai terakhirnya.
Satu pemain lagi yang telah menorehkan empat gol hingga pekan keenam adalah Teppei Yachida, gelandang Bali United berpaspor Jepang yang selalu mencatatkan namanya di papan skor dalam dua penampilan terakhirnya.