Barcelona Kian Terpuruk, Bek Muda Xavi Espart Cedera saat Kalah dari Real Madrid

Bek muda Xavi Espart mengalami masalah kebugaran dan harus meninggalkan lapangan lebih awal dalam pertandingan yang berlangsung di Spotify Camp Nou tersebut.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 26 Oktober 2026, 16:30 WIB
Bek muda Barcelona, Xavi Espart, mengalami cedera saat menghadapi Real Madrid dalam laga El Clasico di Camp Nou, Senin (26/10/2026) dini hari WIB. (Josep LAGO / AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona mendapat kabar buruk tambahan setelah menelan kekalahan 1-2 dari Real Madrid dalam El Clasico pertama musim 2026/2027.

Bek muda Xavi Espart mengalami masalah kebugaran dan harus meninggalkan lapangan lebih awal dalam pertandingan yang berlangsung di Spotify Camp Nou tersebut.

Advertisement

Espart ditarik keluar pada menit ke-29 setelah mengalami ketidaknyamanan yang semakin mengganggu pergerakannya.

Situasi ini menambah pekerjaan rumah bagi pelatih Barcelona, Hansi Flick, yang kini harus menghadapi ketidakpastian terkait pilihan pemain di lini pertahanan.

Alejandro Balde masuk menggantikan Espart, sementara Joao Cancelo bergeser ke posisi bek kanan.

Barcelona masih harus menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui tingkat keparahan cedera sang pemain serta perkiraan waktu pemulihannya.

 

Xavi Espart Alami Masalah Otot, Terpaksa Tinggalkan Lapangan

Bek Barcelona Xavi Espart mencetak gol ke gawang Levante pada laga Liga Spanyol 2026/2027 di Ciutat de Valencia, Minggu (13/9/2026). (AFP/Jose Jordan)

Espart sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup menjanjikan. Namun, masalah fisik yang dialaminya membuat sang pemain kesulitan melanjutkan permainan hingga akhirnya harus ditarik keluar sebelum babak pertama berakhir.

Bek jebolan akademi Barcelona tersebut diketahui sudah merasakan ketidaknyamanan pada otot soleus, yakni otot yang terletak di bagian betis, selama pekan menjelang El Clasico. Ia bahkan menerima suntikan sebelum pertandingan untuk membantunya tetap bisa bermain.

Kondisinya diduga semakin memburuk setelah terlibat kontak dengan gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, pada awal pertandingan.

Espart sempat berusaha bertahan di lapangan. Namun, rasa tidak nyaman tersebut terus mengganggu pergerakannya, hingga ia akhirnya terjatuh setelah mencoba mengejar Yan Diomande.

Tim pelatih Barcelona kemudian memutuskan untuk menggantinya demi menghindari risiko memperparah cedera.

Espart meninggalkan lapangan diiringi tepuk tangan suporter tuan rumah setelah berusaha keras untuk tetap membantu timnya.

Meski demikian, Barcelona belum bisa memastikan jenis dan tingkat keparahan cedera tersebut. Pemeriksaan medis lanjutan diperlukan untuk menentukan berapa lama Espart harus menepi.


Alejandro Balde Masuk, Hansi Flick Ubah Komposisi Pertahanan

Bek Barcelona Alejandro Balde (kanan). (Pau BARRENA / AFP)

Hansi Flick merespons keluarnya Espart dengan memasukkan Alejandro Balde. Bek kiri itu sebelumnya mendapatkan menit bermain yang terbatas sepanjang musim ini, meski sempat tampil ketika Barcelona menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions.

Pergantian itu membuat Flick harus mengubah susunan pemain belakang. Alejandro Balde mengisi posisi bek kiri, sedangkan Cancelo bergeser ke posisi bek kanan yang lebih sesuai dengan peran alaminya.

Penyesuaian ini memberikan Barcelona alternatif berpengalaman untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Espart.

Namun, perubahan itu juga membuat konfigurasi pertahanan yang telah disiapkan Flick untuk menghadapi Real Madrid harus mengalami perombakan di tengah pertandingan.

Absennya Espart menjadi pukulan tersendiri mengingat perkembangan sang pemain sepanjang musim ini cukup menjanjikan.

Penampilannya ketika Barcelona bertandang ke markas PSG di Paris juga semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu talenta muda potensial di lini pertahanan Blaugrana.


Daftar Cedera Barcelona Bertambah, Lini Belakang Terancam Keropos

Cedera Espart memperburuk situasi Barcelona yang tengah menghadapi sejumlah masalah kebugaran pemain.

Berdasarkan laporan yang tersedia, Eric Garcia, Jules Kounde, Andreas Christensen, dan Roony Bardghji juga masuk dalam daftar pemain yang mengalami cedera.

Banyaknya pemain yang harus menepi berpotensi membatasi pilihan Flick dalam melakukan rotasi, terutama ketika Barcelona memasuki periode kompetisi dengan jadwal pertandingan yang padat.

Kondisi itu membuat fleksibilitas di lini belakang menjadi semakin penting. Hansi Flick perlu mempertimbangkan ketersediaan pemain yang tersisa agar Barcelona tetap memiliki keseimbangan antara kekuatan bertahan dan kemampuan membangun serangan dari belakang.

Situasi ini juga menjadi tantangan bagi tim medis Barcelona untuk memastikan para pemain yang mengalami cedera dapat kembali dalam kondisi optimal tanpa mengambil risiko pemulihan yang terlalu terburu-buru.


Cedera Jadi Pukulan bagi Perkembangan Xavi Espart

Bagi Espart, cedera ini datang pada saat yang kurang menguntungkan. Bek muda itu tengah memanfaatkan kesempatan bermain untuk menunjukkan kemampuannya dan membangun tempat di skuad utama Barcelona.

Kesempatan tampil dalam pertandingan besar seperti El Clasico menjadi momen penting bagi pemain muda untuk membuktikan kualitas serta kemampuannya menghadapi tekanan di level tertinggi.

Namun, cedera yang dialaminya kini berpotensi menghambat momentum tersebut. Barcelona pun harus menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum dapat menentukan langkah selanjutnya terkait pemulihan sang pemain.

Untuk sementara, perhatian tertuju pada kondisi Espart dan seberapa lama ia harus absen. Bagi Flick, hasil pemeriksaan itu juga menjadi faktor penting dalam menyusun strategi pertahanan Barcelona di tengah meningkatnya persoalan cedera pemain.

Kekalahan dari Real Madrid dengan skor 1-2 pun menjadi semakin pahit bagi Barcelona karena mereka bukan hanya kehilangan hasil positif dalam El Clasico, tetapi juga harus menghadapi ketidakpastian kondisi salah satu prospek muda di lini belakang.

Sumber: Barca Universal


Persaingan di La Liga Spanyol

Berita Terkait