Michael Carrick Terancam Dipecat MU, Sir Alex Ferguson Pernah Puji Kandidat Penggantinya

Kandidat pengganti Michael Carrick di MU pernah dipuji Sir Alex Ferguson.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 26 Oktober 2026, 17:45 WIB
Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (tengah), menyaksikan dari tribune menjelang pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa antara Manchester United dan Athletic Bilbao di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 8 Mei 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United kembali menjadi sorotan setelah timnya menelan kekalahan telak dari Bournemouth di Premier League.

Situasi ini memunculkan nama Eddie Howe sebagai satu di antara kandidat yang berpeluang menggantikannya di Old Trafford.

Advertisement

Sky Sports menyebut Howe dan Julian Nagelsmann masuk jajaran kandidat terdepan apabila MU memutuskan untuk mengganti Carrick.

Howe berstatus tanpa klub sejak meninggalkan Newcastle United pada musim panas lalu.

Tekanan terhadap Carrick meningkat setelah MU lebih dulu takluk 1-4 dari Como di Liga Champions, Rabu (21-10-20260 malam lalu.

Harapan para pendukung agar Setan Merah tampil lebih baik saat menjamu Bournemouth justru tidak terwujud.

MU kembali gagal meraih hasil positif. Gol Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson membawa Bournemouth menang meyakinkan 3-0 di Old Trafford.

Seusai pertandingan, para pemain tuan rumah bahkan mendapat sorakan dari pendukung ketika meninggalkan lapangan.


Puji Howe

Bertandang ke markas Sheffield Wednesday di Hillsborough Stadium, pasukan Eddie Howe banyak menyimpan pemain utamanya di bangku cadangan. (AFP/Lindsey Parnaby)

Nama Howe bukan sosok asing bagi Sir Alex Ferguson. Manajer legendaris MU itu pernah menyampaikan penilaiannya terhadap kemampuan Howe sebagai manajer dalam wawancara dengan SPORTbible pada 2021.

Ferguson memberikan apresiasi atas pekerjaan Howe, terutama selama menangani Bournemouth.

Menurut mantan manajer asal Skotlandia tersebut, Howe telah menunjukkan kualitasnya, meski timnya saat itu mengalami degradasi.

"Untuk manajer muda, Eddie Howe menjalani periode yang luar biasa di Bournemouth," kata Ferguson, dilansir Give Me Sport.

"Saya rasa dia bekerja dengan sangat baik. Meskipun timnya terdegradasi, bukan berarti dia bukan manajer yang bagus. Menurut saya, dia adalah manajer yang bagus," imbuh Ferguson.


Soroti Parker

Scott Parker. Pelatih asal Inggris berusia 41 tahun ini dipecat Bournemouth pada 30 Agustus 2022 setelah menukangi klub sejak awal musim 2021/2022. Legenda Fulham ini dipecat usai Bournemouth menderita kekalahan telak 0-9 dari tuan rumah Liverpool pada pekan ke-4 Liga Inggris 2022/2023 (27/8/2022). Dari total 4 laga di Liga Inggris musim ini, Bournemouth dibawanya meraih 1 kali kemenangan dan 3 kali kalah. (AFP/Oli Scarff)

Dalam kesempatan yang sama, pria yang kini berusia 84 tahun itu juga menyoroti Scott Parker, yang ketika itu menangani Fulham.

Ia menilai Parker mampu mempertahankan pendekatan permainan timnya tanpa mudah panik ketika menghadapi situasi sulit.

"Saya rasa Scott Parker di Fulham telah melakukan pekerjaan yang hebat. Saya sering menyaksikan mereka bermain dan mereka terus memainkan sepak bola mereka," kata Ferguson.

"Mereka tidak mengubah pendekatan dan tidak panik. Mereka tetap berpegang pada keyakinan manajer mereka. Menurut saya, itu merupakan indikasi yang bagus tentang kualitas sang manajer," lanjutnya.


Carragher Desak MU Segera Ambil Keputusan

Pelatih kepala Manchester United asal Inggris Michael Carrick menyaksikan pertandingan Liga Inggris antara Leeds United dan Manchester United di Elland Road di Leeds, Inggris utara pada 18 Oktober 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Kekalahan 0-3 dari Bournemouth juga memicu desakan agar MU segera menentukan nasib Carrick.

Mantan pemain Liverpool dan Timnas Inggris, Jamie Carragher, menilai situasi yang dihadapi sang pelatih sudah tidak bisa dipertahankan.

Berbicara di Sky Sports, mantan bek yang pernah menjuarai Liga Champions bersama Liverpool itu menyebut kondisi saat ini tidak menguntungkan bagi MU maupun Carrick.

"Michael Carrick harus dibebastugaskan malam ini. Bukan hanya demi kebaikan Manchester United, tetapi juga demi kebaikan Michael Carrick sendiri. Situasinya sudah tidak bisa dipertahankan," kata Carragher.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait