Bola.com, Jakarta - Manchester United kembali berada dalam tekanan setelah menelan kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu malam kemarin.
Hasil buruk itu memperbesar sorotan terhadap posisi Michael Carrick, tetapi klub disebut tidak bisa langsung mengumumkan pemecatan sang pelatih pada akhir pekan.
Menurut TalkSPORT, ada aturan terkait keterbukaan informasi kepada Bursa Efek New York atau New York Stock Exchange (NYSE) yang membuat MU harus menunggu hingga hari kerja untuk mengumumkan keputusan pemecatan.
Situasi ini muncul setelah Setan Merah gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Kekalahan dari Bournemouth juga membuat MU terpuruk di peringkat ke-16 klasemen Premier League.
Para pendukung Setan Merah meluapkan kekecewaan dengan menyoraki pemain seusai pertandingan.
Kendati tekanan terhadap Carrick makin besar dan kandidat penggantinya mulai bermunculan, belum ada pengumuman resmi mengenai masa depannya.
Dapatkan klasemen Premier League 2026/2027 di sini.
Aturan Bursa Efek New York Jadi Kendala?
TalkSPORT melaporkan, MU harus memberi tahu Bursa Efek New York sebelum mengumumkan pemecatan manajer.
Lantaran bursa tersebut tutup pada akhir pekan, pengumuman resmi tidak bisa langsung disampaikan pada Sabtu atau Minggu.
Kasus serupa terjadi ketika MU memecat Ruben Amorim, Januari lalu. Klub mengambil keputusan pada Minggu malam setelah Amorim menggelar konferensi pers yang penuh ketegangan.
Namun, pengumuman resmi baru disampaikan keesokan harinya.
Bursa Efek New York memiliki sesi perdagangan awal yang dimulai pukul 10.30 waktu Inggris. Pada sesi ini, pesanan transaksi dapat dimasukkan dan diantrekan sebelum perdagangan utama dibuka.
Sementara itu, perdagangan utama berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 20.00 waktu Inggris. Ketentuan tersebut menjadi satu di antara alasan yang disebut menghambat pengumuman resmi terkait masa depan Carrick.
Kendati belum ada pernyataan resmi, pihak klub disebut sudah dapat mempertimbangkan sejumlah nama untuk mengisi posisi manajer jika memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Carrick.
Kandidat Terdepan Pengganti Carrick
Sejumlah laporan menyebut MU mulai kesulitan menarik minat beberapa pelatih kelas dunia. Posisi pelatih di Old Trafford bahkan dianggap sebagai pekerjaan dengan tekanan luar biasa besar.
Antonio Conte termasuk nama yang dilaporkan tidak tertarik menerima tawaran dari MU. Sementara itu, Eddie Howe disebut menjadi kandidat terdepan jika klub memutuskan mencari pengganti Carrick.
Howe meninggalkan Newcastle United atas keputusannya sendiri, musim panas lalu. Mantan pelatih Bournemouth tersebut juga kerap dikaitkan dengan posisi manajer Timnas Inggris setiap kali jabatan itu tersedia.
Selama menangani Newcastle, Howe dikabarkan frustrasi karena merasa tidak memiliki cukup pengaruh dalam urusan transfer.
Ia juga harus menyaksikan sejumlah pemain terbaiknya pergi tanpa banyak perlawanan dari jajaran petinggi klub yang berasal dari Arab Saudi.
Situasi yang dihadapi MU saat ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi Howe. Bek MU, Lisandro Martinez, sebelumnya melontarkan kritik terkait persoalan investasi klub.
Nagelsmann hingga McKenna Masuk Radar
Jika Howe menolak pendekatan dari MU, sejumlah nama lain juga disebut masuk daftar kandidat. Mereka adalah Julian Nagelsmann, Fabian Hurzeler, dan Kieran McKenna.
Dua dari tiga nama tersebut dilaporkan sedang tidak terikat kontrak dengan klub mana pun.
Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai langkah yang akan diambil MU maupun siapa yang bakal dipilih jika Carrick benar-benar diberhentikan.
Sumber: Give Me Sport