Seri Jakarta Liga Voli Mahasiswa 2026 Resmi Bergulir di GOR Pertamina Simprug

Liga Voli Mahasiswa Seri Jakarta 2026 mulai 27–31 Oktober di GOR Pertamina Simprug.

BolaCom | Deniz AkbarDiterbitkan 27 Oktober 2026, 15:56 WIB
Suasana pembukaan Liga Voli Mahasiswa Seri Jakarta 2026 di GOR Pertamina Simprug, Selasa (27/10/2026). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Bola.com, Jakarta - Liga Voli Mahasiswa Seri Jakarta 2026 resmi dimulai pada Selasa (27/10/2026) di GOR Pertamina Simprug. Rangkaian kompetisi akan berlangsung hingga 31 Oktober 2026.

Sebanyak 12 tim dari 7 universitas bersaing memperebutkan gelar tertinggi di seri Jakarta. Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang tahun ini.

Advertisement

Laga pembuka menghadirkan duel putri antara Universitas Trisakti dan Universitas Budi Luhur. UBL menang tiga set langsung dengan skor 25-11, 25-12, dan 25-15. Setiap harinya hingga Kamis (29/10/2026), Liga Voli Mahasiswa menyajikan empat pertandingan—dua laga putra dan dua laga putri—sementara empat tim terbaik dari tiap kategori akan melaju ke babak play-off pada 30-31 Oktober 2026.

"Saya ucapkan terima kasih dan mudah-mudahan kejuaraan ini bisa berlangsung dengan baik sampai dengan selesai nanti," ujar Munjirin, Ketua Umum Pengprov PBVSI DKI Jakarta. "Jadi nanti kalau ini sukses, mudah-mudahan nanti MOJI akan menyelenggarakan lagi Liga Pelajar yang ada di DKI Jakarta ini," lanjut Munjirin.


Liga Voli Mahasiswa, Ajang Mengukur Kemampuan Tim

Potret para atlet Universitas Pendidikan Indonesia (Merah) pada gelaran Liga Voli Mahasiswa Seri Jakarta di GOR Pertamina Simprug, Selasa (27/10/2026). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Menurut Munjirin, kompetisi kampus ini menjadi panggung yang tepat bagi tim dari berbagai universitas untuk mengetahui level permainan mereka. Tujuannya jelas: memacu semangat dan ambisi para atlet dalam mengejar trofi juara.

"Kita bisa mengukur seberapa kuatnya kampus kita atau universitas kita dalam membina voli di kampus masing-masing," tutur Munjirin.

"Kalau umpamanya sekadar hanya latihan dan bertanding di kampus sendiri, mungkin kan tidak teruji. Pasti kalau ini dijadikan agenda rutin, nanti tahun berikutnya saya yakin teman-teman yang ikut sekarang pasti akan mempersiapkan diri dan kampusnya masing-masing," imbuhnya.


Mengambil Hal Positif dari Penyelenggaraan

Pertandingan Liga Voli Mahasiswa Seri Jakarta 2026 antara Universitas Muhammadiyah Indonesia dan STIE Mitra Karya, Selasa (27/10/2026). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Bukan hanya para atlet yang diharapkan berkembang, Pengprov PBVSI DKI Jakarta juga berkomitmen untuk menyerap hal-hal baik dari penyelenggaraan tahun ini. Pembelajaran tersebut akan menjadi bahan untuk memperkuat ekosistem voli di ibu kota.

"Kami tentunya dari Pengprov PBVSI Provinsi DKI Jakarta juga akan memonitor dan terus mengikuti kejuaraan ini agar nanti kita bisa mengambil beberapa hal positif dari kejuaraan ini, baik dari segi atletnya, dari segi penyelenggaraannya, maupun dari segi membangkitkan motivasi pervolian, khususnya di Jakarta," jelas Munjirin.

Arah besarnya, gelaran ini diharapkan makin mendekatkan voli kepada masyarakat luas, sekaligus menumbuhkan motivasi baru di kalangan pelaku dan pecinta bola voli di Jakarta.


Menjaga Semangat Kompetitif yang Sportif

Tim putra dan putri Universitas Trisakti yang mengikuti kompetisi Liga Voli Mahasiswa Seri Jakarta 2026 di GOR Pertamina Simprug, Selasa (27/10/2026). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Sebagai sebuah kompetisi, Liga Voli Mahasiswa diharapkan membentuk mental pemenang: keinginan untuk selalu menang dan terus berjuang. Namun tingkat kompetitif yang tinggi harus sejalan dengan sportivitas dari semua pihak.

"Saya titip pesan agar kejuaraan ini diikuti dengan baik. Pasti, kalau ini diikuti dengan baik, hasilnya akan positif," kata Ketua Pengprov PBVSI DKI Jakarta.

"Hindarkan hal-hal yang tidak diinginkan dalam kejuaraan ini. Semua semangatnya adalah semangat silaturahmi, semangat untuk memperbesar voli agar lebih dicintai lagi oleh masyarakat dan oleh generasi selanjutnya," tuntas Munjirin.

Berita Terkait