Michael Carrick Tinggalkan Carrington, Masa Depannya di MU Masih Abu-Abu

Michael Carrick yang berada di bawah tekanan, meninggalkan markas pelatihan MU di tengah ketidakpastian masa depannya.

Bola.com, Jakarta - Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United belum menemui kejelasan.

Carrick meninggalkan pusat latihan klub di Carrington setelah CEO MU, Omar Berrada, dan Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, menggelar pembicaraan mengenai nasibnya.

Belum ada keputusan resmi yang disampaikan MU terkait posisi Carrick, yang kini berada dalam tekanan setelah timnya menelan kekalahan telak dari Bournemouth.

Padahal, mantan gelandang Setan Merah itu sempat mendapat apresiasi setelah berhasil memperbaiki performa tim.

Kedatangannya pada Januari lalu membawa perubahan positif hingga Setan Merah mampu merangkak ke posisi ketiga klasemen Premier League.

Performa tersebut membuat Carrick mendapat kontrak berdurasi dua tahun untuk melanjutkan tugasnya sebagai pelatih.

Namun, baru lima bulan setelah kesepakatan itu, posisinya kembali terancam menyusul kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu malam lalu.

Pembahasan mengenai situasi kepelatihan berlangsung setelah hasil buruk tersebut.

 

Dapatkan jadwal Premier League 2026/2027 di sini ya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tinggalkan Carrington

Menurut informasi yang diperoleh Press Association, diskusi berlanjut ketika Berrada dan Wilcox tiba di kompleks latihan Carrington pada Senin pagi.

Carrick baru datang ke tempat latihan menjelang pukul 14.00 waktu setempat. Saat itu, tim MU U-21 sedang menghadapi Hull dalam pertandingan persahabatan tertutup.

Hull merupakan tim yang turut membuat awal musim Premier League United berjalan buruk.

Sang pelatih meninggalkan Carrington sesaat sebelum pukul 17.00, tidak lama setelah Wilcox lebih dahulu pergi. Carrick menghabiskan sekitar tiga jam di kompleks latihan tersebut.

Meski begitu, belum ada kepastian mengenai kelanjutan kariernya di Old Trafford.

Para pemain MU dijadwalkan kembali berlatih pada Selasa setelah mendapatkan jatah libur sehari, dan Carrick diperkirakan tetap memimpin sesi latihan tersebut.

Menurut sejumlah sumber kepada ESPN, Eddie Howe dan Julian Nagelsmann masuk daftar kandidat potensial untuk menggantikan Carrick.

MU Catat Awal Musim Terburuk Sejak 1986

Tekanan terhadap Carrick tidak terlepas dari rentetan hasil buruk MU.

Mereka belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir setelah kalah dari Bournemouth, beberapa hari seusai dibantai Como dengan skor 1-4 di Liga Champions.

Secara keseluruhan, MU baru memenangi dua dari 12 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Koleksi tujuh poin dari delapan laga Premier League juga menjadi awal musim terburuk Setan Merah sejak 1986.

Situasi itu membuat Setan Merah terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara, hanya unggul satu poin dari zona degradasi.

Usai kekalahan dari Bournemouth, Carrick menghindari pertanyaan mengenai masa depannya.

Namun, ia sempat melambaikan tangan kepada penonton dan menepuk dadanya saat meninggalkan lapangan, sementara sejumlah suporter meneriakkan namanya sebagai bentuk dukungan.

Kekecewaan pendukung justru lebih banyak diarahkan kepada keluarga Glazer, co-owner Sir Jim Ratcliffe, serta jajaran Ineos, termasuk Wilcox.

Para pemain mendapat sorakan negatif saat pertandingan berakhir. Mereka kembali menerima cemoohan ketika berjalan menuju lorong stadion mengikuti Carrick, terlebih setelah sang pelatih memutuskan mencadangkan kapten Bruno Fernandes.

Bruno Fernandes Ikut Jadi Sorotan

Fernandes belum mampu menunjukkan performa seperti musim lalu, ketika ia meraih penghargaan dari Professional Footballers' Association (PFA) dan Football Writers' Association (FWA).

Kapten berusia 32 tahun itu bahkan sempat mempertanyakan taktik Carrick setelah kekalahan 1-4 dari Como.

Menanggapi keputusannya mencadangkan Fernandes saat melawan Bournemouth, Carrick menyebut langkah tersebut murni berdasarkan pertimbangan sepak bola, bukan sebagai bentuk hukuman.

Meski demikian, Fernandes tidak dimainkan sama sekali sepanjang pertandingan.

Sang kapten juga terlihat berada di Carrington pada Senin, meski hari itu merupakan jadwal libur bagi para pemain. Ia datang untuk menjalani perawatan yang dipahami telah direncanakan sebelumnya.

Komentar Fernandes setelah pertandingan di Italia tersebut muncul sepekan setelah Lisandro Martinez menerima denda dan dipanggil untuk menjalani pembicaraan internal.

Bek asal Argentina itu sebelumnya melontarkan kritik terhadap petinggi klub melalui serangkaian wawancara setelah kekalahan dari Atletico Madrid di Liga Champions.

 

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer