MU Batal Pecat Michael Carrick, Kandidat Penggantinya Tak Meyakinkan

Manchester United memutuskan untuk tidak memecat Michael Carrick.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 28 Oktober 2026, 05:30 WIB
Ilustrasi Manchester United, Michael Carrick. (Foto by AI)

Bola.com, Jakarta - Manchester United memutuskan mempertahankan Michael Carrick, meski performa tim sedang terpuruk.

Manajemen Setan Merah di bawah kendali INEOS mengurungkan niat memecat pelatih asal Inggris itu karena tidak yakin dengan kualitas kandidat yang tersedia untuk menggantikannya.

Advertisement

Menurut The Sun, jajaran petinggi MU di bawah kendali INEOS sempat mempertimbangkan pergantian pelatih setelah kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu malam lalu.

Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi delapan pertandingan dan membuat mereka terpuruk di posisi ke-16 klasemen Premier League.

Carrick dipanggil ke pusat latihan Carrington pada Senin waktu setempat untuk menjalani pembicaraan dengan manajemen. Setelah pertemuan itu, MU memutuskan memberinya kesempatan untuk membenahi situasi tim.

Pelatih berusia 45 tahun itu setidaknya akan tetap memimpin MU ketika bertandang ke markas Chelsea, Sabtu (31-10-2026) malam WIB.

Ia pun sudah kembali memimpin latihan pada Selasa, setelah para pemain mendapatkan jatah libur sehari sebelumnya.

 

Ingin tahu klasemen terkini Premier League 2026/2027? Cek di sini ya.


Howe dan Nagelsmann Masuk Pertimbangan

Tim asuhan pelatih Julian Nagelsmann unggul 2-1 atas Yunani. (Uwe KRAFT/AFP)

Dua nama yang sempat mengemuka sebagai calon pengganti Carrick adalah Eddie Howe dan Julian Nagelsmann. Namun, penjajakan terhadap sejumlah kandidat belum membuat MU yakin untuk melakukan pergantian pelatih.

Howe pernah membawa Newcastle United menjuarai Carabao Cup dan dua kali mengantarkan The Magpies lolos ke Liga Champions.

Meski begitu, ia terlihat kehabisan energi sebelum meninggalkan Newcastle pada akhir musim lalu dan belum kembali menangani tim lain.

Adapun Nagelsmann sempat mendapat pujian di Jerman sebelum melatih Bayern Munchen dan Timnas Jerman. Namun, ia dinilai tidak mampu memenuhi ekspektasi selama menjalani kedua peran tersebut.

Seorang sumber yang dikutip The Sun menyampaikan keraguan mengenai peluang MU mendatangkan pelatih papan atas.

"Pelatih-pelatih terbaik tidak akan datang," ujar sumber tersebut, dikutip Express.

MU juga disebut sempat mempertimbangkan Antonio Conte, mantan pelatih Chelsea dan Tottenham Hotspur.

Namun, karakter Conte yang dikenal konfrontatif diperkirakan tidak akan mendapat sambutan positif dari para pengambil keputusan di bawah INEOS.

Nama Fabian Hurzeler dan Unai Emery turut masuk daftar kandidat. Akan tetapi, keduanya tidak bersedia meninggalkan klub masing-masing, terlebih ketika musim kompetisi masih berjalan.


Membayar Kompensasi untuk Howe

Pelatih kepala Newcastle United asal Inggris, Eddie Howe, bereaksi atas kekalahan timnya di lapangan setelah pertandingan Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Sabtu (27-12-2025) dini hari WIB. Man Utd memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (Darren Staples/AFP)

Selain persoalan ketersediaan pelatih, perekrutan Howe berpotensi menimbulkan biaya tambahan bagi MU.

Chronicle Live melaporkan Setan Merah diperkirakan harus membayar kompensasi kepada Newcastle sebesar 3 juta hingga 6 juta paun jika menunjuk Howe.

Biaya itu disebut masih berlaku, meski sang pelatih sudah meninggalkan St James' Park, Juli lalu.

Dengan sejumlah kandidat yang belum bisa direkrut, MU akhirnya memilih melanjutkan kerja sama dengan Carrick untuk sementara waktu.


Carrick Bantah Berpamitan kepada Suporter

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick (kanan), bertepuk tangan dengan maskot Fred the Red menjelang dimulainya pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Brentford di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 28 April 2026. (Darren Staples/AFP)

Setelah kekalahan dari Bournemouth, Carrick menepis anggapan dirinya sedang berpamitan kepada suporter ketika meninggalkan lapangan. Ia menyampaikan hal itu setelah para pendukung MU meneriakkan namanya.

"Saya tidak sedang berpamitan," kata Carrick kepada Sky Sports.

Ia mengaku memiliki perasaan campur aduk melihat dukungan tersebut, terutama karena para pemainnya sedang melewati periode sulit.

"Ada beberapa hal yang bisa kami bantu atasi, tetapi ada juga situasi yang berkembang begitu saja. Saat ini, para pemain merasakan dampaknya," ujar Carrick.

Kendati mengapresiasi hubungan dengan para pendukung, ia mengakui hasil pertandingan dan penampilan tim belum memenuhi standar yang diharapkan.

"Situasinya memang seperti ini, dan hasil maupun penampilan kami belum cukup baik," tuturnya.

 

Sumber: Express

Berita Terkait