Selebrasi Gol ke Gawang Persebaya Memicu Perdebatan, Paulo Gali Freitas: Ada Rasa Hormat dan Profesional

Paulo Gali Freitas yang kini membela Madura United, mencuri perhatian publik saat berhadapan dengan klub pemiliknya, Persebaya Surabaya.

BolaCom | Wahyu PratamaDiterbitkan 28 Oktober 2026, 14:30 WIB
Pemain Madura United merayakan gol yang dicetak Paulo Gali Freitas ke gawang Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (26/10/2026). (dok. Media Madura United)

Bola.com, Jakarta - Derby Suramadu antara Persebaya Surabaya dan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada 26 Oktober lalu, rupanya menyisakan drama panas.

Paulo Gali Freitas yang kini membela Madura United, mencuri perhatian publik saat berhadapan dengan klub pemiliknya, Persebaya Surabaya.

Advertisement

Sebagaimana diketahui, Gali terpaksa angkat kaki dari skuad Bajul Ijo dengan status pinjaman lantaran. Namanya tak masuk dalam skema pelatih Bernardo Tavares.

Kepulangannya ke Surabaya, tentu membawa misi pribadi. Pria asal Timor Leste itu bertekad membuktikan kualitas dirinya yang terpinggirkan.

Dipercaya tampil sebagai starter, pemain yang beroperasi di sektor kanan ini tampil begitu percaya diri.

Sekalipun bermain di hadapan ribuan Bonek. Puncaknya terjadi pada babak kedua. Lewat skema bola mati, eksekusi tendangan bebas nan presisi Gali sukses mengoyak jala gawang Persebaya.

 

Selebrasi Cium Logo Madura United

Pemain Madura United, Paulo Gali Freitas, saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (26/10/2026). (dok. Media Madura United)

Usai mencatatkan namanya di papan skor, Gali langsung berlari meluapkan kegembiraannya. Namun, selebrasi tersebut berubah menjadi sorotan utama.

Dengan penuh emosi, ia mencium sekaligus menunjuk lambang Madura United di dadanya. Aksi spontan itu seolah jadi pesan tersirat bahwa ia kini telah menemukan 'rumah' yang menghargai kemampuannya.

Sontak, selebrasi tersebut memicu gelombang kontroversi dan perdebatan hangat di kalangan suporter.

Bonek terpecah menjadi dua kubu. Sebagian pihak menilai tindakan Gali adalah bentuk profesionalisme dan loyalitas kepada klub yang dibelanya.

Sementara di sisi lain, tak sedikit Bonek yang merasa kecewa dan menganggap selebrasi tersebut kurang pantas dilakukan.

Gali boleh saja meluapkan emosinya, tapi tindakannya dianggap tidak sopan. Ia dinilai kurang menaruh respek kepada Persebaya yang notabene masih menjadi klub pemiliknya secara sah.


Klarifikasi Gali Freitas

Menyadari situasi di media sosial yang memanas dan berpotensi memicu polemik panjang, Gali Freitas langsung meluruskan insiden itu melalui akun media sosial pribadinya.

Gali menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat memprovokasi atau melupakan kebaikan para pendukung Persebaya.

Ia menjelaskan sebelum selebrasi emosional itu terjadi, ia sudah terlebih dahulu memberikan gestur penghormatan ke arah tribune.

"Sebelum melakukan selebrasi pertama, saya ingin menunjukkan rasa hormat. Saya memberikan gestur kepada semua orang di stadion dengan membentuk simbol hati menggunakan kedua tangan saya untuk Anda semua," tulis Gali.

Pemain berdarah Brasil itu juga mengungkapkan alasan di balik aksinya mencium dan menunjuk lambang klub di dada.

Menurutnya, hal itu murni bentuk komitmen dan dedikasi profesional kepada Madura United, tanpa mengurangi rasa hormatnya kepada Bajol Ijo.

"Sebagai seorang profesional, saya juga harus menunjukkan rasa hormat kepada tim saya saat ini, tim yang sungguh saya cintai," ujar Gali Freitas

"Saya tetap menaruh rasa hormat yang tinggi kepada para pendukung Persebaya. Saya sebenarnya bisa saja merayakan gol tersebut dengan cara saya sendiri, tetapi saya memilih gestur khusus ini," lanjutnya.

Mengakhiri klarifikasinya, Gali menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang pernah ia terima selama membela Persebaya. Ia berharap penjelasan ini dapat menyudahi kesalahpahaman antara dirinya dan para suporter.

"Terima kasih, Bonek dan Bonita; saat saya bermain untuk tim Anda, Persebaya, kalian mendukung saya dengan sepenuh hati. Saya tetap bangga kepada Anda semua. Agar tidak ada salah paham. Terima kasih," pungkas Gali.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait