Bola.com, Jakarta - Barcelona menunjukkan produktivitas tinggi pada awal musim 2026/2027. Kombinasi Raphinha, Lamine Yamal, dan Fermin Lopez menjadi trio paling produktif di antara tim-tim dari lima liga top Eropa, dengan total 25 gol.
Catatan itu membuat Barcelona unggul cukup jauh dari para pesaingnya. Real Madrid menempati posisi kedua melalui Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Yan Diomande yang telah mengoleksi 16 gol.
Data Planet Football, Rabu (28/10/2026), menghitung jumlah gol dari tiga pemain tersubur di setiap klub. Ketiganya tidak harus bermain bersamaan atau menempati posisi yang sama di lini serang.
Barcelona - 25 Gol
Raphinha, Lamine Yamal, dan Fermin Lopez menjadi kombinasi paling produktif dalam daftar itu.
Ketiganya membantu Barcelona meninggalkan para pesaing dengan selisih gol yang cukup besar pada awal musim. Raphinha turut berkontribusi lewat perubahan peran di lapangan.
Setelah kepergian Robert Lewandowski pada musim panas, pemain asal Brasil itu lebih sering dimainkan sebagai penyerang tengah.
Yamal juga mempertahankan performa impresifnya, sementara Lopez ikut menyumbangkan gol meski bukan pemain yang secara khusus beroperasi sebagai penyerang.
Komposisi trio ini masih mungkin berubah seiring perkembangan musim dan meningkatnya peran pemain lain.
Real Madrid - 16 Gol
Real Madrid berada di posisi kedua melalui Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Yan Diomande. Ketiganya telah mengumpulkan 16 gol, terpaut sembilan gol dari kombinasi pemain Barcelona.
Kylian Mbappe menjadi penyumbang utama dengan 11 gol di La Liga, termasuk dua gol dalam pertandingan El Clasico.
Bellingham turut menyumbang gol, sedangkan Diomande, pemain anyar yang didatangkan pada musim panas, telah mencetak dua gol.
Produktivitas itu membantu Real Madrid tetap berada di jajaran teratas daftar meski awal musim mereka belum sepenuhnya meyakinkan.
Manchester City - 15 Gol
Manchester City menempati urutan ketiga dengan kombinasi Erling Haaland, Rayan Cherki, dan Antoine Semenyo. Ketiganya telah mencetak total 15 gol.
Haaland masih menjadi andalan utama dengan sembilan gol dari delapan pertandingan Premier League.
Sementara itu, Cherki sudah menyamai koleksi empat gol yang ia bukukan sepanjang musim sebelumnya.
Semenyo melengkapi kombinasi tersebut dan membuat City tetap bersaing dalam daftar trio tersubur Eropa.
Produktivitas mereka menunjukkan Man City masih mampu menghasilkan gol secara konsisten pada awal musim.
Bayern Munchen - 14 Gol
Bayern Munchen menempati posisi keempat lewat Michael Olise, Luis Diaz, dan Harry Kane. Trio tersebut mengumpulkan 14 gol, dengan lima di antaranya tercipta ketika Bayern menang 6-1 atas RB Leipzig.
Olise menjadi pencetak gol terbanyak di antara ketiganya dengan enam gol.
Diaz juga memberikan kontribusi besar lewat hattrick dalam kemenangan atas Leipzig, sedangkan Kane tetap menjadi salah satu tumpuan utama lini depan Bayern.
Meski turun ke posisi keempat, kombinasi mereka masih menjadi salah satu yang paling produktif di Eropa. Bayern sebelumnya juga memiliki trio tersubur pada musim lalu.
Rennes - 13 Gol
Rennes menjadi salah satu tim yang menarik perhatian setelah kombinasi Esteban Lepaul, Sebastien Szymanski, dan Boulaye Dia mengoleksi 13 gol.
Lepaul menjadi pemain paling produktif di antara ketiganya dengan tujuh gol. Catatan itu melanjutkan performanya setelah ia mencetak 20 gol pada musim sebelumnya dan mendapat kesempatan menjalani debut bersama Timnas Prancis.
Szymanski dan Dia masing-masing menyumbangkan tiga gol. Kontribusi mereka membuat Rennes mampu masuk lima besar dalam daftar tersebut, bersaing dengan sejumlah klub besar Eropa.
Sumber: Planet Football