AS Roma Menang Dramatis 4-2 atas Cagliari, Gasperini Puji Mentalitas Tim

Gian Piero Gasperini menilai kemenangan AS Roma atas Cagliari sangat berharga, ia juga memuji dua pemain muda jebolan akademi yang mencetak gol dalam pertandingan tersebut.

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 28 Oktober 2026, 21:15 WIB
Hasil ini juga membuat skuad asuhan Gian Piero Gasperini membukukan 26 kemenangan di Serie A sepanjang 2025. (AFP/Filippo Monteforte)

Bola.com, Jakarta - Gian Piero Gasperini mengakui AS Roma menghadapi perlawanan sengit sebelum mengalahkan Cagliari dengan skor 4-2, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB.

Menurut pelatih Giallorossi itu, kesulitan yang muncul sepanjang pertandingan membuat tiga poin yang diraih timnya terasa semakin berharga.

Advertisement

Roma sempat tertinggal setelah Niccolo Pisilli melakukan handball di kotak penalti. M'Bala Nzola sukses memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa Cagliari unggul.

Namun, Roma mampu merespons dengan cepat. Emanuele Lulli dan Pisilli mencetak gol dalam rentang 12 menit untuk membalikkan keadaan.

Setelah Daniel Maldini menyamakan kedudukan, Roma kembali mengambil kendali melalui gol Rodrigo Mora dan Donyell Malen pada menit-menit akhir.

Gasperini mengakui Cagliari mampu menyulitkan Roma, terutama melalui serangan mereka. Ia juga menilai kelelahan mulai memengaruhi performa timnya karena sejumlah pemain lini tengah harus tampil di setiap pertandingan.

“Kami memang mengalami beberapa kesulitan hari ini. Mereka menciptakan masalah bagi kami saat menyerang, sementara kami juga menggunakan pemain lini tengah yang sama di setiap pertandingan dan kelelahan mulai terlihat,” ujar Gasperini kepada DAZN Italia dikutip via Football Italia.

Meski demikian, ia menilai kemenangan tersebut patut dibanggakan, mengingat Roma harus menghadapi lawan yang sulit di tengah keterbatasan pilihan pemain.


Gasperini Apresiasi 2 Pemainnya

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini. (Sameer AL-DOUMY / AFP)

Selain menyoroti perjuangan timnya, Gasperini juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pemain yang berkontribusi dalam kemenangan Roma.

Salah satunya adalah Daniele Ghilardi, menurut Gasperini ia menunjukkan perkembangan signifikan dan berpeluang mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

“Ghilardi telah menunjukkan performa yang sangat bagus baru-baru ini, mungkin seharusnya dia masuk lebih awal hari ini, tetapi pergantian pemain ini sulit dilakukan. Dia telah banyak berkembang dibandingkan musim lalu dan akan mendapatkan lebih banyak ruang.”

Gasperini juga menyoroti kontribusi Pierluigi Gollini, yang dipercaya menjaga gawang di tengah absennya Mile Svilar.

Keduanya pernah bekerja sama di Atalanta ketika sang kiper masih muda, sehingga pelatih Roma itu memahami kemampuan yang dimilikinya.

“Dia tidak bermain 112 pertandingan di level tertinggi secara kebetulan. Saya bekerja dengannya di Atalanta ketika dia masih muda. Saya tidak pernah meragukan kualitasnya,” kata Gasperini.


Jebolan Akademi Roma Dapat Pujian Besar

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini usai timnya kandas 0-1 dari Torino. (Tiziana FABI / AFP)

Dua gol pertama Roma dicetak oleh pemain jebolan akademi mereka, Lulli dan Pisilli. Keduanya menjadi bukti kontribusi sistem pembinaan klub dalam menghasilkan pemain yang mampu bersaing di level senior.

“Mereka adalah anak-anak yang luar biasa. Di tim junior Roma selalu ada pemain yang sangat mencintai klub, dan hal itu memberi mereka kekuatan. Mereka akan menjalani debut di sini,” ujar Gasperini.

Ia juga menyoroti bakat Lulli yang mampu mencetak gol melalui sundulan, meski kemampuan tersebut bukan salah satu keunggulan utamanya.

“Mereka masih sangat muda dan tentu saja memiliki bakat. Lulli mencetak gol dengan sundulan hari ini. Kemarin, dia berlatih sundulan karena itu bukan salah satu kekuatan terbesarnya,” tambah Gasperini.

“Saya pernah melihat dia melakukannya sebelumnya. Dia memang kecil, tetapi koordinasinya bagus,” tutup Gasperini.


Roma Diterpa Cedera Pemain

Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menyalami Paulo Dybala ketika ditarik keluar pada laga kontra Juventus di Liga Italia 2025/2026. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Roma harus melakukan rotasi pemain untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat, terutama setelah kembali ke Liga Champions usai absen selama tujuh tahun.

Situasi tersebut semakin sulit karena cedera yang dialami Paulo Dybala, Mile Svilar, Manu Kone, dan Lorenzo Pellegrini membatasi pilihan pemain.

Meski demikian, Rodrigo Mora tampaknya masih belum mendapat tempat di starting XI.

“Tidak mudah memainkan begitu banyak pertandingan tanpa Dybala dan Kone. Kami bisa saja melakukan kesalahan, tetapi meraih kemenangan melawan tim tangguh seperti Cagliari adalah sesuatu yang patut dibanggakan,” ujar Gasperini.

Sumber : Football Italia

 

Berita Terkait